Mengejutkan, Pemain Ini Coba Hidupkan Kembali Anthem Pasca Server EA Resmi Mati 2026

Mengejutkan, Pemain Ini Coba Hidupkan Kembali Anthem Pasca Server EA Resmi Mati 2026
Foto: Mengejutkan, Pemain Ini Coba Hidupkan Kembali Anthem Pasca Server EA Resmi Mati 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Kabar menyedihkan datang dari dunia game setelah server resmi Anthem milik Electronic Arts (EA) resmi ditutup pada 12 Januari 2026. Keputusan ini memicu kekecewaan mendalam bagi komunitas pemain setianya yang masih aktif hingga detik terakhir.

Namun, harapan baru muncul di tengah penutupan tersebut setelah seorang pemain dilaporkan mencoba menghidupkan kembali game ini. Upaya ambisius ini dilakukan agar para penggemar tetap bisa menikmati karya BioWare tersebut meski tanpa dukungan resmi dari EA.

Upaya Pemain Menghidupkan Kembali Dunia Anthem

Kabar mengenai proyek ini berawal dari unggahan saluran YouTube bernama And799 yang memamerkan sebuah video demonstrasi teknis atau proof-of-concept (POC). Dalam video tersebut, ia memperlihatkan beberapa fitur Anthem yang berhasil "dihidupkan" kembali dan berfungsi dengan baik.

And799 menegaskan bahwa progres ini belum berarti server game benar-benar sudah bangkit sepenuhnya. Meski demikian, kolom komentar video tersebut penuh dengan dukungan dari para pemain yang terkesan dengan pencapaian tersebut.

Dukungan besar terus mengalir dari komunitas gamer demi menyelamatkan proyek ini:

  • Banyak pemain yang menawarkan bantuan teknis untuk melanjutkan pengembangan proyek POC tersebut.
  • Komunitas berharap kolaborasi ini bisa membawa kembali fitur online yang telah hilang.
  • Munculnya berbagai diskusi di forum terkait cara mempertahankan game agar tetap bisa dimainkan secara mandiri.

Hingga saat ini, belum ada informasi pasti mengenai sejauh mana progres kolaborasi antar pemain tersebut berjalan. Namun, semangat yang ditunjukkan komunitas membuktikan bahwa Anthem masih memiliki tempat spesial di hati penggemarnya.

Metode Teknis untuk Mengatasi Matinya Server

Upaya ini tergolong mengejutkan mengingat status Anthem sebagai game live-service yang sempat dianggap tidak populer. Namun, ratusan pemain sebelumnya bahkan sempat menandatangani petisi agar EA membatalkan penutupan server game RPG aksi ini.

Karena tidak memiliki mode offline, Anthem secara otomatis tidak bisa dimainkan sama sekali begitu server pusat dimatikan. Untuk mengatasi kendala tersebut, And799 melakukan modifikasi teknis dengan pendekatan client-as-a-server.

Berikut adalah ringkasan perbedaan antara server resmi dengan proyek modifikasi yang sedang dikembangkan:

Aspek Perbandingan Server Resmi EA Proyek Modifikasi (POC)
Ketergantungan Server Wajib koneksi ke server eksternal EA Menggunakan sistem client-as-a-server
Status Akses Sudah ditutup total Masih dalam tahap pengembangan awal
Estimasi Biaya Pernah diusulkan senilai $10 Juta Berbasis modifikasi komunitas yang hemat biaya

Tabel di atas menunjukkan bahwa pendekatan berbasis modifikasi ini jauh lebih efisien dibandingkan rencana pemulihan skala besar yang pernah diusulkan mantan produser BioWare. Meskipun masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki, progres singkat yang dicapai komunitas ini dianggap sangat mengagumkan.

Bagi para pengembang proyek ini, perjalanan masih panjang untuk menyempurnakan mekanisme agar game benar-benar stabil. Namun, dedikasi ini menjadi bukti nyata bahwa komunitas pemain memiliki kekuatan besar untuk menyelamatkan game favorit mereka dari kepunahan digital.

Artikel terkait

Rekomendasi