Maia Estianty Resah, Dolar Tembus Rp18 Ribu: Dampak ke Ekonomi Rumah Tangga Tajir

Maia Estianty Resah, Dolar Tembus Rp18 Ribu: Dampak ke Ekonomi Rumah Tangga Tajir
Foto: Maia Estianty Resah, Dolar Tembus Rp18 Ribu: Dampak ke Ekonomi Rumah Tangga Tajir. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Maia Estianty menyoroti situasi ekonomi melalui kanal media sosialnya pada Kamis, 4 Juni 2026, dengan menyoroti nilai tukar dolar. Maia menyampaikan kekhawatirannya mengenai peningkatan biaya pajak serta tarif administrasi di platform marketplace yang berdampak pada masyarakat Indonesia. Unggahan ini mendapat perhatian warganet karena mencerminkan kondisi ekonomi yang mempengaruhi berbagai kalangan di Indonesia.

Musisi dan produser musik Maia Estianty menyoroti pergolakan ekonomi yang ramai dibicarakan publik akhir-akhir ini. Dalam unggahan di media sosial Threads pada Kamis (4/6/2026), ia menyampaikan kegelisahannya terkait nilai tukar dolar yang mencapai Rp18.000, beserta kenaikan berbagai biaya yang mempengaruhi masyarakat.

Maia mencatat beragam isu yang menjadi perhatian banyak orang saat ini, seperti nilai tukar dolar dan biaya administrasi di marketplace yang mengalami peningkatan. Alih-alih mengeluh, mantan personel duo Ratu ini memilih untuk menyampaikan doa bagi masyarakat Indonesia.

"Dollar tembus 18.000, pajak-pajak naik, potongan admin marketplace naik. Doa aja deh," tulis Maia. "Yaa Allah berikanlah kami rezeki yang banyak, sehingga kami tidak kekurangan apapun. Amin' untuk semuanya masyarakat Indonesia,” imbuhnya.

Unggahan Maia segera mendapatkan perhatian luas dari netizen. Banyak yang terkejut melihat Maia berbicara mengenai situasi ekonomi yang sedang hangat dibicarakan. Mengingat ia dikenal sebagai figur publik yang hidup dalam kemapanan berkat kesuksesannya di dunia hiburan dan pernikahannya dengan pengusaha Irwan Mussry, keterlibatan Maia dalam isu ini memicu perbincangan.

Salah satu pengguna media sosial menyoroti perhatian Maia terhadap kenaikan tarif administrasi marketplace. Menurutnya, bila Maia yang mapan saja peduli, dampaknya pasti lebih besar bagi masyarakat yang mengandalkan penghasilan dari platform digital.

“Sekelas Bunda Maia pun resah dg tarif admin marketplace. Apalagi warga biasa yg penghasilan utamanya di marketplace,” tulis seorang netizen. Netizen lain ikut berkomentar, “Bunda Maia aja berdoa guys. Apa kabar kita, tenang ada Allah yang Maha Kaya.” Ada juga yang menyatakan, “Setajir Bunmay aja sampe kewalahan menghadapi ekonomi Indonesia.”

Artikel terkait

Rekomendasi