Kabar mengejutkan datang dari dunia sepak bola internasional saat gelandang senior Christian Eriksen kembali mengalami kolaps di tengah lapangan. Pemain andalan tim nasional Denmark tersebut sempat dilaporkan tidak sadarkan diri dalam waktu singkat sebelum akhirnya mendapat penanganan medis.
Insiden ini terjadi saat Denmark melakoni laga uji coba melawan Ukraina pada Senin (8/6/2026) dini hari WIB. Memasuki menit ke-65, pemain yang kini membela Wolfsburg tersebut terlihat memegang dadanya sebelum akhirnya terjatuh tak berdaya.
Kronologi Pertandingan Denmark vs Ukraina
Laga pemanasan tersebut terpaksa dihentikan secara permanen tepat setelah insiden medis yang menimpa Eriksen terjadi. Skor terakhir saat pertandingan disetop menunjukkan keunggulan Denmark atas Ukraina dengan kedudukan 2-1.
Meskipun situasi sempat mencekam, kabar baik datang dari tim medis Denmark yang bergerak cepat memberikan pertolongan. Kondisi kesehatan sang pemain dikabarkan segera stabil berkat bantuan teknologi medis yang tertanam di tubuhnya.
Berikut adalah detail ringkasan kejadian dan kondisi terkini Christian Eriksen:
- Waktu Kejadian: Menit ke-65 dalam laga persahabatan Denmark melawan Ukraina.
- Tindakan Medis: Alat pacu jantung (ICD) bekerja otomatis saat mendeteksi gangguan pada jantung Eriksen.
- Kondisi Kesadaran: Sempat kehilangan kesadaran namun kembali siuman dalam waktu yang sangat singkat.
- Status Saat Ini: Sudah dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan mendalam guna mengetahui penyebab pasti kolaps tersebut.
Penjelasan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan gelandang berusia 34 tahun ini disampaikan langsung oleh dokter timnas Denmark, Morten Boesen. Ia memastikan bahwa alat pendukung jantung Eriksen berfungsi secara optimal saat keadaan darurat terjadi.
Peran Vital Alat Pacu Jantung ICD
Menurut Morten Boesen, Eriksen dalam kondisi yang cukup stabil dan bahkan mampu meninggalkan area lapangan dengan berjalan sendiri. Boesen menyebutkan bahwa tim medis langsung bisa menjalin komunikasi dengan sang pemain sesaat setelah ia sadar kembali.
Dokter Boesen juga mengonfirmasi bahwa alat Implantable Cardioverter Defibrillator (ICD) yang terpasang di dada Eriksen memberikan respons sesuai prosedur medis. Alat tersebut memang sengaja dipasang sebagai langkah pencegahan setelah insiden serupa beberapa tahun silam.
Riwayat kesehatan Christian Eriksen dalam beberapa tahun terakhir:
| Tahun Kejadian | Konteks Peristiwa | Dampak Medis |
|---|---|---|
| 2021 (Euro 2020) | Kolaps saat laga melawan Finlandia | Didiagnosis henti jantung dan pemasangan alat ICD |
| 2022 - 2026 | Melanjutkan karier profesional | Bermain untuk Brentford, Manchester United, hingga Wolfsburg |
| 2026 | Kembali kolaps saat uji coba lawan Ukraina | Alat pacu jantung merespons baik dan kondisi stabil |
Tabel di atas merangkum perjalanan medis Eriksen yang tetap gigih berkarier di level tertinggi meski memiliki riwayat penyakit jantung yang serius. Keberadaan ICD terbukti menjadi faktor krusial yang menyelamatkan nyawa sang pemain dalam dua insiden besar.
Setelah kejadian di Euro 2020 lalu, Eriksen memang harus menjalani prosedur penanaman alat pacu jantung untuk mengatur ritme detak jantungnya. Teknologi inilah yang membuatnya mendapatkan izin medis untuk terus merumput di liga-liga top Eropa.
Kini, publik sepak bola dunia menantikan hasil pemeriksaan lebih lanjut dari tim dokter di rumah sakit. Prioritas utama saat ini adalah memastikan keamanan jangka panjang bagi kesehatan Eriksen sebelum ia diizinkan kembali berlaga.