IHSG Masih Koreksi, Asing Net Sell Jumbo di 10 Saham Ini Per Januari 2026

IHSG Masih Koreksi, Asing Net Sell Jumbo di 10 Saham Ini Per Januari 2026
Foto: IHSG Masih Koreksi, Asing Net Sell Jumbo di 10 Saham Ini Per Januari 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menghadapi tekanan berat pada perdagangan Kamis (4/6/2026). Meski sempat memangkas pelemahan di akhir sesi, indeks tetap ditutup terkoreksi cukup dalam.

Berdasarkan data perdagangan, IHSG merosot 1,7% dan parkir di level 5.839,78. Nilai transaksi harian terpantau sangat aktif dengan total mencapai Rp25,53 triliun.

Pergerakan Pasar dan Aliran Dana Asing

Aktivitas pasar melibatkan volume perdagangan sebanyak 39,68 miliar saham melalui 2,29 juta kali frekuensi transaksi. Kondisi pasar terlihat didominasi oleh sentimen negatif dengan 623 saham yang mengalami penurunan harga.

Hanya terdapat 106 saham yang berhasil menguat, sementara 85 saham lainnya bergerak stagnan. Sejalan dengan rontoknya indeks, pemodal asing tercatat melakukan aksi jual bersih (net sell) yang cukup masif.

Investor asing membukukan penjualan bersih mencapai Rp1,27 triliun di seluruh pasar. Khusus di pasar reguler, tekanan jual bahkan menyentuh angka yang lebih tinggi, yakni Rp1,43 triliun.

Meskipun demikian, asing masih melakukan aksi beli bersih di pasar negosiasi dan tunai. Pada segmen tersebut, tercatat adanya pembelian bersih senilai Rp163,11 miliar.

Daftar Saham yang Paling Banyak Dilepas Asing

Sejumlah saham unggulan, terutama dari sektor perbankan, menjadi sasaran utama aksi jual para investor global. Berikut adalah daftar sepuluh saham dengan nilai penjualan bersih terbesar oleh investor asing:

  • PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) – Rp463,67 miliar
  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) – Rp451,67 miliar
  • PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) – Rp257,51 miliar
  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) – Rp164,07 miliar
  • PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) – Rp146,75 miliar
  • PT Astra International Tbk. (ASII) – Rp119,72 miliar
  • PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) – Rp106,26 miliar
  • PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) – Rp99,00 miliar
  • PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) – Rp72,27 miliar
  • PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) – Rp49,58 miliar

Data dari Stockbit tersebut menunjukkan bahwa tekanan jual terkonsentrasi pada saham-saham berkapitalisasi besar. Pelepasan aset ini turut menyeret kinerja IHSG mendekati level psikologis yang lebih rendah.

Ringkasan data transaksi saham yang dilepas asing dapat dilihat melalui tabel di bawah ini:

Kode Saham Nama Emiten Nilai Net Sell (Miliar Rp)
BBCA Bank Central Asia Tbk. 463,67
BBRI Bank Rakyat Indonesia Tbk. 451,67
TPIA Chandra Asri Pacific Tbk. 257,51
BMRI Bank Mandiri Tbk. 164,07
BREN Barito Renewables Energy Tbk. 146,75

Tabel di atas merangkum lima emiten teratas yang mengalami tekanan jual paling signifikan. Aksi keluar modal asing ini menjadi faktor utama yang memicu pelemahan indeks di tengah ketidakpastian pasar.

Artikel terkait

Rekomendasi