Arla Ailani kini semakin memantapkan langkahnya di industri perfilman tanah air melalui berbagai proyek layar lebar terbaru yang dijadwalkan tayang sepanjang tahun 2026. Putri dari pasangan aktor senior Bucek Depp dan Unique Priscilla ini terlihat kian produktif dengan terlibat dalam tiga film besar sekaligus.
Karier akting Arla sendiri bermula pada tahun 2022 saat dirinya membintangi serial web berjudul Virgin the Series yang cukup menarik perhatian publik. Tak butuh waktu lama baginya untuk menembus layar lebar, di mana ia melakukan debut lewat film horor populer Keramat 2: Caruban Larang pada tahun yang sama.
Seiring berjalannya waktu, popularitas Arla terus meroket seiring dengan intensitas kehadirannya di berbagai judul film nasional yang mulai diperhitungkan. Keponakan dari aktor Fathir Muchtar ini bahkan menjadikan tahun 2026 sebagai momen tersibuk dalam perjalanan karier seninya sejauh ini.
Setidaknya ada tiga judul film menarik yang akan menampilkan kepiawaian akting Arla Ailani dengan genre yang sangat bervariasi bagi para penonton. Mulai dari horor yang mencekam hingga drama romantis, berikut adalah daftar proyek film terbaru Arla yang patut dinantikan :
- Warung Pocong: Sebuah film horor yang menempatkan Arla sebagai karakter Arundari dalam pusaran misteri desa angker bernama Lali Jiwo.
- Shaka Oh Shaka: Mengangkat tema romansa modern, film ini memperlihatkan sisi emosional Arla dalam menjalin hubungan dengan seorang musisi papan atas.
- Gudang Merica: Proyek terbaru yang menggabungkan elemen ketegangan supranatural dengan latar belakang dunia medis yang penuh rahasia kelam.
Ketiga film tersebut menawarkan spektrum karakter yang berbeda, sehingga memberikan kesempatan bagi Arla untuk mengeksplorasi kemampuan aktingnya lebih dalam lagi. Penonton akan diajak melihat transformasi Arla dari seorang pemuda desa hingga menjadi mahasiswa kedokteran yang terjebak teror.
Sinopsis Warung Pocong dan Teror di Desa Lali Jiwo
Film Warung Pocong mengisahkan perjalanan tiga pemuda Jakarta, yaitu Kartono yang diperankan Fajar Nugra, Agus oleh Sadana Agung Sulistya, dan Makmur oleh Randhika Djamil. Ketiganya sedang berada dalam kondisi finansial yang sangat mendesak dan sulit hingga bertemu dengan seorang pria misterius.
Pria tua tersebut menawarkan pekerjaan sebagai penjaga sebuah warung dengan iming-iming gaji fantastis mencapai Rp50 juta setiap bulannya. Tanpa melakukan riset atau berpikir panjang, mereka langsung menyetujui tawaran tersebut demi memperbaiki kondisi ekonomi mereka yang terpuruk.
Namun, petualangan mereka berubah drastis saat mereka dibawa ke sebuah lokasi yang sangat terpencil dan jauh dari keramaian bernama Desa Lali Jiwo. Alih-alih mendapatkan kenyamanan kerja yang mereka bayangkan sebelumnya, suasana mistis justru langsung menyambut kedatangan mereka di desa tersebut.
Kejanggalan demi kejanggalan mulai muncul secara beruntun, mulai dari gangguan suara aneh hingga teror fisik yang sulit dijelaskan oleh logika manusia. Sosok pocong yang menyeramkan seringkali menampakkan diri dan menghantui malam-malam panjang mereka selama bertugas menjaga warung yang terasa asing itu.
Ketiganya akhirnya menyadari bahwa pekerjaan yang mereka jalani bukanlah sekadar menjaga warung kelontong biasa sebagaimana yang dijanjikan di awal. Mereka telah terjebak dalam sebuah ritual atau persekutuan berbahaya yang sewaktu-waktu dapat mengancam nyawa mereka di desa angker tersebut.
Dalam film horor yang penuh dengan ketegangan ini, Arla Ailani hadir sebagai salah satu pemeran pendukung penting dengan karakter bernama Arundari. Kehadiran karakternya akan memberikan warna tersendiri dalam mengungkap misteri besar yang tersembunyi di balik keberadaan Warung Pocong tersebut.
Kisah Cinta dan Realita Idola dalam Shaka Oh Shaka
Berbeda jauh dengan genre sebelumnya, film Shaka Oh Shaka membawa Arla Ailani ke dalam alur cerita drama romantis yang lebih ringan namun tetap bermakna. Ia berperan sebagai Ocel, seorang gadis biasa yang merupakan penggemar berat dari seorang musisi terkenal yang sedang naik daun.
Takdir membawa Ocel bertemu secara tidak sengaja dengan Shaka, sang idola yang diperankan oleh aktor muda berbakat Kiesha Alvaro. Pertemuan yang awalnya terasa seperti kebetulan biasa tersebut ternyata menjadi gerbang pembuka bagi hubungan yang jauh lebih mendalam di antara keduanya.
Hubungan mereka berkembang pesat dari sekadar interaksi antara artis dan penggemar menjadi sebuah ikatan asmara yang sangat intim dan serius. Bagi Ocel, bisa memadu kasih dengan sosok yang selama ini hanya bisa ia lihat melalui layar kaca terasa seperti sebuah mimpi indah yang menjadi kenyataan.
Namun, kebahagiaan tersebut perlahan mulai terkikis saat Ocel mulai menyadari bahwa Shaka hanyalah manusia biasa dengan segala kekurangannya. Ia melihat sisi lain Shaka yang tidak pernah ditunjukkan kepada publik, termasuk beban mental yang harus ditanggung sebagai seorang selebritas besar.
Tekanan dari para penggemar lain yang sangat obsesif serta sorotan tajam kamera media setiap saat mulai membuat Ocel merasa sangat tidak nyaman. Kehidupan pribadinya kini menjadi konsumsi publik, yang memicu konflik batin tentang kebebasan dan privasi yang selama ini ia miliki.
Ocel kini berada pada persimpangan jalan yang sulit antara tetap mempertahankan cintanya atau menyerah pada realita hidup yang sangat melelahkan. Dilema antara kekaguman buta dan cinta yang tulus menjadi inti konflik yang harus diselesaikan oleh karakter yang dimainkan Arla ini.
Misteri Medis yang Mencekam di Gudang Merica
Proyek ketiga yang tak kalah menarik adalah film berjudul Gudang Merica yang menggandeng musisi sekaligus aktor Ardhito Pramono sebagai lawan main Arla. Dalam film ini, Ardhito berperan sebagai Razi, seorang mahasiswa koas kedokteran yang sedang menempuh praktik di Rumah Sakit Harapan Ayah.
Razi tidak berjuang sendirian, ia didampingi oleh rekan-rekan koas lainnya yaitu Tanti (Zulfa Maharani), Adit (Fatih Unru), dan Rindu yang diperankan oleh Arla Ailani. Kehidupan mereka sebagai mahasiswa kedokteran yang sibuk awalnya berjalan dengan normal sesuai jadwal jaga rumah sakit pada umumnya.
Suasana yang semula tenang mendadak berubah menjadi sangat mencekam ketika seorang pasien misterius tanpa identitas meninggal dunia secara tiba-tiba. Keempat mahasiswa tersebut mengalami kepanikan luar biasa karena kejadian itu terjadi saat mereka sedang bertugas di sif malam yang sepi.
Karena merasa takut dan bingung, mereka memutuskan untuk menyembunyikan jenazah tersebut sementara waktu sambil menunggu kedatangan dokter autopsi di pagi hari. Namun, saat mereka kembali untuk mengecek, jenazah tersebut secara ajaib menghilang tanpa meninggalkan jejak sedikitpun dari ruangan tersebut.
Kejadian janggal itu memicu berbagai teror supranatural yang mulai menyerang mental keempat mahasiswa koas tersebut secara bertubi-tubi tanpa henti. Mereka mulai merasa diawasi oleh kekuatan tak kasat mata yang seolah tidak membiarkan mereka tenang atas hilangnya jenazah misterius tersebut.
Dengan bantuan dari seorang petugas keamanan bernama Sidik (Benidictus Siregar), mereka mulai melakukan investigasi mandiri berdasarkan petunjuk aneh berupa puntung rokok. Penyelusuran tersebut membawa mereka ke sebuah bangunan tua yang dikenal sebagai Gudang Merica di area rumah sakit.
Di tempat itulah, mereka menemukan fakta kelam mengenai sejarah rumah sakit dan hubungannya dengan jenazah yang hilang secara misterius tersebut. Teror yang mereka alami ternyata berkaitan erat dengan rahasia besar yang telah lama disembunyikan di dalam gudang tua berdebu itu.
Berikut adalah rincian karakter utama yang terlibat dalam misteri besar di film Gudang Merica :
| Nama Karakter | Pemeran | Peran dalam Cerita |
|---|---|---|
| Razi | Ardhito Pramono | Mahasiswa Koas Kedokteran Utama |
| Rindu | Arla Ailani | Mahasiswa Koas / Rekan Razi |
| Tanti | Zulfa Maharani | Mahasiswa Koas / Rekan Razi |
| Adit | Fatih Unru | Mahasiswa Koas / Rekan Razi |
| Sidik | Benidictus Siregar | Satpam Rumah Sakit |
Daftar pemeran di atas menunjukkan kombinasi aktor muda dan komedian yang akan memberikan dinamika menarik dalam alur cerita yang penuh ketegangan. Kolaborasi antar karakter ini menjadi kunci dalam memecahkan teka-teki yang ada di rumah sakit tersebut.
Keaktifan Arla Ailani dalam mengambil berbagai peran menantang ini semakin membuktikan dedikasinya untuk meneruskan jejak sukses keluarganya di dunia seni peran. Sebagai generasi penerus, kualitas aktingnya yang terus terasah di setiap film baru menjadikannya salah satu aktris muda yang patut diperhitungkan masa depannya.