CEO Xiaomi, Lei Jun, memberikan imbauan kepada para konsumen agar tidak terlalu lama menunda rencana pembelian ponsel baru. Ia memprediksi bahwa harga perangkat smartphone akan terus mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa tahun mendatang.
Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Lei Jun dalam acara peluncuran Xiaomi 17 Max pada Kamis (21/5/2026). Ia menyarankan para pengguna yang rutin melakukan upgrade perangkat setiap tahun untuk segera mengambil keputusan pembelian.
Faktor Kenaikan Harga Komponen
Penyebab utama dari prediksi kenaikan harga ini adalah melonjaknya biaya produksi komponen smartphone di seluruh industri. Secara spesifik, harga cip memori (RAM) serta media penyimpanan internal (storage) terus merangkak naik.
Lei Jun menjelaskan bahwa lonjakan harga pada sektor memori ini mulai memberikan dampak langsung terhadap total ongkos produksi perangkat elektronik. Kondisi ini membuat para produsen, termasuk Xiaomi, berada dalam posisi yang cukup menantang.
Upaya yang dilakukan Xiaomi untuk menekan harga bagi konsumen meliputi:
- Melakukan efisiensi pada seluruh rantai pasok perusahaan.
- Mengoptimalkan penggunaan teknologi internal secara mandiri.
- Menanggung sebagian dari kenaikan biaya produksi agar harga jual tidak langsung melonjak tajam.
Meskipun berbagai langkah efisiensi telah dilakukan, Xiaomi mengakui bahwa menjaga kestabilan harga bukanlah perkara mudah. Tantangan ini akan semakin berat apabila harga komponen dasar di pasar global terus mengalami tren peningkatan.
Prediksi Harga hingga Tahun 2028
Berdasarkan analisis pasar, Lei Jun memperkirakan harga cip memori masih akan terus meningkat setidaknya hingga tahun 2028. Xiaomi sendiri telah menyuarakan peringatan mengenai isu kenaikan harga memori ini secara terbuka sejak tahun 2025 lalu.
Jika kondisi pasar tidak kunjung membaik, produsen gadget diprediksi akan semakin sulit mempertahankan harga jual yang kompetitif. Hal ini tentu akan berdampak langsung pada daya beli masyarakat terhadap produk teknologi terbaru.
Berikut adalah rincian perkiraan dampak harga smartphone di masa mendatang:
| Kategori Dampak | Estimasi Kenaikan / Harga |
|---|---|
| Kenaikan Harga di China saat ini | 200 hingga 400 yuan (Rp520 ribu - Rp1 jutaan) |
| Harga Ponsel Flagship Premium | Hingga 10.000 yuan (Sekitar Rp25 jutaan) |
| Durasi Tren Kenaikan | Diperkirakan hingga tahun 2028 |
Data di atas menunjukkan bahwa tekanan biaya dari pemasok komponen hulu masih sangat tinggi bagi vendor smartphone. Kenaikan harga ritel sudah mulai terasa di pasar China sejak Maret 2026 untuk beberapa model ponsel tertentu.
Pandangan senada juga diungkapkan oleh Presiden Xiaomi Group, Lu Weibing, melalui sebuah siaran langsung belum lama ini. Menurutnya, ponsel flagship dari vendor asal China kemungkinan besar akan menyentuh angka Rp25 jutaan pada akhir tahun ini.
Weibing menilai bahwa belum ada tanda-tanda meredanya lonjakan harga komponen penting dalam waktu dekat. Situasi ini memaksa produsen untuk menyesuaikan harga jual agar tetap dapat menjaga keberlangsungan operasional perusahaan.