Isu hak asasi manusia (HAM) tampaknya hampir tidak mendapat perhatian dalam pertemuan antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping. Dialog tersebut menandai pergeseran signifikan dari pendekatan pemerintahan AS sebelumnya terhadap Beijing.
Amy Hawkins, koresponden senior The Guardian, menulis bahwa Trump ditanya apakah dirinya akan mengangkat isu Jimmy Lai, seorang aktivis pro-demokrasi Hong Kong yang kini dipenjara. "Saya akan membahasnya," ujar Trump. Namun, ia juga menambahkan bahwa kasus tersebut adalah masalah yang "sulit". Ia membandingkannya dengan situasi James Comey, mantan Direktur FBI, yang juga sering menjadi sasaran kritiknya.
Hawkins menjelaskan, sikap Trump terhadap HAM tidaklah mengejutkan mengingat pemerintahannya juga mendapat kritik terkait kebijakan dalam negeri, termasuk imigrasi, layanan kesehatan berbasis gender, dan pemotongan dana untuk kelompok hak sipil. Namun, kurangnya penekanan pada isu HAM dalam dialog AS-China menunjukkan perubahan besar dibanding era sebelumnya.
Dukungan Era Bush dan Obama
Saat Presiden George W Bush mengunjungi Beijing pada 2008, ia menghadiri kebaktian gereja guna menyoroti isu kebebasan beragama di China. Kemudian, Presiden Barack Obama, setahun setelahnya, mendorong Presiden China waktu itu, Hu Jintao, untuk memulai kembali perbincangan dengan Dalai Lama, pemimpin spiritual Tibet yang tinggal di pengasingan. Meskipun mereka juga dikritik terkait perang melawan terorisme, dukungan mereka kepada aktivis cenderung memberi semangat bagi gerakan sipil di China.
Salah satu tindakan paling dikenal adalah pada 2012 ketika pemerintahan Obama membantu pengacara HAM tunanetra Chen Guangcheng melarikan diri dari tahanan rumah di China. Intervensi semacam itu menunjukkan komitmen AS terhadap isu HAM di masa lalu.
Dialog antara Trump dan Xi kali ini menunjukkan fokus AS yang berubah dari isu HAM ke kepentingan politik dan ekonomi. Ini bisa menandai babak baru dalam hubungan antara kedua negara, di mana isu global lainnya mungkin lebih diutamakan.
```