Profesor Eighty Mardiyan Kurniawati mencetak sejarah baru sebagai perempuan pertama yang menduduki jabatan Dekan di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair).
Lembaga pendidikan tinggi ini merupakan fakultas kedokteran tertua kedua di Indonesia sekaligus institusi yang menjadi cikal bakal berdirinya Unair.
Keberhasilan Prof. Dr. Eighty Mardiyan Kurniawati, dr., Sp.OG, SubSp.Urogin-RE meraih posisi ini bukanlah hasil dari proses yang instan atau singkat.
Dedikasi beliau sebagai tenaga pendidik di Unair telah dimulai sejak Januari 2005, saat dirinya masih menempuh pendidikan spesialis.
Awal Karier dan Prestasi Akademik
Karier akademisnya bermula ketika ia masih menjadi peserta didik Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di semester keempat.
Kala itu, ia dipanggil oleh jajaran pimpinan departemen, termasuk Prof. Lila Dewata, Prof. Djoko Waspodo, dan dr. Hari Paraton.
Para senior tersebut mendorongnya untuk melamar sebagai staf dosen serta mengikuti seleksi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang sedang dibuka.
Keputusan tersebut diambil pihak fakultas karena Prof. Eighty memiliki rekam jejak akademik yang sangat cemerlang dengan IPK di atas 3,00.
Selain unggul di bidang akademik, ia juga dikenal sebagai sosok yang aktif dan berprestasi sejak masih berstatus mahasiswa program sarjana.
Beberapa catatan prestasi dan latar belakang Prof. Eighty sebelum menjabat dekan :
- Mahasiswa Berprestasi Unair: Meraih gelar Mahasiswa Berprestasi tingkat universitas pada tahun 1998 silam.
- Kandidat Nasional: Sempat diproyeksikan mewakili universitas di kancah nasional sebelum agenda tersebut dibatalkan akibat situasi reformasi.
- Latar Belakang Unik: Pernah menjalani profesi sebagai wartawan sebelum akhirnya memfokuskan karier sepenuhnya di dunia kedokteran.
- Spesialisasi Medis: Memiliki keahlian mendalam sebagai Subspesialis Uroginekologi Rekonstruksi di bidang Kebidanan dan Kandungan.
Data di atas menunjukkan bahwa kapasitas Prof. Eighty telah terbentuk melalui kombinasi antara kecerdasan intelektual dan pengalaman lapangan yang luas.
Visi Kepemimpinan Melalui Konsep BRIGHT
Dalam memimpin fakultas kedokteran yang prestisius ini, Prof. Eighty membawa visi besar yang dirangkum dalam konsep bertajuk "BRIGHT".
Konsep ini dirancang untuk terus memperkuat posisi FK Unair sebagai barisan intelektual terdepan di Indonesia maupun di kancah internasional.
Pengukuhannya sebagai guru besar dan dekan menjadi simbol kemajuan kepemimpinan perempuan dalam dunia pendidikan kedokteran tanah air.
Hadirnya sosok yang visioner ini diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi seluruh civitas akademika dan lulusan dokter di masa depan.
Sebagai dekan perempuan pertama, ia kini memikul tanggung jawab besar untuk menjaga warisan sejarah FK Unair sambil terus melakukan inovasi.
Pengalaman panjangnya dari seorang mahasiswa berprestasi hingga menjadi pemimpin fakultas memberikan inspirasi bagi banyak dokter muda lainnya.