Ketidakhadiran Meghan Markle serta absennya Brooklyn Beckham dalam perhelatan Met Gala tahun ini ternyata disebabkan oleh keputusan tegas dari sang pemimpin redaksi Vogue, Anna Wintour. Sejak menjabat sebagai kepala pelaksana ajang bergengsi tersebut pada tahun 1995, Wintour dikabarkan menolak memberikan undangan kepada pasangan Pangeran Harry-Meghan Markle serta Brooklyn Beckham-Nicola Peltz karena alasan personal.
Loyalitas Anna Wintour menjadi faktor kunci di balik daftar tamu eksklusif tersebut, mengingat dirinya telah menjalin persahabatan yang sangat erat dengan keluarga David dan Victoria Beckham selama puluhan tahun. Sumber internal mengungkapkan bahwa Wintour selalu menjadi orang pertama yang hadir dalam setiap peragaan busana Victoria, sehingga ia merasa perlu melindungi perasaan sahabat lamanya tersebut.
Konflik Internal Keluarga Beckham
Kabar mengenai undangan untuk Brooklyn dan Nicola Peltz pada tahun lalu ternyata hanyalah rumor belaka karena Wintour sangat menjaga hubungan baiknya dengan orang tua Brooklyn. Situasi ini diperparah dengan hubungan Brooklyn yang kian memanas terhadap Victoria dan David, bahkan dikabarkan komunikasi mereka kini harus melalui perantara kuasa hukum.
Brooklyn Beckham sempat melayangkan tuduhan bahwa kedua orang tuanya yang kini berusia 50 dan 51 tahun terus berupaya merusak keharmonisan rumah tangganya sejak sebelum prosesi pernikahan berlangsung. Ia juga mengeklaim pernah diminta untuk menyerahkan hak atas nama besarnya terkait persoalan warisan kepada orang tuanya sebelum menikahi Peltz, karena istrinya dianggap bukan bagian dari keluarga Beckham.
Perselisihan Meghan Markle dan Anna Wintour
Di sisi lain, tertutupnya pintu Met Gala bagi Meghan Markle disinyalir karena faktor kedekatan Anna Wintour dengan Ratu Camilla yang memengaruhi penilaian profesional jurnalis mode kawakan tersebut. Sumber menyebutkan bahwa pasangan Harry dan Meghan belum pernah sekalipun diundang, bahkan diragukan kesediaannya untuk membayar tiket masuk meskipun kesempatan itu datang.
Meghan Markle juga disebut sempat memicu kekesalan Wintour akibat hubungan yang dianggap terlalu dekat dengan Edward Enninful, mantan editor British Vogue, saat Meghan menjadi editor tamu pada 2019. Hubungan antara Meghan dan Enninful sendiri akhirnya retak setelah keinginan sang mantan aktris Suits untuk muncul di sampul majalah edisi September 2022 tidak mendapatkan restu.
Permohonan Meghan untuk tampil di sampul Vogue edisi Amerika Serikat dan Inggris yang disampaikan melalui pembicaraan via Zoom kabarnya ditolak mentah-mentah karena Anna Wintour sama sekali tidak tertarik. Padahal, Met Gala merupakan ajang amal bergengsi yang mematok biaya masuk sangat fantastis bagi para pesohor dunia yang ingin menghadirinya.
Rincian Biaya Kehadiran Met Gala 2026
| Kategori Kehadiran | Harga dalam Dolar (US$) | Estimasi Rupiah (Rp) |
|---|---|---|
| Tiket Perorangan | $100.000 | Rp1,7 Miliar |
| Pemesanan Satu Meja Penuh | $350.000 | Rp6 Miliar |
Dengan nilai tukar kurs mencapai Rp17.324 per dolar AS, biaya untuk bisa tampil di karpet merah ini mencerminkan betapa eksklusifnya akses yang dikendalikan penuh oleh Anna Wintour. Meskipun bertajuk penggalangan dana, seleksi ketat tetap diberlakukan demi menjaga gengsi dan hubungan personal sang bos Vogue dengan lingkaran pertemanannya.