Komunitas Konsumen Indonesia (KKI) secara resmi menyoroti adanya dugaan diskriminasi kualitas pada produk galon guna ulang yang beredar luas di tengah masyarakat.
Isu ini mencuat karena terdapat dua jenis kemasan dengan standar keamanan berbeda yang dipasarkan oleh produsen dengan harga jual yang identik.
Sorotan KKI Terhadap Standar Keamanan Galon
David Tobing selaku Ketua KKI menyatakan bahwa kondisi ini memicu pertanyaan besar terkait keadilan bagi para konsumen air minum dalam kemasan (AMDK).
Beliau mempertanyakan kebijakan produsen yang mendistribusikan kemasan dengan standar material berbeda namun mematok harga yang tidak ada bedanya.
Poin utama yang menjadi keberatan pihak konsumen dalam temuan KKI:
- Adanya perbedaan standar material kemasan dari satu produsen yang sama.
- Kurangnya transparansi mengenai alasan perbedaan tingkat keamanan produk di pasar.
- Munculnya kesan diskriminasi kualitas yang diterima oleh konsumen di berbagai wilayah.
- Kekhawatiran mengenai perlindungan kesehatan jangka panjang bagi para pengguna.
Keluhan ini diharapkan menjadi perhatian serius bagi industri agar lebih terbuka dalam menyampaikan informasi terkait material kemasan yang digunakan kepada publik.
Transformasi Material dan Data Pengaduan Konsumen
Selama puluhan tahun, pasar Indonesia didominasi oleh galon berbahan polikarbonat yang mengandung zat Bisphenol A atau BPA.
Transformasi mulai terjadi pada tahun 2019 saat produsen memperkenalkan galon berbahan PET (Polyethylene Terephthalate) yang diklaim bebas dari kandungan BPA.
Distribusi galon PET yang awalnya terbatas kemudian mulai diperluas ke wilayah Pulau Jawa secara masif pada tahun 2024.
Berdasarkan data yang dihimpun KKI, terdapat keresahan yang nyata dari para pelanggan terkait perbedaan jenis kemasan tersebut.
Data pengaduan yang diterima KKI selama periode Maret hingga April 2026:
| Kategori Data | Keterangan Statistik |
|---|---|
| Jumlah Responden | 250 Konsumen |
| Cakupan Wilayah | 7 Kota Besar di Indonesia |
| Tingkat Kesadaran Perbedaan Galon | 62% Responden |
| Isu Utama yang Dipertanyakan | Kesamaan harga untuk kualitas berbeda |
Tabel di atas menunjukkan bahwa mayoritas konsumen sebenarnya menyadari adanya perbedaan kualitas material galon, namun mereka merasa keberatan karena tetap membayar harga yang sama.
KKI juga terus mengingatkan masyarakat bahwa setiap galon guna ulang memiliki batas masa pakai yang harus diperhatikan demi menjaga kesehatan tubuh.