CEO Micron: Permintaan RAM untuk Industri AI Bakal Melonjak Tajam di 2026

CEO Micron: Permintaan RAM untuk Industri AI Bakal Melonjak Tajam di 2026
Foto: Ilustrasi CEO Micron: Permintaan RAM untuk Industri AI Bakal Melonjak Tajam di 2026.
Ukuran teks

Industri manufaktur RAM saat ini tengah menikmati masa kejayaan dengan perolehan laba yang sangat signifikan. Fenomena ini dirasakan oleh berbagai produsen besar, mulai dari perusahaan asal Korea Selatan hingga Micron yang berbasis di Amerika Serikat.

Meskipun keuntungan yang diraup sudah tergolong fantastis, kondisi ini diprediksi baru merupakan tahap awal. Kebutuhan pasar terhadap memori diperkirakan akan terus melonjak tajam dalam waktu dekat.

Permintaan RAM AI Diprediksi Terus Melonjak

CEO Micron, Sanjay Mehrotra, mengungkapkan bahwa lonjakan permintaan RAM akibat perkembangan kecerdasan buatan (AI) saat ini barulah permulaan. Perusahaan mencatat pendapatan yang sangat menjanjikan pada kuartal kedua tahun ini seiring naiknya tren teknologi tersebut.

Dalam wawancara bersama CNBC, Mehrotra menjelaskan bahwa masa depan AI menuntut memori yang tidak hanya berkapasitas besar, tetapi juga memiliki kecepatan tinggi. Hal ini diperlukan untuk mendukung ekosistem teknologi yang semakin kompleks.

Beberapa faktor utama yang mendorong kenaikan permintaan memori di masa depan antara lain adalah:

  • Meningkatnya kemampuan proses inferensi pada teknologi Agentic AI.
  • Kebutuhan pemrosesan token yang lebih cepat agar operasional AI berjalan optimal.
  • Spesifikasi perangkat keras yang harus terus berkembang mengikuti standar perangkat lunak terbaru.
  • Kapasitas produksi global yang saat ini masih cenderung terbatas.

Kondisi ini membuat Micron optimis bahwa momentum di sektor server, baik tradisional maupun berbasis AI, akan tetap terjaga. Namun, keterbatasan suplai unit saat ini menjadi tantangan tersendiri bagi produsen untuk memenuhi semua pesanan.

Dampak Terbatasnya Stok pada Sektor Konsumen

Kelangkaan stok di tengah tingginya permintaan global membawa dampak langsung pada margin keuntungan perusahaan yang meningkat drastis. Sayangnya, situasi ini memberikan tekanan bagi pasar perangkat kelas konsumen seperti komputer pribadi (PC) dan ponsel pintar.

Micron memproyeksikan adanya penurunan angka penjualan unit di segmen PC dan mobile karena harga komponen yang melonjak terlalu tinggi. Konsumen kemungkinan besar akan menahan pembelian akibat mahalnya harga RAM di pasaran saat ini.

Berikut adalah ringkasan mengenai kondisi pasar memori berdasarkan laporan terbaru dari pihak Micron:

Sektor Pasar Status Permintaan Proyeksi Penjualan
Server & AI Sangat Tinggi Meningkat Pesat
PC & Laptop Terbatas Cenderung Menurun
Perangkat Mobile Terbatas Cenderung Menurun

Data tersebut menunjukkan adanya pergeseran fokus industri yang lebih mengutamakan pemenuhan kebutuhan infrastruktur digital skala besar. Pengguna umum harus bersiap menghadapi harga perangkat keras yang mungkin tetap tinggi selama beberapa waktu ke depan.

Artikel terkait

Rekomendasi