Kisah Pilu Aktor Game of Thrones Alami Gangguan Jiwa Usai Ikut Tren Wellness Terbaru 2026

Kisah Pilu Aktor Game of Thrones Alami Gangguan Jiwa Usai Ikut Tren Wellness Terbaru 2026
Foto: Kisah Pilu Aktor Game of Thrones Alami Gangguan Jiwa Usai Ikut Tren Wellness Terbaru 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Hannah Murray, aktris yang populer lewat perannya sebagai Gilly dalam serial epik Game of Thrones, membagikan pengalaman pahitnya saat terjebak dalam sebuah aliran kebugaran atau wellness. Aktris asal Inggris ini mengungkapkan bahwa dirinya sempat mengalami gangguan psikotik yang serius setelah bergabung dengan kelompok tersebut pada tahun 2017 silam.

Kisah mengejutkan ini diungkapkan Murray menjelang peluncuran buku memoarnya yang berjudul The Make-Believe: A Memoir of Magic and Madness. Karya yang dijadwalkan terbit pada Juni 2026 tersebut mendokumentasikan perjuangan mengerikannya dalam menghadapi masalah kesehatan mental yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya.

Murray menekankan bahwa setiap orang memiliki kerentanan yang sama terhadap kondisi ini, terlepas dari latar belakang pendidikan atau status sosialnya. Ia merasa banyak orang sering kali meremehkan risiko tersebut dan menganggap gangguan jiwa tidak akan pernah menimpa diri mereka sendiri.

Aktris berusia 36 tahun ini mengaku sempat merasa aman karena latar belakangnya yang berasal dari keluarga kelas menengah dan memiliki pendidikan tinggi. Namun, ia menyadari bahwa kecerdasan intelektual tidak menjamin seseorang terhindar dari pengambilan keputusan yang salah dalam hidup.

Poin-poin utama dalam perjalanan Hannah Murray menghadapi krisis kesehatan mentalnya:

  • Awal mula perkenalannya dengan aliran wellness terjadi melalui seorang "penyembuh energi" di lokasi syuting Detroit.
  • Ia merasakan adanya atmosfer emosional dan psikologis yang sangat kuat serta manipulatif di dalam kelompok tersebut.
  • Adanya dinamika kekuasaan yang terasa erotis secara energi meskipun tidak terjadi kontak fisik secara langsung di dalamnya.
  • Dominasi guru perempuan yang kemudian bergeser saat kehadiran seorang pria karismatik yang membawa pengaruh seksual yang kuat.
  • Kerugian finansial hingga ribuan dolar yang dikeluarkan untuk mendapatkan apa yang dijanjikan sebagai "kebijaksanaan spiritual".

Daftar di atas menunjukkan bagaimana proses awal Murray masuk ke dalam lingkungan yang akhirnya merusak kesehatan mentalnya secara perlahan. Murray menyoroti bagaimana figur otoritas dalam kelompok tersebut menggunakan karisma untuk mengendalikan pengikutnya.

Dalam pengakuannya, Murray menyebutkan bahwa pria karismatik tersebut dengan sengaja mengubah suasana spiritual yang lembut menjadi lebih agresif dan provokatif. Hal ini menurutnya sering terjadi dalam organisasi spiritual yang memiliki struktur hierarki yang sangat ketat dan tertutup.

Dampak dari keterlibatannya dalam aliran tersebut sangat fatal bagi kondisi kejiwaan bintang serial Skins ini. Setelah mengalami episode psikotik yang berat, Murray akhirnya harus menjalani perawatan intensif di unit psikiatri rumah sakit.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis pasca kejadian tersebut, ia didiagnosis mengidap gangguan bipolar. Kondisi ini memaksanya untuk benar-benar menjaga jarak dari segala hal yang berkaitan dengan industri kebugaran dan kesehatan yang tidak terverifikasi.

Aspek Pengalaman Detail Informasi
Tahun Kejadian Dimulai pada tahun 2017
Diagnosis Medis Gangguan Psikotik dan Bipolar
Dampak Finansial Kehilangan ribuan dolar AS
Judul Memoar The Make-Believe: A Memoir of Magic and Madness
Rencana Rilis Buku Juni 2026

Tabel tersebut merangkum poin-poin krusial terkait dampak yang dialami Hannah Murray akibat pilihannya mengikuti aliran wellness tersebut. Informasi ini menjadi basis utama dalam buku memoar yang akan segera diterbitkannya nanti.

Kini, Murray menjadi lebih waspada terhadap tawaran-tawaran solusi kesehatan instan yang banyak beredar di masyarakat luas. Ia menilai bahwa praktik wellness sering kali ditawarkan oleh orang asing sebagai "obat ajaib" bagi setiap keluhan kecil seperti masalah sulit tidur.

Meskipun ada versi meditasi atau praktik kesehatan yang positif dan tidak berbahaya, Murray memperingatkan adanya sisi gelap di baliknya. Janji akan adanya solusi mujarab bagi segala masalah pribadi sering kali menjadi candu yang sangat berbahaya bagi orang yang sedang rapuh.

Menurutnya, keinginan untuk memperbaiki diri secara instan dan menyeluruh merupakan celah yang dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok tersebut. Ia berharap kisahnya dapat memberikan pemahaman agar masyarakat tidak menghakimi korban yang terjebak dalam aliran serupa sebagai sosok yang bodoh.

Melalui keterbukaan ini, Murray ingin menunjukkan bahwa siapa pun bisa jatuh ke dalam lubang yang sama ketika sedang mencari pegangan hidup. Pengalaman ini pun menjadi pelajaran berharga baginya untuk lebih selektif dalam memilih metode penyembuhan diri di masa depan.

Artikel terkait

Rekomendasi