Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Barat tahun 2026 untuk jenjang SMA, SMK, dan SLB resmi digulirkan. Agenda ini diawali dengan tahap Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) yang mulai dilaksanakan pada Jumat, 29 Mei 2026.
Pendaftaran SPMB Jabar nantinya akan terbagi dalam dua tahap dengan empat jalur seleksi yang bisa dipilih. Meskipun persaingan masuk sekolah negeri cukup ketat, para orang tua tidak perlu merasa khawatir jika putra-putrinya belum berhasil lolos.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pendidikan (Disdik) telah menyiapkan solusi berupa kerja sama dengan sejumlah sekolah swasta. Langkah ini diambil untuk memastikan calon murid tetap mendapatkan pendidikan berkualitas meski daya tampung sekolah negeri terbatas.
Program Sekolah Swasta Gratis bagi Keluarga Prasejahtera
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen memberikan dukungan penuh bagi masyarakat kurang mampu. Bantuan ini difokuskan bagi warga yang masuk dalam kategori desil 1, 2, dan 3 dalam basis data kemiskinan.
Dukungan yang diberikan tidak hanya mencakup biaya pendidikan atau SPP saja. Siswa yang memenuhi kriteria juga akan mendapatkan bantuan kebutuhan pribadi seperti seragam, sepatu, hingga peralatan sekolah lainnya.
"Jika mereka memilih sekolah di swasta, kami yang membiayai. Sementara jika di sekolah negeri, tentu biayanya kami gratiskan," ujar Purwanto melansir informasi resmi dari Pemprov Jabar.
Pemerintah berharap dengan adanya subsidi ini, tidak ada lagi anak di Jawa Barat yang putus sekolah karena kendala biaya. Kebijakan ini sekaligus menjadi jaring pengaman sosial dalam pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah Jabar.
Daftar SMA Swasta Mitra Disdik Jabar
Beberapa sekolah menengah atas swasta yang bekerja sama dengan Pemprov Jabar beserta daya tampungnya adalah:
- SMA Islam Terpadu Al-Madinah, Kab. Bogor: 64 murid
- SMA IT Rahmaniyah, Kab. Bogor: 90 murid
- SMAS Taman Siswa Bogor Tengah, Kota Bogor: 36 murid
- SMAS Bina Sejahtera, Kota Bogor: 36 murid
- SMAS Islam YPPD, Kota Depok: 72 murid
- SMAS Global Persada Mandiri, Kota Bekasi: 64 murid
- SMAS Pusaka Nusantara 2, Kab. Bekasi: 128 murid
- SMAS PGRI 1 Subang, Kab. Subang: 144 murid
- SMAS Muhammadiyah Subang, Kab. Subang: 64 murid
- SMAS PGRI 1 Purwakarta, Kab. Purwakarta: 144 murid
- SMAS PGRI 3 Purwakarta, Kab. Purwakarta: 108 murid
- SMAS Kosgoro Karawang, Kab. Karawang: 36 murid
- SMAS Korpri Karawang, Kab. Karawang: 180 murid
- SMA Islam Terpadu Insani, Kota Sukabumi: 25 murid
- SMA Islam Terpadu Al Fath, Kota Sukabumi: 25 murid
- SMAS Mutiara, Kab. Sukabumi: 144 murid
- SMA Nurul Huda, Kab. Sukabumi: 108 murid
- SMA Al-Aziz Islamic Boarding School, Kab. Bandung Barat: 108 murid
- SMAS Pasundan 1 Cianjur, Kab. Cianjur: 288 murid
- SMAS Nasional, Kota Bandung: 180 murid
- SMA Al Falah Kota Bandung, Kota Bandung: 144 murid
- SMAS Kemala Bhayangkari, Kota Bandung: 180 murid
- SMAS Pasundan 3, Kota Cimahi: 221 murid
- SMA Soreang Putra, Kab. Bandung: 108 murid
- SMA Sapta Dharma, Kab. Bandung: 144 murid
- SMA Islam Terpadu Insan Sejahtera, Kab. Sumedang: 72 murid
- SMAS PGRI 1 Majalengka, Kab. Majalengka: 72 murid
- SMAS PGRI 1 Sindang, Kab. Indramayu: 72 murid
- SMAS PGRI 2 Sindang, Kab. Indramayu: 72 murid
- SMAS Telkom Sekar Kemuning, Kota Cirebon: 125 murid
- SMAS PGRI Palimanan, Kab. Cirebon: 96 murid
- SMAS Islam Plus Baitussalam Kuningan, Kab. Kuningan: 32 murid
- SMAS Ciledug Al Musaddadiyah, Kab. Garut: 256 murid
- SMAS Muhammadiyah Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya: 144 murid
- SMAS Islam Cipasung, Kab. Tasikmalaya: 144 murid
- SMAS Plus Informatika, Kab. Ciamis: 252 murid
- SMAS Plus Darussalam, Kab. Ciamis: 90 murid
- SMAS Al Azhar, Kota Banjar: 72 murid
- SMAS Muhammadiyah Pangandaran, Kab. Pangandaran: 144 murid
Data di atas menunjukkan persebaran sekolah mitra yang cukup merata di berbagai kota dan kabupaten. Hal ini memberikan banyak pilihan bagi calon siswa untuk tetap bersekolah di lingkungan terdekat mereka.
Daftar SMK Swasta Mitra Disdik Jabar
Bagi calon siswa yang lebih berminat pada jalur pendidikan vokasi, berikut adalah daftar SMK swasta pilihannya:
| Nama Sekolah | Wilayah | Kapasitas |
|---|---|---|
| SMK Mekanik Cibinong | Kab. Bogor | 396 murid |
| SMK Bangun Nusa Bangsa | Kab. Bogor | 144 murid |
| SMKS Baranangsiang | Kota Bogor | 32 murid |
| SMK Al Muhtadin | Kota Bekasi | 72 murid |
| SMK Kesehatan Harapan Bunda Cibadak | Kab. Sukabumi | 216 murid |
| SMK Taman Siswa Cibadak | Kab. Sukabumi | 180 murid |
| SMKS Sinar Parahyangan | Kab. Cianjur | 216 murid |
| SMKS Wiraswasta | Kota Cimahi | 210 murid |
| SMKS TI Pembangunan | Kota Cimahi | 249 murid |
| SMK Merdeka Soreang | Kab. Bandung | 72 murid |
| SMK Genius Bandung | Kab. Bandung | 108 murid |
| SMK PUI Majalengka | Kab. Majalengka | 396 murid |
| SMK Korpri Majalengka | Kab. Majalengka | 540 murid |
| SMK Maritim Cirebon | Kab. Cirebon | 64 murid |
| SMKS Ciledug Al Musaodadiyah | Kab. Garut | 540 murid |
| SMKS YPPT Garut | Kab. Garut | 432 murid |
| SMK Manangga Pratama | Kota Tasikmalaya | 144 murid |
| SMK Al Ikhwan | Kota Tasikmalaya | 144 murid |
| SMKS Putera Pangandaran | Kab. Pangandaran | 288 murid |
Daftar kapasitas di atas dapat menjadi acuan bagi orang tua dalam menentukan strategi pendaftaran sekolah. Kehadiran SMK swasta mitra ini diharapkan mampu menyerap minat besar calon murid pada sektor kejuruan.
Dengan berbagai pilihan sekolah swasta berkualitas yang telah bekerja sama dengan pemerintah, akses pendidikan menengah di Jawa Barat kini semakin inklusif. Program ini menjadi solusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan kepastian pendidikan tanpa terbebani biaya tinggi.