Bagi Anda yang belum sempat mendaftar pada pembukaan tahap pertama, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) membawa kabar gembira. Program Beasiswa Co-Funding 2026 kini resmi diluncurkan kembali dengan skema pendanaan bersama mitra global yang lebih spesifik.
Salah satu daya tarik utama dari jalur ini adalah ditiadakannya seleksi bakat skolastik bagi para pelamar. Program ini dirancang khusus untuk mendukung bidang strategis pembangunan nasional melalui akses pendidikan di kampus-kampus kelas dunia.
Pemerintah berharap inisiatif ini dapat menjadi jembatan bagi talenta terbaik Indonesia untuk meraih gelar akademik di luar negeri. Berikut adalah rangkuman lima program Beasiswa Co-Funding yang saat ini sedang membuka proses pendaftaran.
Program Beasiswa Kerja Sama Indonesia–Tiongkok
Program pertama berfokus pada penguatan sektor hilirisasi industri tanah air melalui studi Teknik Metalurgi di University of Science and Technology Beijing (USTB). Program jenjang Magister (S2) ini terbuka bagi berbagai kalangan dengan batasan usia yang telah ditentukan.
Persyaratan pendaftaran untuk program USTB meliputi beberapa kriteria berikut:
- Batas usia pelamar: Umum (35 tahun), CPNS/PNS (37 tahun), serta Dosen atau PNS jabatan fungsional tertentu (42 tahun).
- Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00 dari skala 4,00.
- Kemampuan bahasa Inggris minimal: IELTS 6,0, TOEFL iBT 61, atau Duolingo 80.
Persyaratan ini bertujuan untuk memastikan setiap kandidat memiliki kompetensi akademik dan bahasa yang mumpuni. Selain di USTB, tersedia pula jalur serupa di Northeastern University (NEU), Tiongkok, dengan tambahan ikatan profesional.
Khusus untuk program di NEU, peserta diwajibkan menjalani kontrak kerja di industri strategis setelah menyelesaikan masa studi. Jalur ini hanya tersedia bagi pelamar dari kategori masyarakat umum dengan batasan usia tertentu.
Detail persyaratan dan ketentuan pasca-studi untuk skema NEU adalah sebagai berikut:
- Batas usia maksimal bagi masyarakat umum adalah 35 tahun.
- Standar akademik minimal IPK 3,00 dan skor bahasa yang setara dengan persyaratan USTB.
- Alumni diwajibkan menjalani ikatan dinas selama 2 tahun di PT Zhejiang Huayou Cobalt Co. Ltd di Indonesia.
Kemitraan ini menunjukkan adanya sinergi yang kuat antara sektor pendidikan dan kebutuhan industri nasional. Dengan adanya jaminan kerja, alumni diharapkan dapat langsung berkontribusi pada sektor metalurgi Indonesia.
Peluang Studi di Perancis dan Jepang
Bagi Anda yang tertarik melanjutkan studi ke Eropa, kerja sama dengan Université Paris-Saclay menawarkan cakupan ilmu yang sangat beragam. Mulai dari matematika terapan hingga teknologi informasi tersedia bagi pelamar jenjang Master.
Informasi mengenai persyaratan pendaftaran Université Paris-Saclay adalah sebagai berikut:
- Usia maksimal pelamar dari unsur Umum, PNS, TNI, maupun Polri adalah 35 tahun.
- Minimal IPK yang dipersyaratkan adalah 3,00.
- Kemampuan bahasa Inggris lebih tinggi dengan skor minimal IELTS 6,5 atau TOEFL iBT 80.
Program ini mencakup berbagai disiplin ilmu unggulan seperti Fisika, Kimia, Ilmu Lingkungan, hingga Energi Terbarukan. Universitas ini dikenal memiliki riset yang kuat dalam bidang optimasi matematika dan teknologi komunikasi.
Sementara itu, bagi peminat jenjang Doktoral (S3), Hiroshima University di Jepang menawarkan skema riset mendalam. Program ini sangat diminati karena reputasi akademiknya yang kuat serta dukungan pendanaan penuh melalui Co-Funding.
Berikut adalah kriteria yang harus dipenuhi pelamar untuk program Doktoral di Hiroshima University:
- Batas usia maksimal lebih longgar, yakni hingga 47 tahun untuk kategori Umum, PNS, TNI, dan Polri.
- Standar akademik minimum IPK adalah 3,25.
- Skor bahasa Inggris minimal IELTS 6,5 atau TOEFL iBT 79.
Tersedia berbagai pilihan jurusan riset mulai dari Ilmu Sosial, Teknik Lanjutan, Ilmu Biomedis, hingga Praktik Inovasi Masyarakat Cerdas. Fokus riset yang luas ini memberikan fleksibilitas bagi para peneliti untuk mengeksplorasi topik-topik krusial.
Berikut adalah ringkasan singkat mengenai perbedaan kriteria utama dari masing-masing program beasiswa tersebut.
| Program Beasiswa | Jenjang | Batas Usia Umum | Syarat Bahasa (IELTS) |
|---|---|---|---|
| USTB (Tiongkok) | Master (S2) | 35 Tahun | 6,0 |
| NEU (Tiongkok) | Master (S2) | 35 Tahun | 6,0 |
| Paris-Saclay (Perancis) | Master (S2) | 35 Tahun | 6,5 |
| Hiroshima Univ (Jepang) | Doktor (S3) | 47 Tahun | 6,5 |
Tabel di atas mempermudah calon pelamar dalam membandingkan ambang batas usia dan kemampuan bahasa yang dibutuhkan. Pastikan Anda memeriksa kembali dokumen pendukung lainnya sebelum melakukan pengunggahan berkas.
Dengan hadirnya skema Co-Funding ini, kesempatan untuk meraih pendidikan tinggi di luar negeri semakin terbuka lebar. Segera persiapkan diri Anda dan penuhi seluruh persyaratan yang diminta oleh LPDP dan mitra universitas.