Meksiko Rusuh Jelang Piala Dunia 2026, Polisi Tembakkan Gas Air Mata ke Guru

Meksiko Rusuh Jelang Piala Dunia 2026, Polisi Tembakkan Gas Air Mata ke Guru
Foto: Meksiko Rusuh Jelang Piala Dunia 2026, Polisi Tembakkan Gas Air Mata ke Guru. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Hanya berselang sepuluh hari menjelang pembukaan Piala Dunia 2026, situasi di jantung ibu kota Meksiko justru memanas. Kerusuhan pecah di Mexico City setelah aparat kepolisian terlibat bentrok dengan massa guru yang melakukan aksi unjuk rasa besar-besaran.

Melansir laporan AFP pada Senin (1/6/2026), polisi terpaksa melepaskan gas air mata untuk membendung pergerakan massa. Petugas berupaya keras menghalangi para demonstran agar tidak memasuki Plaza Zocalo yang menjadi pusat keramaian.

Blokade di Pusat Hiburan Fan Fest

Plaza Zocalo saat ini sedang dipersiapkan menjadi area "Fan Fest" utama bagi para penggemar sepak bola dari seluruh dunia. Alun-alun bersejarah ini berlokasi sangat strategis, hanya berjarak satu blok dari istana kepemerintahan.

Pihak penyelenggara telah memasang layar raksasa di lokasi tersebut untuk acara nonton bareng laga perdana Meksiko pada 11 Juni mendatang. Namun, suasana pesta terusik ketika para guru berhasil menjebol pagar besi pengaman di pintu masuk alun-alun.

Ketegangan ini dipicu oleh tuntutan kesejahteraan dari faksi disiden Koordinasi Nasional Pekerja Pendidikan (CNTE). Mereka menuntut kenaikan upah yang signifikan di tengah persiapan negara menyambut pesta olahraga terakbar tersebut.

Tuntutan Kenaikan Gaji yang Drastis

Para guru tersebut mendesak pemerintah untuk menaikkan gaji mereka hingga sebesar 100 persen. Angka ini jauh melampaui tawaran kenaikan 9 persen yang sebelumnya telah disepakati oleh pemerintahan Presiden Claudia Sheinbaum.

Rincian mengenai kondisi finansial dan tuntutan para guru di Meksiko saat ini:

  • Gaji awal kotor guru sekolah negeri saat ini berkisar di angka 967 dollar AS atau sekitar Rp 17 juta per bulan.
  • Faksi CNTE menganggap tawaran kenaikan 9 persen dari pemerintah tidak mencukupi kebutuhan hidup mereka.
  • Pemimpin serikat buruh menekankan bahwa pemenuhan hak pekerja harus menjadi prioritas utama dibandingkan agenda hiburan.
  • Kelompok ini memiliki rekam jejak aksi yang kuat, termasuk pernah melumpuhkan Bandara Mexico City pada tahun 2025.

Filiberto Frausto, salah satu pemimpin serikat, menyatakan bahwa perjuangan mereka memiliki nilai yang jauh lebih penting daripada euforia Piala Dunia. Ia bahkan menegaskan bahwa acara hiburan tersebut seharusnya ditangguhkan demi fokus pada kesejahteraan rakyat.

Kronologi Bentrokan di Lapangan

Aksi yang pada awalnya berlangsung damai mendadak berubah menjadi konfrontasi fisik yang cukup mencekam. Massa mulai bereaksi keras setelah aparat kepolisian mulai menembakkan gas air mata ke arah kerumunan.

Sebagai bentuk perlawanan, para demonstran melemparkan petasan ke arah barisan polisi yang berjaga. Beberapa orang yang mengenakan masker juga terlihat merusak barikade logam menggunakan pipa besi yang mereka bawa.

Dampak kerusakan dan korban akibat kerusuhan di kawasan Plaza Zocalo:

Kategori Detail Kejadian
Kerusakan Fasilitas Kaca gedung pemerintah pecah dan satu unit truk derek polisi dirusak massa.
Korban Luka Minimal dua orang demonstran dilaporkan terluka dalam insiden tersebut.
Cedera Spesifik Salah satu korban dilaporkan mengalami luka serius pada bagian mata.

Kerusuhan ini menjadi tantangan besar bagi pemerintah Meksiko dalam menjaga citra keamanan menjelang kick-off Piala Dunia. Hingga saat ini, suasana di sekitar area "Fan Fest" masih dalam pengawasan ketat pihak berwenang.

Artikel terkait

Rekomendasi