Kompetisi kasta tertinggi sepak bola Italia, Serie A, telah menuntaskan rangkaian musim 2025/2026 dengan hasil yang cukup mengejutkan bagi beberapa tim besar. Berdasarkan klasemen akhir, sudah dipastikan ada tujuh klub yang berhak mewakili Italia di panggung kompetisi Eropa untuk musim 2026/2027.
Ketujuh tim tersebut akan tersebar di tiga kompetisi berbeda, mulai dari Liga Champions, Liga Europa, hingga UEFA Conference League. Menariknya, komposisi perwakilan musim depan menghadirkan kejutan besar dengan hadirnya tim debutan dan absennya raksasa tradisional di kompetisi utama.
Dominasi Inter Milan dan Kejutan Bersejarah dari Como
Inter Milan kembali menunjukkan taringnya sebagai kekuatan utama sepak bola Italia dengan status sebagai peraih scudetto sekaligus juara Coppa Italia. Pencapaian gemilang ini membuat tim asuhan Simone Inzaghi tersebut menjadi wakil pertama yang mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan.
Menyusul di posisi kedua adalah Napoli yang tampil konsisten sepanjang musim meski harus puas mengakhiri kompetisi sebagai runner-up. Napoli yang dikabarkan segera meminang Massimiliano Allegri setelah berpisah dari AC Milan, diprediksi akan menjadi pesaing kuat di kompetisi elite Eropa tersebut.
Peringkat ketiga klasemen ditempati oleh AS Roma yang akhirnya berhasil kembali ke pelukan Liga Champions setelah penantian cukup panjang. I Giallorossi terakhir kali merasakan atmosfer kasta tertinggi kompetisi Eropa tersebut pada musim 2018/2019 yang lalu.
Namun, sorotan utama tertuju pada Como yang berhasil mencetak sejarah emas dengan mengamankan tiket Liga Champions untuk pertama kalinya. Keberhasilan ini menjadi fenomena luar biasa mengingat perjalanan klub tersebut yang merangkak naik hingga mampu bersaing di level tertinggi Eropa.
Kesuksesan Como juga didukung oleh performa individu pemainnya, termasuk Emil Audero yang tampil luar biasa di bawah mistar gawang. Kiper yang memiliki kaitan dengan Timnas Indonesia ini mencatatkan 94 penyelamatan dari 21 laga bersama Cremonese dengan rating tertinggi di liga.
Penampilan impresif Audero ini tidak hanya membantu timnya, tetapi juga membuka peluang besar baginya untuk memperkuat Timnas Indonesia pada FIFA Series mendatang. Hal ini tentu menjadi kabar menggembirakan bagi penggemar sepak bola di tanah air yang terus memantau kiprah pemain keturunan di Eropa.
Nasib AC Milan dan Juventus di Liga Europa
Pemandangan berbeda terlihat pada dua raksasa Italia yang memiliki sejarah panjang di kompetisi Eropa, yakni AC Milan dan Juventus. Kedua tim ini dipastikan gagal melaju ke Liga Champions dan harus rela bermain di kasta kedua, yaitu Liga Europa.
AC Milan harus menelan pil pahit setelah kekalahan dari Cagliari pada pertandingan terakhir musim 2025/2026 yang membuat mereka tertahan di peringkat kelima. Kegagalan ini dikabarkan membuat pemain bintang seperti Luka Modric mulai mempertimbangkan masa pensiunnya setelah ajang Piala Dunia 2026.
Kondisi serupa dialami oleh Juventus yang sebenarnya sempat lama bertahan di posisi empat besar klasemen Serie A. Namun, performa buruk di dua laga pamungkas tanpa kemenangan membuat posisi Si Nyonya Tua melorot ke urutan keenam.
Kegagalan Milan dan Juventus menembus Liga Champions secara bersamaan ini disebut-sebut sebagai catatan terburuk kedua tim dalam kurun waktu 35 tahun terakhir. Fenomena ini memicu isu revolusi besar-besaran di internal kedua klub, termasuk pencarian pelatih baru untuk musim depan.
Sementara itu, satu slot terakhir untuk kompetisi Eropa musim depan jatuh ke tangan Atalanta yang akan berlaga di UEFA Conference League. Atalanta yang mengakhiri musim di posisi ketujuh tetap menjaga konsistensi mereka untuk terus tampil di kompetisi internasional secara rutin.
Berikut adalah rangkuman daftar klub Italia yang akan berlaga di kompetisi Eropa musim 2026/2027:
| No | Nama Klub | Posisi Finis | Kompetisi Eropa |
|---|---|---|---|
| 1 | Inter Milan | Juara (1) | Liga Champions |
| 2 | Napoli | Runner-up (2) | Liga Champions |
| 3 | AS Roma | Peringkat 3 | Liga Champions |
| 4 | Como | Peringkat 4 | Liga Champions |
| 5 | AC Milan | Peringkat 5 | Liga Europa |
| 6 | Juventus | Peringkat 6 | Liga Europa |
| 7 | Atalanta | Peringkat 7 | Conference League |
Tabel di atas menunjukkan pembagian jatah kompetisi berdasarkan posisi akhir masing-masing tim pada klasemen Serie A musim 2025/2026. Keberhasilan Como menempati posisi empat besar menjadi catatan yang paling banyak diperbincangkan oleh para pengamat sepak bola global.
Kabar Lain dari Panggung Sepak Bola Internasional
Di luar persaingan Serie A, perhatian publik juga tertuju pada persiapan berbagai negara menyambut Piala Dunia 2026 mendatang. Tim-tim besar seperti Inggris, Spanyol, Prancis, Jerman, Argentina, hingga Portugal telah resmi mengumumkan skuat yang akan mereka bawa.
Persaingan di bursa transfer juga semakin memanas dengan kabar Anthony Gordon yang resmi diperkenalkan sebagai penggawa baru Barcelona. Kepindahan ini memicu spekulasi mengenai masa depan pemain lain seperti Marcus Rashford dan strategi belanja pemain di klub-klub besar Inggris.
Dari tanah air, kabar mengenai kondisi pemain Timnas Indonesia juga terus diperbarui oleh pelatih John Herdman dan tim kepelatihan. Salah satunya mengenai kondisi cedera kapten Jay Idzes yang dipastikan tidak parah setelah menyelesaikan musim bersama Sassuolo dengan raport mengesankan.
PSSI juga terus menggenjot proses naturalisasi beberapa pemain seperti Luke Vickery dan Mitchell Baker untuk memperkuat kedalaman skuad Garuda. Kehadiran mereka diharapkan bisa memberikan dampak positif bagi Timnas Indonesia dalam menghadapi ajang Piala AFF dan kualifikasi internasional lainnya.
Selain itu, perkembangan talenta muda seperti Arkhan Kaka yang disebut semakin percaya diri menjelang Piala AFF U-19 juga menjadi angin segar. Seluruh persiapan ini menunjukkan ambisi besar sepak bola Indonesia untuk terus meningkatkan level persaingan di kancah Asia maupun dunia.