Napoli harus menelan pil pahit saat menjamu Bologna dalam laga pekan ke-36 Serie A Liga Italia pada Selasa (12/5/2026) dini hari WIB. Bermain di markas sendiri, Stadion Diego Armando Maradona, tim asuhan Antonio Conte justru takluk dengan skor tipis 2-3.
Hasil minor ini sangat mengejutkan mengingat Napoli sedang berupaya mengamankan posisi di papan atas. Kegagalan meraih poin penuh di kandang membuat ambisi mereka untuk segera menyegel tiket Liga Champions musim depan menjadi terhambat.
Bologna Berikan Kejutan di Babak Pertama
Tim tamu memulai pertandingan dengan agresivitas tinggi dan langsung memberikan tekanan kepada lini pertahanan tuan rumah. Bologna tidak butuh waktu lama untuk memecah kebuntuan dan membungkam publik Naples.
Baru sembilan menit laga berjalan, Federico Bernardeschi berhasil menggetarkan jala gawang Napoli untuk membawa Bologna unggul 1-0. Gol cepat ini membuat skema permainan Napoli sedikit berantakan di awal laga.
Kondisi Napoli semakin sulit ketika wasit menunjuk titik putih untuk keunggulan tim tamu pada pertengahan babak pertama. Riccardo Orsolini yang maju sebagai eksekutor penalti menjalankan tugasnya dengan sempurna pada menit ke-34.
Gol tersebut membawa Bologna menjauh dengan keunggulan 2-0 atas Napoli. Ketertinggalan dua gol memaksa Partenopei bekerja ekstra keras untuk mengejar defisit skor sebelum turun minum.
Napoli Bangkit dan Menyamakan Kedudukan
Menjelang berakhirnya babak pertama, Napoli mulai menemukan ritme permainan mereka kembali. Usaha pantang menyerah dari para pemain tuan rumah akhirnya membuahkan hasil di masa injury time.
Kapten tim, Giovanni Di Lorenzo, berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 melalui golnya pada menit ke-45+2. Gol ini menjadi pelecut semangat yang sangat penting bagi Napoli sebelum masuk ke ruang ganti.
Memasuki babak kedua, Napoli langsung tancap gas demi mencari gol penyeimbang secepat mungkin. Strategi ini terbukti efektif karena mereka langsung memberikan kejutan kepada pertahanan Bologna.
Alisson Santos sukses mencetak gol pada menit ke-48 yang mengubah skor menjadi imbang 2-2. Keberhasilan menyamakan kedudukan dalam waktu singkat membuat atmosfer stadion kembali membara dan penuh harapan.
Drama Menit Akhir yang Menyakitkan
Setelah skor menjadi sama kuat, pertandingan berlangsung semakin sengit dengan jual beli serangan dari kedua belah pihak. Napoli terus menggempur pertahanan Bologna demi mendapatkan gol kemenangan di depan pendukungnya.
Namun, petaka justru menghampiri tuan rumah tepat saat laga memasuki masa tambahan waktu babak kedua. Melalui skema serangan balik, Bologna berhasil mencuri gol yang sangat krusial.
Jonathan Rowe menjadi pahlawan bagi Bologna setelah mencetak gol pada menit ke-90+1. Gol tersebut memastikan tim tamu membawa pulang poin penuh dan mengubah kedudukan menjadi 3-2.
Kekalahan ini terasa sangat menyesakkan bagi Napoli karena terjadi di menit-menit akhir pertandingan. Skor 2-3 untuk keunggulan Bologna pun bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga.
Tiket Liga Champions Belum Sepenuhnya Aman
Kekalahan dari Bologna membuat posisi Napoli di klasemen sementara Serie A masih tertahan dengan koleksi 70 poin. Dengan hanya menyisakan dua pertandingan lagi di musim ini, posisi mereka di zona Liga Champions masih terancam.
Meskipun saat ini Napoli menduduki peringkat kedua, perolehan poin mereka masih dalam jangkauan tim-tim di bawahnya. AS Roma yang berada di posisi kelima dan Como 1907 di posisi keenam masih memiliki peluang matematis untuk menyalip.
Jadwal krusial Napoli dalam dua pekan terakhir Serie A :
- 17 Mei 2026: Melakukan perjalanan tandang untuk menghadapi Pisa di markas lawan.
- 24 Mei 2026: Bertindak sebagai tuan rumah dalam pertandingan melawan Udinese di laga penutup.
Napoli diwajibkan menyapu bersih poin dalam dua pertandingan sisa tersebut jika tidak ingin terlempar dari empat besar. Persaingan semakin panas karena jarak poin antar tim di papan atas sangatlah rapat.
Situasi Klasemen Papan Atas
Selain ancaman dari AS Roma yang hanya berselisih tiga poin, Napoli juga dibayangi oleh Juventus dan AC Milan. Kedua raksasa tersebut menempati peringkat ketiga dan keempat dengan selisih poin yang sangat tipis, yakni hanya dua dan tiga angka.
Kondisi ini membuat setiap poin di laga sisa menjadi sangat berharga bagi skuat arahan Antonio Conte. Jika kembali tergelincir, Napoli terancam kehilangan posisi runner-up atau bahkan terlempar dari zona kualifikasi kompetisi tertinggi Eropa.
Detail susunan pemain yang diturunkan pada laga Napoli kontra Bologna :
| Klub | Informasi Tim dan Pemain |
|---|---|
| Napoli (3-4-3) | V. Milinkovic-Savic; G. Di Lorenzo, A. Rrahmani, A. Buongiorno; M. Politano, S. McTominay, S. Lobotka, M. Gutierrez; G. Nascimento, R. Hojlund, Alisson Santos. Pelatih: Antonio Conte. |
| Bologna (4-2-3-1) | M. Pessina; Joao Mario, E. Helland, J. Lucumi, J. Miranda; R. Freuler, T. Pobega; R. Orsolini, L. Ferguson, F. Bernardeschi; Santiago Castro. Pelatih: Vincenzo Italiano. |
Tabel di atas merinci susunan pemain utama serta formasi yang digunakan oleh kedua pelatih dalam pertandingan dramatis tersebut. Terlihat Napoli tampil menyerang dengan pola tiga bek, sementara Bologna lebih memilih keseimbangan dengan empat bek.
Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi Napoli untuk tetap fokus hingga detik terakhir pertandingan. Konsistensi dalam dua laga mendatang akan menjadi penentu apakah musim mereka berakhir dengan kesuksesan atau kekecewaan besar.