Anak usaha PT ABM Investama Tbk (ABMM), yakni PT Cipta Kridatama (CK), kini tengah memperluas jangkauan program pemberdayaan masyarakatnya di wilayah Kalimantan Selatan. Ekspansi ini dilakukan melalui pengembangan klaster pertanian berkelanjutan yang mengandalkan inovasi teknologi Biochar Three in One atau yang dikenal sebagai Biotron.
Langkah strategis ini diambil untuk menciptakan dampak positif bagi lingkungan sekaligus meningkatkan taraf ekonomi warga di sekitar area operasional perusahaan. Dengan teknologi Biotron, PT Cipta Kridatama berupaya memberikan solusi nyata bagi tantangan sektor pertanian modern saat ini.
Inovasi Biotron untuk Kemandirian Petani
Direktur PT Cipta Kridatama, Roni Setyawan, menjelaskan bahwa program Biotron dirancang khusus untuk menjawab kebutuhan mendesak masyarakat lokal. Fokus utamanya adalah meningkatkan produktivitas lahan pertanian mereka tanpa harus terus-menerus bergantung pada penggunaan pupuk kimia yang mahal.
Roni mengungkapkan bahwa di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, CK bersama para mitranya giat mengembangkan inovasi pupuk organik ini. Program Biotron diharapkan mampu menjadi motor penggerak bagi kemandirian para petani di wilayah tersebut melalui pemanfaatan teknologi tepat guna.
Beberapa tujuan utama dari pelaksanaan program CSR Biotron ini meliputi:
- Meningkatkan kualitas dan kesehatan struktur tanah yang mulai menurun akibat penggunaan bahan kimia berlebih.
- Mendorong peningkatan kuantitas hasil panen demi kesejahteraan para petani lokal di sekitar wilayah operasional.
- Membangun sebuah sistem pertanian berkelanjutan yang ramah lingkungan dan dapat diwariskan ke generasi mendatang.
- Membantu proses pemulihan lahan agar kembali produktif, termasuk pada area-area bekas aktivitas pertambangan.
Inisiatif ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam menjaga keseimbangan antara operasional bisnis dan tanggung jawab sosial. Melalui Biotron, perusahaan ingin memastikan bahwa kehadiran industri pertambangan memberikan manfaat jangka panjang bagi ekosistem sekitarnya.
Kolaborasi Teknis dan Pendampingan Lapangan
Implementasi teknologi Biotron saat ini sudah mulai berjalan secara intensif di Kabupaten Tanah Bumbu serta wilayah operasional PT Borneo Indobara. Keberhasilan program ini tidak lepas dari kerja sama yang solid antara PT Cipta Kridatama dengan berbagai lembaga kompeten di bidang pertanian.
Dalam praktiknya, CK menggandeng Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang serta Balai Penyuluh Pertanian Kusan Hulu. Kolaborasi ini mencakup pemberian pelatihan teknis, pelaksanaan demonstrasi lapangan, hingga proses pendampingan berkelanjutan bagi para kelompok tani.
Berikut adalah ringkasan manfaat dan cakupan dari penerapan teknologi Biotron:
| Aspek Keunggulan | Penjelasan dan Manfaat bagi Petani |
|---|---|
| Kesehatan Tanah | Memperbaiki struktur tanah dan mengembalikan unsur hara alami yang hilang. |
| Biaya Produksi | Mengurangi ketergantungan pada pupuk sintetis sehingga biaya operasional lebih hemat. |
| Hasil Panen | Peningkatan produktivitas pertanian secara signifikan di lahan yang sudah diolah. |
| Keberlanjutan | Mendukung program agroforestri dan pemulihan lahan pascatambang dalam jangka panjang. |
Melalui tabel tersebut, terlihat jelas bahwa Biotron tidak hanya sekadar pupuk organik biasa, melainkan sebuah sistem pemulihan tanah yang komprehensif. Teknologi ini menjadi jawaban atas kelangkaan pupuk dan degradasi kualitas lahan yang sering dikeluhkan oleh masyarakat.
Potensi Pemulihan Lahan Pascatambang
Manajemen ABMM menilai bahwa Biotron memiliki potensi besar untuk mendukung program agroforestri yang lebih luas. Selain bermanfaat di lahan milik warga, teknologi berbasis biochar ini diproyeksikan dapat mempercepat pemulihan lahan bekas tambang agar bisa kembali hijau.
Berdasarkan laporan hasil awal implementasi, penggunaan teknologi ini menunjukkan tren yang sangat positif terhadap kesehatan tanah. Para petani yang terlibat mulai merasakan peningkatan ketahanan ekonomi berkat hasil panen yang lebih melimpah dan kualitas produk pertanian yang lebih baik.
Roni Setyawan kembali menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen untuk terus memperluas cakupan program pemberdayaan ini. Ia percaya bahwa manfaat nyata bagi masyarakat adalah kunci utama bagi keberlangsungan bisnis perusahaan di masa depan.
Menurut pandangan Roni, aktivitas pertambangan dengan standar keselamatan tinggi sebenarnya bisa berjalan beriringan dengan upaya pemberdayaan. Hal ini dapat terwujud apabila dirancang dengan tata kelola yang konsisten serta memiliki orientasi pada manfaat sosial yang berkelanjutan.
Sinergi dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
Pengembangan klaster pertanian Biotron ini merupakan bagian integral dari strategi besar keberlanjutan yang diusung oleh Grup ABMM. Strategi tersebut menempatkan pilar operasional, keselamatan kerja, lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat sebagai fondasi utama dalam menjalankan bisnisnya.
Selain fokus pada teknologi Biotron, ABMM juga mengelola Program Kopi Aranio sebagai bentuk inisiatif ekonomi kreatif lainnya. Kedua program unggulan ini dirancang secara sinergis untuk memperkuat kemandirian ekonomi lokal serta meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat sekitar.
Langkah-langkah yang diambil oleh Grup ABMM ini juga dinilai selaras dengan prioritas pemerintah dalam mengakselerasi pembangunan di wilayah pedesaan. Program-program tersebut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia.
Dengan adanya konsistensi dalam menjalankan program CSR yang inovatif, perusahaan berharap dapat menciptakan ekosistem yang harmonis. Harapannya, keseimbangan antara kemajuan industri dan kelestarian alam dapat tetap terjaga demi masa depan yang lebih baik bagi seluruh pemangku kepentingan.