Insiden tragis terjadi di kota Angeles, Filipina, ketika sebuah gedung yang tengah dalam proses pembangunan mendadak runtuh pada Minggu pagi (24/5/2026). Peristiwa yang berlangsung sekitar pukul 03.00 waktu setempat ini mengakibatkan belasan orang diduga terjebak di bawah reruntuhan material bangunan.
Reruntuhan gedung setinggi sembilan lantai tersebut juga berdampak pada hotel yang berada tepat di sebelahnya. Dari total warga yang berhasil dievakuasi, dua di antaranya diketahui merupakan tamu yang sedang menginap di hotel tersebut saat bencana terjadi.
James Bernardo, seorang pengantar makanan berusia 30 tahun, menjadi saksi mata yang berada sangat dekat dengan lokasi kejadian. Ia menceritakan bahwa dirinya baru saja menyelesaikan tugas pengantaran makanan di jalan yang sama sebelum gedung itu roboh.
Bernardo mengungkapkan rasa syukurnya karena berhasil selamat dari maut yang nyaris menimpanya. Ia menyebutkan sempat terdengar dentuman yang sangat keras sebelum menyadari bangunan di depannya sudah rata dengan tanah.
Dampak Kerusakan dan Proses Evakuasi
Dalam rekaman video yang diambil oleh Bernardo, terlihat jelas skala kerusakan yang ditimbulkan akibat ambruknya struktur bangunan tersebut. Tumpukan material yang terdiri dari balok baja yang melengkung, beton, dan tiang listrik tampak menutup akses jalan di area tersebut.
Saksi mata di lokasi awalnya mengira getaran hebat yang mereka rasakan adalah gempa bumi. Namun, mereka segera menyadari bahwa suara dan getaran tersebut berasal dari robohnya konstruksi gedung di kota yang berjarak 80 kilometer dari Manila itu.
Jay Pelayo, selaku petugas informasi kota, menjelaskan bahwa dinding dan perancah gedung sembilan lantai itu ambruk sepenuhnya. Hal ini menciptakan tumpukan puing masif yang mempersulit tim penyelamat untuk menjangkau korban yang tertimbun.
Hingga saat ini, tim penyelamat masih fokus mencari keberadaan 19 orang personel yang biasanya bertugas di area proyek tersebut. Tantangan utama di lapangan adalah kebutuhan akan alat berat guna mengangkat bongkahan beton besar yang menumpuk.
Berikut adalah detail terkini terkait data korban dan upaya penyelamatan di lokasi :
- Sebanyak 19 orang masih dalam proses pencarian dan diduga terjebak di reruntuhan.
- Total 26 orang telah berhasil diselamatkan dari area terdampak.
- Dua korban selamat merupakan tamu hotel yang berada di samping lokasi konstruksi.
- Korban yang berhasil dievakuasi saat ini dilaporkan dalam kondisi yang stabil.
Pihak berwenang masih melakukan pendataan lebih lanjut terhadap para penyintas untuk memastikan identitas mereka. Proses wawancara mendalam terus dilakukan guna mencocokkan data personel yang bekerja dengan mereka yang sudah ditemukan.
Upaya Penyelamatan di Lokasi Kejadian
Puing-puing di lokasi masih terlihat tertutup plastik hijau yang biasanya digunakan untuk melindungi area proyek konstruksi. Meskipun proses evakuasi terus berjalan, otoritas setempat belum bisa memberikan rincian pasti mengenai penyebab utama kegagalan struktur ini.
Data sementara mengenai situasi di lokasi kejadian dapat dilihat pada tabel di bawah ini :
| Kategori Informasi | Detail Kejadian |
|---|---|
| Waktu Kejadian | Minggu, 24 Mei 2026 pukul 03.00 pagi |
| Lokasi Bangunan | Kota Angeles (80 KM dari Manila) |
| Tinggi Bangunan | 9 Lantai (Dalam masa konstruksi) |
| Jumlah Orang Hilang | 19 Personel yang bertugas |
| Total Diselamatkan | 26 Orang (Termasuk tamu hotel) |
Tabel di atas merangkum informasi penting terkait insiden runtuhnya gedung di Filipina berdasarkan laporan terbaru dari otoritas setempat. Petugas medis dan tim SAR masih berjaga di lokasi guna mengantisipasi penemuan korban tambahan dalam waktu dekat.
Investigasi mendalam mengenai penyebab runtuhnya bangunan ini diperkirakan akan segera dimulai setelah operasi pencarian selesai. Pemerintah kota berkomitmen untuk mengusut tuntas prosedur pembangunan gedung tersebut guna mencegah kejadian serupa terulang.