Hamas Desak Amerika Serikat Segera Hentikan Serangan Israel di Gaza

Hamas Desak Amerika Serikat Segera Hentikan Serangan Israel di Gaza
Foto: Ilustrasi Hamas Desak Amerika Serikat Segera Hentikan Serangan Israel di Gaza.
Ukuran teks

Kelompok pejuang Hamas memberikan pernyataan tegas terkait eskalasi militer yang dilakukan pasukan Israel di Jalur Gaza yang dianggap sebagai bentuk pelanggaran berkelanjutan atas kesepakatan gencatan senjata. Gerakan ini secara resmi menyerukan kepada Amerika Serikat beserta negara-negara penjamin lainnya untuk segera melakukan intervensi demi menghentikan serangan mematikan terhadap warga sipil Palestina.

Hamas menyoroti serangkaian serangan udara yang menyasar kawasan pemukiman Al-Daraj dan Al-Zaytoun di Kota Gaza, serta wilayah Al-Mawasi di sebelah barat Khan Younis. Agresi yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dan luka-luka tersebut dipandang sebagai perpanjangan dari perang genosida dan pelanggaran nyata atas perjanjian yang telah ditandatangani di Sharm el-Sheikh.

Pemerintah pendudukan yang dicap sebagai teroris oleh Hamas dituding terus melancarkan kejahatan brutal terhadap rakyat Gaza dengan berlindung di balik kedok perjanjian gencatan senjata. Menurut Hamas, tindakan tersebut terus berlangsung karena tidak adanya reaksi keras yang mampu mencegah pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional tersebut.

Dalam tuntutannya, Hamas mendesak pemerintahan Amerika Serikat dan para penjamin perjanjian Sharm el-Sheikh untuk bertindak cepat dalam menahan tindakan fasis militer Israel. Langkah ini diperlukan guna memaksa mereka segera menghentikan segala bentuk agresi yang menargetkan orang-orang tak berdosa di seluruh wilayah kantong Palestina itu.

Selain kepada Amerika Serikat, Hamas juga meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa beserta seluruh lembaga terkait di bawahnya untuk segera mengambil sikap yang konkret. Organisasi internasional tersebut diharapkan mampu memberikan jaminan perlindungan bagi rakyat Palestina serta menghentikan mesin pembunuh Zionis yang terus mengincar warga sipil tanpa henti.

Kabar terakhir melaporkan sedikitnya lima warga Palestina, termasuk di antaranya seorang petugas kepolisian, dilaporkan tewas akibat serangan udara Israel yang terjadi pada hari Rabu sebelumnya. Serangan udara tersebut sengaja menyasar kerumunan warga sipil di dua lokasi berbeda serta satu unit kendaraan polisi yang berada di wilayah utara dan selatan Jalur Gaza.

Kategori Data Informasi Detail
Lokasi Serangan Al-Daraj, Al-Zaytoun (Kota Gaza), Al-Mawasi (Khan Younis)
Korban Tewas Terbaru 5 Warga Palestina (Termasuk 1 Petugas Polisi)
Dasar Pelanggaran Perjanjian Gencatan Senjata Sharm el-Sheikh
Pihak yang Diserukan Amerika Serikat, Negara Penjamin, PBB

Hingga saat ini, situasi di Gaza tetap mencekam di mana pemindahan korban tewas maupun luka-luka masih terus dilakukan menuju Rumah Sakit Nasser di Khan Younis. Hamas memperingatkan bahwa tanpa adanya tekanan internasional yang nyata, pelanggaran terhadap kedaulatan kemanusiaan ini akan terus berlangsung di bawah pengawasan dunia.

Artikel terkait

Rekomendasi