Andoni Iraola akhirnya bergabung dengan Liverpool sebagai manajer baru, mengakhiri penantian panjang klub untuk memiliki dirinya dalam jajaran mereka. Iraola diangkat sebagai pengganti Slot dengan kontrak berdurasi dua tahun, dan ia akan mulai bekerja pada 1 Juli mendatang setelah tiga tahun melatih Bournemouth.
Menjadi nakhoda The Reds tentu menjadi tantangan besar bagi Iraola yang sebelumnya hanya melatih klub papan tengah seperti Bournemouth, Rayo Vallecano, Mirandes, dan AEK Larnaca. Liverpool, sebagai klub dengan sejarah gemilang, kini berupaya bangkit setelah melalui musim 2025/2026 tanpa raihan trofi dan hanya finis di peringkat kelima. Tekanan di Liverpool tentu jauh berbeda dibandingkan ketika ia mengasuh tim-tim sebelumnya.
Meskipun begitu, Iraola memiliki ambisi untuk mengembalikan gaya bermain “heavy metal football” yang sempat hilang dari Liverpool musim lalu:
Baca juga: Pemain Bournemouth ke Fans Liverpool: Iraola Mirip Klopp, Kok...
Keinginan Liverpool untuk mendatangkan Iraola bukan hal baru. Sebelumnya, tim ini pernah mencoba merekrut Iraola ketika dia masih bermain di Athletic Club. Menurut laporan The Athletic, Liverpool sempat mendekati Iraola pada musim panas 2024 saat klub sangat membutuhkan bek kanan berkualitas. Namun, layaknya pemain asal Basque lainnya, Iraola memilih bertahan di Athletic.
Iraola akhirnya tetap bermain di Athletic sampai 2015 sebelum pindah ke New York City FC dan menyelesaikan kariernya di sana setahun kemudian. Selama membela Athletic, Iraola mencetak 38 gol dalam 510 penampilan. Kini, perjalanan kepelatihannya di Liverpool baru akan dimulai dan semuanya pasti menunggu hasilnya. Yang jelas, "cinta" Liverpool kepada Iraola kini bukan lagi cinta yang bertepuk sebelah tangan.
Baca juga: Janji Iraola Bikin Liverpool 'Heavy Metal' Lagi