Pertandingan leg kedua semifinal Liga Champions 2025/2026 antara Bayern Munchen melawan Paris Saint-Germain (PSG) berakhir dengan skor imbang 1-1 di Allianz Arena. Hasil ini memastikan langkah sang juara bertahan, PSG, untuk melaju ke partai puncak dan menghadapi wakil Inggris, Arsenal, di babak final mendatang.
Keberhasilan Les Parisiens dalam mengamankan tiket final tidak lepas dari gol kilat yang dicetak oleh Ousmane Dembele saat laga baru berjalan tiga menit. Gol tersebut berawal dari kerja sama apik di mana Khvicha Kvaratskhelia memberikan umpan matang yang langsung dikonversi menjadi gol oleh pemain asal Prancis tersebut.
Keunggulan cepat di awal pertandingan ini secara otomatis memperlebar jarak agregat dan memberikan tekanan besar bagi tuan rumah Bayern Munchen di hadapan pendukung sendiri. Skuad asuhan Vincent Kompany mencoba bangkit dan terus memberikan tekanan demi mengejar ketertinggalan skor untuk menjaga asa lolos ke final.
Meskipun tampil dominan dalam penguasaan bola, Die Roten baru bisa memecah kebuntuan dan menyamakan kedudukan pada masa injury time babak kedua. Harry Kane berhasil mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-90'+4 setelah memaksimalkan assist dari bek sayap Alphonso Davies.
Walaupun gol telat tersebut menghindarkan Bayern Munchen dari kekalahan memalukan di kandang sendiri, hasil imbang 1-1 tidak cukup untuk membawa mereka ke Budapest. PSG tetap dinyatakan lolos secara dramatis karena unggul agregat tipis 6-5 atas raksasa Bundesliga tersebut sepanjang dua pertemuan semifinal.
PSG Tantang Arsenal di Partai Puncak
Kelolosan ini menjadi pencapaian luar biasa bagi PSG karena mereka berhasil menembus laga final Liga Champions selama dua musim berturut-turut. Raksasa Prancis ini kini memiliki ambisi besar untuk mempertahankan takhta mereka dan meraih gelar juara secara back-to-back di Puskas Arena.
Jika pada final musim lalu tim asuhan Luis Enrique sukses mengangkat trofi setelah menundukkan Inter Milan, tantangan kali ini datang dari The Gunners. Arsenal sendiri melaju ke final setelah menyingkirkan Atletico Madrid dengan kemenangan agregat 2-1 melalui perjuangan yang sangat sengit.
Pertandingan penentuan gelar juara antara Arsenal dan Paris Saint-Germain rencananya akan diselenggarakan di Puskas Arena, Budapest, pada hari Sabtu waktu setempat. Laga prestisius yang mempertemukan dua tim terbaik Eropa musim ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu (31/5/2026) dini hari waktu Indonesia.
Statistik Pertandingan dan Agregat
| Detail Pertandingan | Leg 1 (Parc des Princes) | Leg 2 (Allianz Arena) | Skor Agregat |
|---|---|---|---|
| Bayern Munchen vs PSG | 4 - 5 | 1 - 1 | 5 - 6 |
| Atletico Madrid vs Arsenal | 1 - 1 | 0 - 1 | 1 - 2 |
Susunan Pemain Kedua Tim
Dalam laga krusial ini, Bayern Munchen menerapkan formasi 4-2-3-1 dengan mengandalkan Manuel Neuer di bawah mistar gawang serta dukungan pertahanan dari Dayot Upamecano dan Jonathan Tah. Lini serang dipercayakan kepada Michael Olise, Jamal Musiala, dan Luis Diaz yang bertugas menyokong pergerakan Harry Kane sebagai ujung tombak.
Di sisi lain, Luis Enrique menurunkan komposisi pemain PSG dalam balutan formasi menyerang 4-3-3 yang diperkuat oleh trio lini depan yang sangat dinamis. Ousmane Dembele bersama Khvicha Kvaratskhelia dan Desire Doue menjadi motor serangan utama, sementara lini tengah dikomandoi oleh Vitinha serta Fabian Ruiz.
Kegagalan Bayern Munchen ini menjadi catatan tersendiri bagi Harry Kane yang meski terus mencetak gol dan membuat rekor, kembali gagal meraih trofi bergengsi. Sementara itu, PSG membuktikan kematangan mental mereka dengan tetap tenang meski menghadapi atmosfer Allianz Arena yang sangat intimidatif sepanjang pertandingan berlangsung.
Persiapan kini beralih ke Budapest, di mana Luis Enrique akan mencoba meracik strategi terbaik untuk meredam agresivitas Arsenal yang dilatih Mikel Arteta. Penggemar sepak bola di seluruh dunia menantikan apakah PSG mampu mencatatkan sejarah baru sebagai tim yang mempertahankan gelar juara di era modern ini.