Pembaruan konten Wuthering Waves versi 3.2 membawa sebuah tantangan ritme berjudul "Soar to the Beat" yang telah menyapa pemain sejak 19 Maret lalu. Meski acara ini direncanakan berlangsung hingga 29 April, sebuah polemik mendadak mencuat di tengah komunitas penggemar.
Kritik pedas mulai bermunculan setelah banyak pihak menyadari adanya kemiripan mencolok antara mekanisme permainan tersebut dengan judul lain. Laporan dari para fans akhirnya memicu tanggapan langsung dari pihak yang merasa dirugikan.
Dugaan Plagiarisme Terhadap Game Invector
Banyak pemain menilai bahwa mini-game dalam Wuthering Waves tersebut sangat identik dengan mekanik dasar dari seri game ritme populer, Invector. Seri tersebut mencakup judul-judul ternama seperti AVICII Invector serta Invector: Rhythm Galaxy.
Kontroversi ini semakin memanas ketika Hello There Games, selaku pengembang asli Invector, memberikan pernyataan resmi melalui kanal komunikasi mereka. Pihak pengembang menyatakan rasa kecewa atas kemiripan yang dinilai terlalu identik tersebut.
Berikut adalah poin-poin pernyataan dari perwakilan Hello There Games terkait masalah ini:
- Ketiadaan Lisensi Resmi: Pihak pengembang menegaskan bahwa KuroGames tidak pernah meminta izin atau memiliki lisensi untuk menggunakan mekanik tersebut.
- Kekecewaan Kreatif: Tim merasa sedih melihat karya mereka digunakan oleh pihak lain tanpa adanya upaya untuk memodifikasi identitas visual atau mekaniknya.
- Apresiasi Dukungan Komunitas: Developer berterima kasih kepada para penggemar yang telah melaporkan temuan ini melalui Discord dan email resmi.
- Teguran dari Pihak Eksekutif: CEO Hello There Games secara terang-terangan menyebutkan bahwa tindakan tersebut merupakan bentuk peniruan tanpa izin.
Pernyataan tersebut dikonfirmasi oleh Mayamuppen selaku pengembang di Hello There Games yang merasa pihak lawan bahkan tidak berusaha menyembunyikan kemiripan produknya. Hal ini memicu gelombang dukungan dari komunitas game ritme terhadap pengembang orisinal.
Respons CEO dan Status KuroGames
Oskar Eklund, CEO dari Hello There Games, juga turut angkat bicara saat merespons pertanyaan dari salah satu penggemar setianya. Dengan nada tegas, ia menyatakan bahwa game mereka memang telah ditiru tanpa adanya kesepakatan formal apa pun.
Hingga saat ini, suasana di pihak KuroGames selaku pengembang Wuthering Waves masih terpantau hening. Belum ada pernyataan resmi atau klarifikasi yang dirilis untuk menjawab tuduhan serius mengenai pelanggaran hak cipta ini.
Ringkasan detail terkait event dan sengketa yang terjadi:
| Aspek | Detail Informasi |
|---|---|
| Nama Event | Soar to the Beat (Wuthering Waves) |
| Pihak yang Merasa Dirugikan | Hello There Games (Developer Invector) |
| Periode Event | 19 Maret hingga 29 April |
| Inti Masalah | Dugaan peniruan mekanik game tanpa lisensi resmi |
| Status Respons | KuroGames belum memberikan komentar resmi |
Data di atas menunjukkan rentang waktu pelaksanaan event yang kini menjadi sorotan tajam bagi kedua belah pihak. Kurangnya tanggapan dari KuroGames membuat spekulasi di kalangan pemain terus berkembang liar di media sosial.
Persoalan ini menambah daftar panjang tantangan yang harus dihadapi oleh tim pengembang Wuthering Waves dalam mengelola konten mereka. Penggemar kini tengah menanti apakah akan ada perubahan mekanik atau kompensasi terkait masalah ini di masa depan.