Kawasan Pantai Carita di Banten kini resmi memiliki destinasi akomodasi kelas atas melalui kehadiran Mövenpick Resort Carita. Kehadiran hotel mewah ini tidak hanya memperluas jaringan Accor Group, tetapi juga diproyeksikan menjadi penggerak utama bagi ekosistem pariwisata di wilayah tersebut.
Resor ini dipandang sebagai simbol kebangkitan pariwisata Anyer-Carita yang sempat terdampak tsunami pada tahun 2018 silam. Dengan fasilitas berskala internasional, tempat ini diharapkan memberikan efek domino positif bagi perekonomian lokal dan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.
Gubernur Banten, Andra Soni, menyampaikan bahwa Mövenpick Resort Carita memegang peran strategis dalam memperkuat daya tarik wisata di provinsi tersebut. Hal ini disampaikannya saat menghadiri acara peresmian atau Grand Opening pada Minggu, 17 Mei 2026.
Andra menilai pengembangan resor berkelas seperti ini mampu menghadirkan standar pelayanan hospitalitas yang profesional. Selain itu, investasi ini mendukung promosi destinasi wisata di sepanjang pesisir barat Provinsi Banten secara lebih luas.
Dampak Ekonomi dan Pengembangan SDM
Pemerintah Provinsi Banten merasa optimistis bahwa keberadaan resor ini akan menjadi katalisator bagi pengembangan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Kualitas tenaga kerja yang mumpuni diyakini akan memperkuat ekosistem pariwisata secara berkelanjutan di masa depan.
Gubernur Andra Soni menekankan pentingnya mempersiapkan generasi muda melalui sekolah kejuruan agar mampu memenuhi kebutuhan industri. Ia berencana menyelaraskan kurikulum di SMK-SMK lokal agar para lulusannya dapat diserap oleh para pelaku industri wisata.
Pekerjaan di hotel berbintang membutuhkan spesifikasi khusus, terutama dalam aspek keramahtamahan dan kemampuan teknis lainnya. Oleh karena itu, persiapan SDM selama beberapa tahun ke depan menjadi prioritas utama bagi pemerintah daerah.
Investasi di sektor pariwisata ini dianggap tidak sekadar menyediakan fasilitas menginap yang berkualitas bagi para tamu. Lebih dari itu, sektor ini berfungsi sebagai mesin penggerak ekonomi yang membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat.
Beberapa manfaat utama dari kehadiran akomodasi premium di kawasan ini adalah sebagai berikut:
- Meningkatkan standar pelayanan pariwisata di kawasan Anyer dan Carita ke level internasional.
- Membuka peluang lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal di sekitar area hotel.
- Mendorong pertumbuhan sektor usaha kecil dan menengah (UMKM) yang menopang kebutuhan hotel.
- Memperkuat citra Banten sebagai destinasi liburan yang aman, nyaman, dan berkelas.
Melalui berbagai poin di atas, terlihat bahwa sektor perhotelan menjadi tulang punggung baru dalam membangun kekuatan ekonomi daerah. Integrasi antara fasilitas fisik dan kesiapan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pariwisata Banten.
Transformasi Kawasan Strategis Pariwisata
Wilayah Anyer dan Carita secara resmi masuk ke dalam daftar Kawasan Pariwisata Strategis Provinsi (KSPP) di Banten. Potensi wisata baharinya yang besar telah dikenal luas sejak masa lalu dan memiliki nilai historis yang kuat.
Andra Soni mengenang kembali sejarah panjang jalur Anyer-Panarukan yang dibangun sejak zaman kolonial Belanda. Menurutnya, sejak era tersebut, masyarakat sudah melihat potensi besar yang dimiliki oleh garis pantai Anyer dan Carita.
Ia bahkan sempat berkelakar dengan mengutip lagu populer milik penyanyi Sheila Majid yang berjudul "Antara Anyer dan Jakarta". Kehadiran Mövenpick Resort Carita diharapkan bisa mengembalikan memori indah wisatawan terhadap kawasan pantai ini.
Berikut adalah rincian profil singkat mengenai fokus pengembangan kawasan wisata pesisir Banten:
| Aspek Pengembangan | Fokus Utama |
|---|---|
| Status Wilayah | Kawasan Pariwisata Strategis Provinsi (KSPP) |
| Jenis Wisata | Wisata Bahari dan Akomodasi Premium |
| Target SDM | Lulusan SMK dengan Standar Sertifikasi Internasional |
| Tujuan Ekonomi | Penciptaan Lapangan Kerja dan Penyerapan Tenaga Lokal |
Tabel tersebut menunjukkan bagaimana kolaborasi antara pemerintah dan pihak swasta dapat menciptakan struktur pariwisata yang lebih modern. Fokus utama tetap pada peningkatan kualitas layanan dan pemberdayaan masyarakat sekitar.
Komitmen Terhadap Tenaga Kerja Lokal
Aspek sumber daya manusia juga menjadi fokus utama bagi manajemen Mövenpick Resort Carita dalam menjalankan operasionalnya. Pihak hotel berkomitmen untuk memberikan pembekalan keahlian bagi tenaga kerja yang berasal dari lingkungan sekitar.
General Manager Mövenpick Resort Carita, Christophe Bernard Keramaris, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menjalin kerja sama dengan SMK di sekitar resor. Kerjasama ini bertujuan untuk menciptakan standar kerja yang sesuai dengan klasifikasi hotel bintang lima.
Para siswa dan pekerja diberikan pelatihan khusus agar mereka bisa mendapatkan sertifikat kompetensi yang diakui secara global. Sertifikat ini nantinya dapat digunakan oleh mereka untuk berkarier di jaringan hotel nasional maupun internasional.
Christophe menjelaskan bahwa pihaknya juga melakukan program latihan silang atau cross-training dengan hotel-hotel di bawah jaringan Accor lainnya. Langkah ini diambil demi memastikan standar pelayanan merek Mövenpick tetap terjaga dengan baik.
Saat ini, komposisi staf di Mövenpick Resort Carita sudah mencakup sekitar 50 persen tenaga kerja lokal. Hal ini membuktikan bahwa investasi pariwisata di Banten mulai berdampak langsung pada penyerapan tenaga kerja di daerah tersebut.