Arkeolog Temukan Ribuan Pesan Singkat Warga Mesir Kuno, Ungkap Sisi Lain Kehidupan Ribuan Tahun Lalu

Arkeolog Temukan Ribuan Pesan Singkat Warga Mesir Kuno, Ungkap Sisi Lain Kehidupan Ribuan Tahun Lalu
Foto: Arkeolog Temukan Ribuan Pesan Singkat Warga Mesir Kuno, Ungkap Sisi Lain Kehidupan Ribuan Tahun Lalu. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Arkeolog berhasil mengungkap cara masyarakat Mesir kuno dalam mencatat pesan sehari-hari melalui situs kuno di Athribis, Mesir. Temuan ini dilakukan lewat kolaborasi antara Universitas Tübingen dan Kementerian Pariwisata dan Purbakala Mesir di sebuah situs yang didirikan pada abad ke-4 SM.

Penggalian awalnya bertujuan mencari ruangan tersembunyi dari kuil yang didirikan untuk Ptolemaios XII, ayah Cleopatra. Namun, tim arkeolog malah menemukan jejak kehidupan sehari-hari masyarakat Mesir kuno yang terukir pada ribuan pecahan tembikar bertulis, atau dikenal sebagai ostraca.

Isi Pesan pada Pecahan Tembikar

Dari situs ini, arkeolog mengumpulkan sekitar 43.000 keping ostraca yang mencakup berbagai catatan. Ada daftar belanja, latihan sekolah, hingga kuitansi pajak dan dokumen ritual keagamaan. Situs ini disebut sebagai lokasi penemuan ostraca paling produktif.

Ostraca, media tulis dari pecahan tembikar atau batu kapur, digunakan sebelum kertas ditemukan. "Ostraca memberi kita gambaran menakjubkan tentang situasi sehari-hari masyarakat kuno," ujar Christian Leitz, Direktur Departemen Egyptology di University of Tübingen, yang dikutip dari ZME Science.

Catatan Sehari-hari Masyarakat Mesir Kuno

Penduduk kuno Athribis mencatat hampir semua aspek kehidupan pada pecahan tembikar ini. Hal ini mencakup catatan pajak, teks keagamaan, dan bahkan kegiatan sehari-hari lainnya. "Kami menemukan catatan pajak dan pengiriman barang, latihan anak sekolah, teks keagamaan, serta sertifikat pendeta," kata Leitz.

Catatan tersebut tersebar dalam rentang waktu yang panjang. Pecahan tertua berasal dari abad ke-3 SM, mencatat pajak dalam aksara Demotik, sementara beberapa artefak terbaru memuat prasasti Arab dari abad ke-9 hingga ke-11 Masehi. Temuan juga termasuk prasasti Yunani dan teks langka beraksara hieratik, hieroglif, serta Koptik.

Menariknya, beberapa pecahan tembikar menampilkan sketsa gambar jelas, seperti manusia, dewa lokal, kalajengking, dan burung layang-layang. Penemuan lebih dari 130 catatan horoskop menunjukkan ketertarikan masyarakat Athribis pada ilmu astrologi, menandakan observasi aktif terhadap benda langit.

"Campuran informasi ini sangat berharga karena menggambarkan langsung kehidupan masyarakat Athribis," tambah Leitz. Arkeolog berharap lebih banyak bukti tentang 'pesan singkat' masyarakat kuno akan ditemukan di masa depan.

Artikel terkait

Rekomendasi