Bank Sentral China atau People's Bank of China (PBOC) kembali mencatatkan aksi beli emas secara masif pada Mei 2026. Langkah ini memperpanjang tren akumulasi emas oleh China selama 19 bulan berturut-turut tanpa henti.
Selain mempertebal cadangan emas, cadangan devisa China juga dilaporkan menyentuh level tertinggi dalam lebih dari sepuluh tahun terakhir. Fenomena ini menunjukkan strategi serius Beijing dalam mengamankan stabilitas ekonomi mereka.
Upaya Memperkuat Cadangan Aset Internasional
Kepala Analis Makro di Orient Golden Credit Rating International, Wang Qing, menilai bahwa China masih memiliki ruang yang luas untuk terus memborong emas. Menurutnya, langkah ini sangat strategis bagi ketahanan finansial negara tersebut.
Pernyataan tersebut merujuk pada data resmi yang dirilis oleh PBOC terkait posisi cadangan aset negara. Berdasarkan laporan terbaru, kepemilikan emas China kini telah mencapai angka yang cukup signifikan.
Rincian pertumbuhan cadangan emas yang dimiliki oleh Pemerintah China:
- Volume penambahan emas pada Mei 2026 mencapai 320.000 ons.
- Total kepemilikan emas resmi China saat ini berada di angka 74,96 juta ons.
- Penambahan pada Mei merupakan kenaikan bulanan tertinggi sejak Desember 2024.
- Target diversifikasi aset tetap dilakukan meski harga emas global sedang fluktuatif.
Data di atas mengonfirmasi bahwa China tidak terpengaruh oleh tren pelemahan harga logam mulia yang terjadi belakangan ini. Mereka tetap fokus memperkuat komposisi aset cadangan internasional di tengah ketidakpastian ekonomi dunia.
Perbandingan dengan Standar Global
Meskipun terus melakukan pembelian dalam jumlah besar, proporsi emas dalam cadangan internasional China sebenarnya masih relatif kecil. Hingga akhir tahun 2025, porsi emas baru menyentuh angka 8,8 persen dari total cadangan resmi.
Angka tersebut masih jauh tertinggal jika dibandingkan dengan standar kepemilikan emas oleh banyak negara lain di dunia. Sebagai perbandingan, rata-rata global kepemilikan emas berada di kisaran 27 persen menurut data Bank Sentral Eropa (ECB).
Perbandingan porsi cadangan emas China terhadap rata-rata dunia:
| Kategori Cadangan | Persentase Porsi Emas |
|---|---|
| Cadangan Internasional China (2025) | 8,8% |
| Rata-rata Cadangan Global (ECB) | 27,0% |
Tabel ini menunjukkan adanya kesenjangan yang cukup lebar antara cadangan emas China dengan rata-rata negara lain. Hal inilah yang mendasari prediksi para ahli bahwa China akan terus melanjutkan tren pembelian emas di masa depan.
Strategi akumulasi ini dianggap penting untuk mengurangi ketergantungan pada mata uang asing tertentu. Dengan memperbesar porsi emas, China berupaya menciptakan fondasi ekonomi yang lebih mandiri dan tahan terhadap guncangan global.