CFD Rasuna Said Resmi Digelar Rutin, Cek Rekayasa Lalin Terbaru 2026

CFD Rasuna Said Resmi Digelar Rutin, Cek Rekayasa Lalin Terbaru 2026
Foto: CFD Rasuna Said Resmi Digelar Rutin, Cek Rekayasa Lalin Terbaru 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Kawasan Jalan HR Rasuna Said di Jakarta Selatan kini memiliki agenda rutin baru bagi para pencinta olahraga dan aktivitas luar ruangan. Mulai hari Minggu, 7 Juni 2026, kegiatan hari bebas kendaraan bermotor atau Car Free Day (CFD) di jalur tersebut resmi dilaksanakan secara berkala.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjadwalkan CFD di koridor Kuningan ini berlangsung setiap akhir pekan mulai pukul 05.30 hingga 09.00 WIB. Untuk mendukung kelancaran acara sekaligus menjaga mobilitas masyarakat, Dinas Perhubungan telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas serta jalur alternatif bagi pengendara.

Jadwal dan Peresmian CFD Rasuna Said

Kegiatan CFD di kawasan ini mencakup area sepanjang 4,4 kilometer yang melintasi pusat bisnis Jakarta Selatan. Meskipun sudah mulai rutin digelar sejak 7 Juni, momen peresmian secara simbolis baru akan dilakukan pada 22 Juni 2026 mendatang.

Tanggal peresmian tersebut dipilih agar bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Jakarta yang ke-499. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan bahwa persiapan teknis untuk agenda mingguan ini sudah hampir rampung sepenuhnya.

Pramono menjelaskan bahwa proses finalisasi saat ini telah mencapai lebih dari 95 persen. Dengan demikian, CFD yang dilaksanakan mulai awal Juni ini sudah menjadi agenda resmi yang akan terus berlanjut setiap pekannya pada waktu yang telah ditentukan.

Durasi CFD sengaja dibatasi hingga pukul sembilan pagi dengan mempertimbangkan keberadaan sejumlah rumah ibadah di sekitar lokasi. Pemerintah ingin memastikan aktivitas keagamaan tetap berjalan lancar tanpa terganggu oleh penutupan jalan.

Gubernur optimistis bahwa koridor Rasuna Said akan menjadi lokasi favorit baru bagi masyarakat selain kawasan Sudirman-Thamrin. Kehadiran CFD di Kuningan diharapkan memberikan variasi pilihan bagi warga yang ingin berolahraga atau sekadar menikmati udara segar di tengah kota.

Cakupan Area dan Alternatif Transportasi

Bagi warga yang berencana melintas, jalur bebas kendaraan ini membentang dari Jalan Gembira sampai Jalan Raya Casablanca pada sisi utara-selatan. Sementara itu, untuk arah selatan ke utara, penutupan dilakukan mulai dari Jalan Prof Dr Satrio hingga kawasan Setiabudi Utara Raya.

Guna memudahkan akses menuju lokasi tanpa menggunakan kendaraan pribadi, masyarakat disarankan memanfaatkan layanan transportasi umum yang tersedia. Salah satu moda andalan yang bisa digunakan adalah LRT Jabodebek yang melintasi jantung kawasan Kuningan.

Warga bisa turun di Stasiun LRT Rasuna Said atau Stasiun LRT Setiabudi yang berada tepat di tengah area CFD. Akses transportasi berbasis rel ini mencakup relasi Dukuh Atas-Harjamukti serta Dukuh Atas-Jati Mulya yang beroperasi setiap hari.

Skema Pengalihan Arus Kendaraan

Dinas Perhubungan DKI Jakarta telah memetakan 10 jalur pengalihan arus lalu lintas utama bagi para pengendara yang biasa melintasi Jalan HR Rasuna Said. Skema ini bertujuan untuk meminimalisir kepadatan di jalan-jalan pendukung selama kegiatan berlangsung.

Berikut adalah daftar rute alternatif yang dapat digunakan masyarakat selama CFD Rasuna Said :

  • Manggarai menuju Tanah Abang/Karet: Melewati Jalan Sultan Agung, Jalan Galunggung, Jalan Karet Pasar Baru Timur III, Jalan Karet Pasar Baru Timur II, dan Jalan RM Margono Djojohadikoesoemo.
  • Tanah Abang/Karet menuju Manggarai: Melewati Jalan RM Margono Djojohadikoesoemo, Jalan Galunggung, serta Jalan Sultan Agung.
  • Menteng menuju Kuningan: Melalui Jalan Galunggung, Jalan Gembira, Jalan Kuningan Persada, Jalan Kuningan Mulya, Jalan Achmad Bakrie Barat, dan berlanjut ke Jalan Casablanca.
  • Gatot Subroto menuju Menteng: Melewati Jalan Prof Dr Satrio, Jalan Denpasar Raya, Jalan Setiabudi, Jalan Setiabudi Utara Raya, Jalan Setiabudi Tengah, dan Jalan Galunggung.
  • Tanah Abang/Karet menuju Kampung Melayu: Menggunakan akses Jalan KH Mas Mansyur, Jalan Prof Dr Satrio, dan Jalan Raya Casablanca.
  • Kampung Melayu menuju Tanah Abang/Karet: Melalui Jalan Raya Casablanca, Jalan Prof Dr Satrio, dan Jalan KH Mas Mansyur.
  • Karet Pedurenan menuju Menteng: Melewati Jalan Denpasar Raya, Jalan Setiabudi, Jalan Setiabudi Utara Raya, Jalan Setiabudi Tengah, hingga ke Jalan Galunggung.
  • Karet Pedurenan menuju Gatot Subroto: Melalui Jalan Karet Pedurenan, Jalan Prof Dr Satrio, lalu masuk ke Jalan HR Rasuna Said setelah area CFD.
  • Taman Setiabudi menuju Menteng: Menggunakan akses Jalan Setiabudi Tengah dan Jalan Galunggung.
  • Taman Setiabudi menuju Gatot Subroto: Melewati Jalan Setiabudi Tengah, Jalan Setiabudi Selatan, Jalan Denpasar, Jalan Prof Dr Satrio, dan masuk ke Jalan HR Rasuna Said.

Daftar rute alternatif di atas disusun untuk mencakup pergerakan kendaraan dari berbagai arah mata angin. Dengan adanya panduan ini, diharapkan para pekerja atau warga yang memiliki kepentingan mendesak tetap bisa bermobilitas dengan nyaman.

Akses Menuju Fasilitas Publik dan Rumah Ibadah

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga memberikan perhatian khusus pada akses menuju tempat ibadah seperti masjid dan gereja. Rekayasa lalu lintas spesifik telah disiapkan agar jemaat tetap bisa mencapai lokasi dengan kendaraan melalui jalur khusus.

Daftar jalur rekayasa bagi jemaat yang akan menuju gereja di sekitar lokasi :

  • Gereja Sisi Barat: Dari arah Galunggung bisa melalui Jalan Setiabudi Tengah, sedangkan dari arah Gatot Subroto melewati Jalan Gilimanuk dan Jalan Denpasar Raya.
  • Gereja Sisi Timur: Dari arah Galunggung melewati Jalan Kuningan Mulya, sementara dari selatan harus berputar di depan Kuningan City melalui Jalan Jembatan Merah.
  • GBI Sudirman: Akses dari arah utara diarahkan melalui Jalan Setiabudi Tengah dan Jalan Denpasar Raya menuju Jalan Casablanca.
  • Jakarta Praise Community Church: Kendaraan dari arah Galunggung perlu melakukan putar balik sebelum Halte Transjakarta Halimun sebelum menuju Jalan Kuningan Persada.
  • GPdI Tebet: Dari arah selatan melewati Jalan Gatot Subroto menuju Jalan Prof Dr Soepomo, sedangkan dari utara melalui Jalan Dr Saharjo.

Selain gereja, akses menuju masjid-masjid besar di kawasan Kuningan juga dipastikan tetap terbuka melalui penyesuaian arus. Berikut adalah detail rute untuk menuju beberapa masjid utama selama masa penutupan jalan.

Detail pengalihan lalu lintas menuju masjid di kawasan CFD :

  • Masjid Sisi Barat: Pengendara dari utara diarahkan ke Jalan Setiabudi Selatan, sementara dari selatan melalui Jalan Denpasar Raya setelah berputar di Kuningan City.
  • Masjid Sisi Timur: Jemaat dari arah utara melewati Jalan Kuningan Persada, sedangkan dari selatan melalui Jalan Jembatan Merah.
  • Masjid Taman Patra Kuningan: Akses disediakan dari arah utara melalui Jalan Setiabudi Tengah menuju Jalan Prof Dr Satrio.
  • Masjid Mega Kuningan: Dari arah selatan cukup melalui Jalan Gilimanuk, sementara dari utara melewati Jalan Kuningan Mulya dan Jalan Casablanca.

Bagi kantor diplomatik, Pemprov Jakarta juga menyediakan akses khusus bagi tamu atau staf kedutaan besar. Pengalihan arus untuk kedutaan negara sahabat seperti Rusia, Yunani, Timor Leste, India, dan Malaysia telah dipetakan dengan cermat.

Sebagai contoh, untuk akses menuju Kedutaan Besar Arab Saudi, petugas akan melakukan kanalisasi khusus di Jalan Karet Karya atau Taman Bakrie. Hal ini bertujuan agar operasional kedutaan tetap berjalan normal tanpa terhambat oleh kegiatan massa di jalur utama.

Begitu juga dengan akses menuju hotel maupun gedung pertemuan yang berada di sisi barat dan timur Jalan HR Rasuna Said. Pengunjung tetap dapat menjangkau lokasi-lokasi tersebut melalui jalur alternatif di Jalan Denpasar atau kawasan Epicentrum.

Layanan Transjakarta Tetap Beroperasi

Meskipun ada penutupan jalan untuk kendaraan pribadi, operasional transportasi publik Transjakarta dipastikan tidak berhenti. Dinas Perhubungan tetap mengizinkan bus Transjakarta melintas di koridornya agar layanan mobilitas warga tidak terputus.

Terdapat tujuh rute Transjakarta yang tetap melayani penumpang di kawasan Rasuna Said :

  1. L13: Rute Ekspres Puri Beta - Flyover Kuningan.
  2. 13E: Rute reguler Puri Beta - Flyover Kuningan.
  3. 4D: Rute Pulo Gadung - Kuningan.
  4. 6: Rute Ragunan - Galunggung.
  5. 6A: Rute Ragunan - Balai Kota melalui koridor Kuningan.
  6. 6H: Rute Senen - Lebak Bulus.
  7. 6M: Rute Stasiun Manggarai - Blok M.

Dengan tetap beroperasinya moda transportasi ini, warga yang ingin berpartisipasi dalam CFD memiliki banyak opsi moda angkutan. Pemerintah mengimbau agar masyarakat tetap menjaga kebersihan dan ketertiban selama mengikuti kegiatan car free day perdana yang rutin ini.

Artikel terkait

Rekomendasi