Israel Gempur Lebanon Saat Gencatan Senjata, Dunia Internasional Geram Terupdate 2026

Israel Gempur Lebanon Saat Gencatan Senjata, Dunia Internasional Geram Terupdate 2026
Foto: Israel Gempur Lebanon Saat Gencatan Senjata, Dunia Internasional Geram Terupdate 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Berbagai negara di dunia menyuarakan kecaman keras terhadap tindakan Israel yang memperluas operasi militernya di wilayah Lebanon selatan. Langkah agresif ini tetap dilakukan meskipun sebelumnya kedua negara telah menyepakati perpanjangan masa gencatan senjata selama 45 hari.

Pihak militer Israel atau IDF mengonfirmasi bahwa pasukan darat mereka telah memulai operasi ofensif dalam skala besar. Fokus utama serangan ini adalah memperluas garis pertahanan ke titik-titik baru yang dianggap strategis.

Dalam laporan terbaru, tentara Israel dikabarkan telah berhasil menyeberangi Sungai Litani. Selain itu, mereka juga menguasai Bukit Beaufort, sebuah lokasi strategis yang menjadi situs bersejarah peninggalan era Perang Salib.

Tuduhan Kebijakan Bumi Hangus di Lebanon

Perdana Menteri Lebanon, Nawaf Salam, memberikan pernyataan keras melalui pidato yang disiarkan di televisi nasional. Ia menuduh Israel sengaja menerapkan kebijakan "bumi hangus" untuk menghancurkan wilayah selatan negaranya.

Salam menilai situasi saat ini merupakan eskalasi yang sangat berbahaya bagi kawasan tersebut. Ia pun mendesak segera dilakukannya gencatan senjata yang nyata untuk menghentikan pertumpahan darah.

Menurut Salam, agresi militer ini tidak akan memberikan rasa aman ataupun stabilitas bagi pihak Israel sendiri. Ia menegaskan bahwa jalur negosiasi adalah cara paling efektif dan minim biaya bagi kedaulatan negara dan rakyatnya.

Reaksi Diplomatik Perancis dan Dewan Keamanan PBB

Presiden Perancis, Emmanuel Macron, turut bereaksi atas ketegangan yang meningkat di perbatasan Lebanon. Macron menegaskan bahwa tidak ada alasan apa pun yang dapat membenarkan eskalasi militer sebesar itu.

Melalui unggahan di platform X, Macron menyoroti pentingnya mencapai kesepakatan diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran secara cepat. Hal ini dianggap krusial untuk meredam konflik yang terus meluas.

Perancis berkomitmen untuk terus mendukung pemerintah Lebanon dalam memulihkan integritas wilayahnya. Sebagai langkah konkret, Macron telah menjalin komunikasi dengan sejumlah pemimpin negara di Timur Tengah.

Daftar pemimpin negara yang dihubungi oleh Emmanuel Macron:

  • Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman.
  • Sultan Oman, Haitham bin Tariq.
  • Presiden Uni Emirat Arab, Mohammed bin Zayed.
  • Presiden Mesir, Abdel Fattah al-Sisi.

Rangkaian komunikasi diplomatik tersebut dilakukan untuk menggalang dukungan internasional guna meredakan konflik. Atas inisiatif Perancis, Dewan Keamanan PBB dijadwalkan akan menggelar pertemuan darurat dalam waktu dekat.

Ringkasan Situasi Konflik Israel-Lebanon

Berikut adalah poin-poin utama terkait kondisi terkini di Lebanon selatan:

Aspek Kejadian Detail Informasi
Status Kesepakatan Pelanggaran gencatan senjata 45 hari
Lokasi Operasi Lebanon selatan dan penyeberangan Sungai Litani
Objek Strategis Penguasaan Kastil Beaufort oleh pasukan IDF
Reaksi Global Kecaman dari Perancis, Jerman, hingga Inggris

Tabel di atas merangkum kondisi lapangan di mana militer Israel telah mengabaikan komitmen perdamaian sementara. Peningkatan aktivitas militer ini memicu respons diplomatik global dari negara-negara besar di Eropa dan Timur Tengah.

Hingga akhir Mei 2026, bendera Israel dilaporkan telah berkibar di atas reruntuhan Kastil Beaufort atau Shaqif Arnoun. Pemandangan ini terlihat jelas dari wilayah Marjayoun, menandakan kehadiran militer yang semakin dalam di wilayah kedaulatan Lebanon.

Artikel terkait

Rekomendasi