Arsenal berhasil mengamankan tiket menuju babak final Liga Champions setelah menumbangkan Atletico Madrid dengan skor tipis 1-0 di Emirates Stadium pada Rabu (6/5/2026). Gol tunggal yang menjadi penentu kemenangan dicetak oleh Bukayo Saka sesaat sebelum waktu turun minum, sekaligus memastikan keunggulan agregat 2-1 bagi tim berjuluk The Gunners tersebut.
Pencapaian luar biasa ini membawa klub asal London Utara itu kembali ke partai puncak kompetisi kasta tertinggi Eropa untuk kedua kalinya sepanjang sejarah mereka. Kesuksesan ini juga terasa sangat spesial karena menjadi final pertama bagi Arsenal dalam kurun waktu 20 tahun terakhir sejak penampilan terakhir mereka pada musim 2006 silam.
Pada laga final yang dijadwalkan berlangsung di Puskas Arena, Budapest, 30 Mei mendatang, Arsenal akan menantang pemenang dari laga semifinal lainnya antara Bayern Munchen atau Paris Saint-Germain (PSG). Manajer Mikel Arteta mengungkapkan rasa bangganya yang sangat mendalam atas prestasi yang diraih oleh seluruh anggota tim asuhannya tersebut.
Arteta secara khusus melontarkan pujian bagi para pemain yang dianggapnya telah menunjukkan performa luar biasa dalam pertandingan yang sangat krusial ini. Dirinya menyebut malam tersebut sebagai momen bersejarah yang tidak akan terlupakan serta merasa sangat bahagia atas kerja keras semua orang yang terlibat di dalam klub.
Sang pelatih juga mengapresiasi dukungan luar biasa dari para suporter yang senantiasa menemani perjuangan tim di setiap momen pertandingan. Menurutnya, atmosfer yang diciptakan oleh para penggemar di stadion terasa sangat unik dan spesial, sesuatu yang belum pernah ia rasakan sebelumnya selama berada di Emirates Stadium.
Mikel Arteta sangat menyadari betapa pentingnya arti kemenangan ini bagi seluruh pihak yang mencintai klub Arsenal. Ia menegaskan bahwa para pemain telah memberikan segalanya di lapangan dan berhasil mewujudkan mimpi untuk kembali ke final Liga Champions setelah penantian selama dua dekade.
Statistik dan Performa Arsenal di Liga Champions
Keberhasilan Arsenal melaju ke babak final didukung oleh catatan performa yang sangat impresif sepanjang turnamen berlangsung musim ini. Berikut adalah rangkuman data penampilan The Gunners di kompetisi Liga Champions 2025/2026:
| Kategori Statistik | Pencapaian |
|---|---|
| Status Kekalahan | Belum Terkalahkan |
| Jumlah Pertandingan | 14 Laga |
| Jumlah Kemenangan | 11 Menang |
| Jumlah Hasil Imbang | 3 Seri |
| Penantian Final | 20 Tahun |
Selain mencatatkan rekor tak terkalahkan di level Eropa, Arsenal juga sedang berada dalam jalur yang positif untuk meraih gelar juara di kompetisi domestik Premier League. Berkat hasil imbang yang diraih Manchester City saat melawan Everton, peluang Bukayo Saka dan kawan-kawan untuk mengangkat trofi liga semakin terbuka lebar.
Kini Arsenal hanya membutuhkan tiga kemenangan tambahan lagi untuk bisa menyudahi masa penantian gelar juara Liga Inggris yang sudah berlangsung selama 22 tahun. Arteta merasakan adanya perubahan energi dan keyakinan yang sangat besar di dalam skuadnya untuk menghadapi tantangan besar yang ada di depan mata.
Meskipun euforia kelolosan ke final masih terasa, Arteta tetap mengingatkan timnya untuk segera mengalihkan fokus kembali ke jadwal padat di liga domestik. Sebelum berangkat ke Budapest, mereka masih harus berhadapan dengan sejumlah tim tangguh seperti West Ham United, Burnley, dan Crystal Palace.
Arteta ingin merayakan keberhasilan ini sejenak bersama tim, namun tetap menekankan pentingnya persiapan matang mulai keesokan harinya guna menghadapi laga berat melawan West Ham. Dirinya berharap momentum positif ini bisa dimanfaatkan dengan cara yang tepat untuk meraih hasil maksimal di pertandingan-pertandingan selanjutnya.
Di sisi lain, kekalahan ini diterima dengan lapang dada oleh pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, yang menunjukkan sikap ksatria dan sportif. Simeone secara terbuka mengakui keunggulan lawan dan menyatakan bahwa Arsenal memang sangat layak untuk melangkah ke babak final musim ini.
Pelatih asal Argentina tersebut juga memuji konsistensi Mikel Arteta yang telah bekerja keras dalam waktu lama untuk membangun Arsenal menjadi kekuatan yang menakutkan. Ia merasa senang melihat pencapaian Arsenal karena menilai mereka sudah berusaha sangat keras untuk memenangkan Premier League dan Liga Champions.