Pemain kunci Timnas Indonesia, Jay Idzes, mengungkapkan rasa bangganya setelah Sassuolo berhasil meraih kemenangan gemilang melawan tim raksasa AC Milan pada akhir pekan lalu. Klub berjuluk I Neroverdi tersebut sukses mengamankan tiga poin penuh setelah mengandaskan perlawanan Rossoneri dengan skor meyakinkan 2-0 pada pekan ke-35 Serie A musim 2025/2026.
Kemenangan bersejarah di Mapei Stadium ini dipastikan melalui sumbangan gol dari Domenico Berardi serta Armand Lauriente yang tampil sangat efektif sepanjang laga. AC Milan sendiri harus menyudahi pertandingan dengan kekuatan sepuluh pemain lantaran bek mereka, Fikayo Tomori, diganjar kartu merah oleh wasit pada paruh pertama pertandingan.
Posisi Klasemen dan Kebanggaan Jay Idzes
Berkat hasil positif melawan tim asuhan Paulo Fonseca tersebut, posisi Sassuolo di tabel klasemen sementara Serie A kini menjadi jauh lebih stabil di zona papan tengah. Tim asuhan Fabio Grosso tersebut saat ini bertengger di peringkat ke-10 dengan koleksi 49 poin, sekaligus memastikan diri akan tetap berkompetisi di kasta tertinggi Liga Italia musim depan.
Jay Idzes mengakui bahwa dirinya masih merasa sangat terkesan dengan pencapaian krusial yang diraih timnya atas klub sebesar AC Milan dalam laga tersebut. Baginya, kemenangan ini bukan sekadar tambahan poin biasa, melainkan sebuah simbol kebanggaan karena mampu menumbangkan salah satu kekuatan besar sepak bola Italia yang penuh ambisi.
Kontribusi Signifikan Selama 40 Menit
Dalam laga yang berlangsung sengit itu, Jay Idzes dipercaya turun sejak menit awal untuk mengawal jantung pertahanan Sassuolo bersama tandemnya, Tarik Muharemovic. Penampilan Idzes dinilai sangat solid karena berhasil meredam pergerakan berbahaya dari lini serang Milan yang diperkuat pemain bintang seperti Rafael Leao dan Christopher Nkunku.
Sayangnya, kapten Timnas Indonesia ini tidak dapat menyelesaikan pertandingan hingga akhir karena harus ditarik keluar pada menit ke-40 akibat mengalami masalah fisik. Pemain berusia 25 tahun itu terlihat berjalan perlahan meninggalkan area lapangan hijau sebelum akhirnya posisinya digantikan oleh rekan setimnya, Woyo Coulibaly.
Analisis Statistik dan Peforma Pertandingan
Berdasarkan data statistik yang dihimpun selama masa bermainnya, Idzes tercatat melakukan tiga kali aksi bertahan serta tiga kali sapuan yang sangat penting bagi lini belakang. Ia juga menunjukkan akurasi operan yang sempurna mencapai 100 persen dari total 14 sentuhan bola yang dilakukannya sebelum menderita cedera.
| Kategori Statistik | Catatan Statistik |
|---|---|
| Menit Bermain | 40 Menit |
| Akurasi Operan | 100% (14 Sentuhan) |
| Aksi Bertahan/Sapuan | 3 / 3 |
| Rating Fotmob | 6,4 |
| Total Menit Musim Ini | 3.009 Menit |
| Rating Rata-rata Musim | 6,70 |
Melalui platform media sosialnya, Jay Idzes menyatakan bahwa hasil tersebut merupakan pencapaian besar bagi seluruh elemen tim dan ia merasa sangat terhormat menjadi bagian darinya. Sassuolo sendiri memang tengah berada dalam tren positif dengan catatan dua kemenangan dan satu hasil imbang dalam tiga pertandingan terakhir mereka di liga.
Kondisi Cedera Tumit dan Harapan Pelatih
Momen cedera yang dialami Idzes saat bertanding melawan AC Milan sempat menimbulkan kekhawatiran karena sang pemain tampak kesakitan saat menerima perawatan medis di pinggir lapangan. Diagnosis awal menunjukkan bahwa pemain bernomor punggung 4 tersebut mengalami cedera pada bagian tumit akibat pendaratan yang tidak sempurna.
Pelatih kepala Fabio Grosso memberikan penjelasan dalam konferensi pers pascapertandingan mengenai kondisi pemain andalannya tersebut yang sempat meminta pergantian pemain secara mendadak. Grosso berharap cedera yang menimpa Idzes tidak bersifat serius sehingga sang bek bisa segera kembali memperkuat tim dalam waktu dekat.
"Dia mendarat dengan buruk saat melompat, mengalami cedera tumit, dan kemudian meminta untuk diganti. Saya harap itu bukan sesuatu yang serius," kata sang pelatih.
Meskipun ada keraguan, banyak pihak memprediksi bahwa masa pemulihan Idzes tidak akan memakan waktu lama sehingga ia berpeluang tampil pada laga selanjutnya. Sesuai jadwal, Sassuolo akan bertandang ke markas Torino pada hari Sabtu (9/5/2026) dini hari dalam lanjutan pekan ke-36 Serie A.
Peran Vital Jay Idzes sebagai Pemain Kunci
Sejak didatangkan dari klub Venezia pada bursa transfer musim panas tahun lalu, Jay Idzes memang langsung menjelma menjadi pilar tak tergantikan bagi skuat Sassuolo. Kecuali pada pekan pembuka, ia tercatat selalu dimainkan sebagai starter dalam 34 pertandingan liga yang telah dijalani oleh I Neroverdi hingga saat ini.
Sebagai tim yang menyandang status promosi, performa Sassuolo bersama Idzes terbilang impresif dengan mengoleksi 14 kemenangan serta tujuh hasil imbang dari total penampilan mereka. Keberadaan Idzes di lini pertahanan memberikan stabilitas yang dibutuhkan tim untuk tetap bersaing dan bertahan di kerasnya atmosfer kompetisi Serie A.
Statistik pertahanan tim juga menunjukkan kontribusi nyata Idzes, di mana Sassuolo berhasil mencatatkan delapan laga tanpa kebobolan atau clean sheet sepanjang musim ini. Dengan total durasi bermain mencapai 3.009 menit, Idzes membuktikan kualitasnya sebagai salah satu bek paling konsisten dengan rating rata-rata 6,70 di setiap pertandingan.