Kabar kurang menyenangkan datang bagi para pengguna konsol Nintendo yang menantikan game petualangan naratif terbaru, Dispatch. Game yang mengisahkan upaya rehabilitasi mantan penjahat super ini dilaporkan mengalami penyensoran konten pada versi konsolnya.
Dalam game Dispatch, pemain mengendalikan karakter Robert Robertson III atau yang dikenal sebagai Mecha Man. Peran utamanya adalah sebagai petugas dispatcher dalam program rehabilitasi bernama Phoenix Program.
Hilangnya Opsi Sensor Visual di Versi Nintendo
Kabar mengenai penyensoran ini mencuat setelah fitur Visual Censorship yang biasanya bersifat opsional, kini tidak bisa diubah pada versi Switch. Pada platform PC dan PlayStation 5, pemain sebenarnya diberikan kebebasan untuk menyalakan atau mematikan fitur tersebut melalui menu pengaturan.
Namun, para pemain menemukan bahwa tombol pemutus (toggle) untuk sensor visual tersebut benar-benar hilang dari menu di konsol Nintendo Switch dan Switch 2. Hal ini membuat sensor visual akan selalu aktif secara otomatis selama permainan berlangsung tanpa bisa dihindari.
Fitur sensor ini berfungsi untuk menutup adegan-adegan yang menampilkan ketelanjangan atau gestur tangan yang dianggap kurang pantas dengan bar hitam. Meski begitu, para pemain masih bisa mengatur tingkat kesantunan bahasa lewat fitur Profanity Censorship yang tetap tersedia.
Tanggapan Resmi AdHoc Studio
Menanggapi riuh rendahnya perbincangan di kalangan komunitas pemain, pihak pengembang AdHoc Studio akhirnya memberikan penjelasan resmi. Mereka mengakui adanya penyesuaian konten agar game Dispatch bisa lolos kualifikasi untuk dirilis di platform milik Nintendo tersebut.
Pihak AdHoc Studio menjelaskan bahwa setiap penyedia platform memiliki standar keamanan dan penilaian konten yang berbeda-beda sebelum sebuah produk bisa masuk ke toko digital mereka. Kerjasama dengan Nintendo dilakukan demi memastikan game ini dapat dinikmati oleh pengguna Switch meski ada beberapa elemen yang diubah.
Sensor Pada Konten Tambahan DLC
Ternyata, kebijakan penyensoran ini bukan pertama kalinya terjadi pada judul game Dispatch di ekosistem Nintendo. Sebelumnya, para penggemar sudah mendeteksi adanya perubahan visual pada konten tambahan atau DLC.
Beberapa detail penyensoran yang ditemukan oleh para pemain antara lain adalah:
- Perubahan desain pada sampul digital untuk konten "Artbook and Comics Pack" di layanan Nintendo eShop.
- Modifikasi pakaian renang pada karakter Malevola agar terlihat lebih tertutup dibandingkan versi orisinalnya.
- Penambahan detail busana pada karakter Blonde Blazer untuk menutupi bagian tubuh tertentu yang dianggap terlalu terbuka.
Langkah ini diambil untuk memastikan ilustrasi dalam buku seni digital tersebut dianggap aman bagi standar kebijakan konten Nintendo yang berlaku di wilayah tertentu.
Perbandingan dengan Kebijakan Game Lain
Fenomena penyensoran pada Dispatch ini cukup menarik perhatian karena standar Nintendo yang dinilai tidak selalu kaku. Sebagai perbandingan, judul besar lain seperti Cyberpunk 2077 tetap membiarkan opsi ketelanjangan tersedia secara penuh di berbagai platform tanpa pengurangan konten.
Berikut adalah ringkasan perbedaan ketersediaan fitur sensor pada Dispatch di berbagai platform:
| Fitur Konten | Versi PC & PS5 | Versi Nintendo Switch |
|---|---|---|
| Sensor Visual | Opsional (Bisa dimatikan) | Permanen (Selalu aktif) |
| Sensor Kata Kasar | Opsional | Opsional |
| Desain Karakter DLC | Versi Original | Versi Modifikasi (Lebih Tertutup) |
Data di atas menunjukkan bahwa pembatasan konten visual memang hanya terjadi secara khusus pada versi konsol Nintendo. Hingga kini, para pengamat masih menantikan apakah langkah penyensoran ini akan berdampak signifikan pada angka penjualan Dispatch di eShop nantinya.