Trik Membuat Bakwan Jagung Tetap Kriuk Walau Sudah Dingin
Sensasi renyah pada bakwan jagung kerap kali berkurang setelah dingin. Pelajari cara agar camilan favorit ini tetap garing untuk sajian keluarga yang memuaskan.
Oleh Mochamad Rizal Ahba Ohorella
Diterbitkan 20 Mei 2026, 15:57 WIB
Trik agar bakwan jagung tetap kriuk meski sudah dingin sering dicari. Seringkali, bakwan yang awalnya renyah berubah lembek setelah beberapa saat, sehingga mengurangi kenikmatan. Beberapa faktor seperti bahan dan metode penyimpanan mempengaruhi kerenyahannya. Berikut ini beberapa tips sederhana agar bakwan jagung tetap renyah meski sudah dingin.
Resep Bakwan Jagung
Membuat bakwan jagung yang renyah memerlukan bahan khusus serta langkah-langkah tertentu. Berikut panduan bahan-bahan dan cara membuat bakwan jagung yang bisa menggugah selera.
Bahan-Bahan:
- 3 buah jagung manis, disisir
- 7 sdm tepung terigu
- 2 sdm tepung beras
- 4 siung bawang putih, dihaluskan
- 8 butir bawang merah, diiris tipis
- 5 batang seledri, diiris halus
- 2 batang daun bawang, diiris halus
- Garam secukupnya
- Merica bubuk secukupnya
- Air secukupnya
- Minyak secukupnya untuk menggoreng
Cara Membuat:
- Campurkan jagung, tepung terigu, dan tepung beras dalam wadah.
- Tambahkan bawang putih, bawang merah, seledri, dan daun bawang. Masukkan garam dan merica secukupnya.
- Tuang air sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga merata.
- Panaskan minyak dengan api sedang, goreng satu sendok adonan hingga kuning keemasan.
- Setelah matang, angkat dan tiriskan.
5 Trik Ampuh Agar Bakwan Jagung Tetap Kriuk
Menjaga kerenyahan bakwan setelah dingin memerlukan cara khusus dalam pengolahan. Pemilihan bahan dan teknik menggoreng menjadi kunci utama.
- Kombinasi Tepung Tepat: Penggunaan tepung terigu dan beras dapat menghasilkan tekstur lebih renyah. Sedikit tambahan tepung maizena atau tapioka bisa membantu.
- Air Es untuk Adonan: Adonan dengan air es membuat bakwan lebih garing dan tidak cepat lembek.
- Teknik Menggoreng: Pastikan minyak panas sebelum memasukkan adonan dan gunakan api sedang agar matang merata.
- Tiriskan dengan Baik: Gunakan rak kawat atau tisu dapur untuk mengurangi minyak berlebih setelah menggoreng.
- Jangan Berlebihan Mengaduk: Aduk adonan secukupnya agar bakwan tetap ringan dan renyah.
Penyimpanan Bakwan Jagung Renyah
Penyimpanan yang benar menjaga kualitas bakwan jagung. Kesalahan dalam menyimpan bisa membuat bakwan menjadi lembek.
- Dinginkan Sebelum Disimpan: Setelah digoreng, biarkan bakwan dingin pada suhu ruang selama 15–20 menit.
- Wadah dengan Sirkulasi Udara: Simpan dalam wadah bersirkulasi baik dan hindari kantong plastik yang rapat.
- Pastikan Tidak Ada Embun: Pastikan permukaan bakwan kering sepenuhnya sebelum disimpan.
- Penutup Rapat Harus Dihindari: Jika menggunakan wadah plastik, penutup bisa diganti dengan kain bersih untuk sirkulasi udara.
- Panaskan Kembali dengan Oven atau Air Fryer: Hindari microwave karena dapat mengubah tekstur menjadi lembek.
Pertanyaan Umum
- Mengapa Bakwan Cepat Lembek? Adonan encer, minyak kurang panas saat menggoreng, atau penyimpanan yang salah sering jadi penyebab.
- Tepung yang Cocok untuk Kerenyahan: Campuran tepung terigu dan tepung beras disebut-sebut menjadi pilihan tepat.
- Pentingkah Air Es? Ya, untuk menjaga tekstur adonan saat digoreng sehingga bakwan lebih renyah.
- Cara Penyimpanan Bakwan: Simpan di tempat dengan sirkulasi udara yang baik dan hindari menutupnya rapat.
- Menghangatkan Kembali Bakwan: Gunakan oven atau air fryer agar kembali renyah.