Deki, Pelajar Disabilitas Nabire Dapat Hadiah Kaki Palsu Setelah Pimpin Upacara

Deki, Pelajar Disabilitas Nabire Dapat Hadiah Kaki Palsu Setelah Pimpin Upacara
Foto: Ilustrasi Deki, Pelajar Disabilitas Nabire Dapat Hadiah Kaki Palsu Setelah Pimpin Upacara.
Ukuran teks

Deki Degei, seorang pelajar sekolah menengah atas asal Nabire, Papua Tengah, yang sempat viral karena ketegarannya memimpin upacara meski menyandang disabilitas, kini telah menerima bantuan kaki palsu. Penyerahan alat bantu tersebut terdokumentasi melalui video dari Dinas Pendidikan Papua Tengah yang diteruskan oleh Kemendikdasmen pada Kamis, 7 Mei 2026.

Dalam rekaman tersebut, sejumlah pejabat Dinas Pendidikan Papua Tengah terlihat mendampingi Deki saat mencoba kaki palsu barunya dan memberikan dukungan moral selama proses adaptasi. Deki sempat belajar berdiri menggunakan alat bantu jalan sebelum akhirnya mampu berdiri tegak dengan stabil menggunakan kaki palsu yang baru saja ia terima.

Aksi Heroik di Upacara Hardiknas

Sebelum mendapatkan bantuan ini, aksi Deki menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah ia sukses menjalankan tugas sebagai pemimpin upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026. Upacara tingkat Pemerintah Provinsi Papua Tengah tersebut digelar pada Sabtu, 2 Mei 2026, di Lapangan Mepa Boarding School dengan Deki sebagai sosok utama di barisan depan.

Deki yang merupakan siswa kelas XI di SMA Mepa Boarding School itu menunjukkan dedikasi luar biasa dengan berdiri tegak selama kurang lebih 40 menit tanpa bantuan tongkat sama sekali. Setiap kali hendak memberikan instruksi atau laporan kepada pembina upacara, Deki bergerak dengan cara melompat menggunakan satu kakinya secara gagah dan percaya diri.

Keputusan Dinas Pendidikan untuk menunjuk Deki sebagai pemimpin upacara didasarkan pada hasil seleksi ketat serta penilaian terhadap postur tubuhnya yang tegap dan motivasinya yang tinggi. Jon Fallo selaku Ketua Yayasan Mepa Boarding School menyatakan sejak awal bahwa dirinya sama sekali tidak meragukan kemampuan fisik maupun mental yang dimiliki anak didiknya tersebut.

Kegigihan yang Menginspirasi

Jon Fallo menceritakan kepada media bahwa durasi upacara yang cukup panjang berhasil diselesaikan oleh Deki dengan sangat sempurna tanpa menunjukkan rasa lelah. Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, yang bertindak sebagai pembina upacara pada saat itu juga turut memberikan apresiasi atas ketegasan dan rasa percaya diri yang ditunjukkan oleh Deki.

Detail Informasi Keterangan
Nama Siswa Deki Degei
Asal Sekolah SMA Mepa Boarding School, Nabire
Durasi Pimpin Upacara Sekitar 40 Menit
Penyebab Disabilitas Kecelakaan terlindas truk usia 6 tahun
Tanggal Kejadian Viral 2 Mei 2026

Kondisi fisik Deki yang kehilangan satu kakinya bermula dari sebuah kecelakaan tragis saat ia baru menginjak usia enam tahun ketika kakinya terlindas oleh sebuah truk. Kendati demikian, musibah masa kecil tersebut tidak memadamkan semangatnya, justru membentuk karakter Deki menjadi pribadi yang sangat tangguh serta selalu optimistis.

Selama persiapan Hardiknas, Deki diketahui rajin melakukan latihan secara mandiri demi memastikan tugasnya berjalan lancar tanpa kesalahan sedikitpun. Menariknya, Deki secara tegas menolak menggunakan tongkat saat berlatih karena ia memiliki prinsip yang kuat untuk tidak ingin dikasihani oleh orang-orang di sekitarnya.

Jon Fallo menambahkan bahwa dalam kehidupan sehari-hari di asrama maupun sekolah, Deki selalu beraktivitas secara mandiri layaknya siswa normal lainnya tanpa meminta perlakuan khusus. Semangat inklusivitas dan keberanian yang ditunjukkan oleh siswa asal Nabire ini diharapkan dapat menjadi inspirasi serta motivasi bagi generasi muda di seluruh Indonesia.

Artikel terkait

Rekomendasi