Direktur PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), Adrian Wicaksono, melakukan aksi beli saham perusahaan untuk pertama kalinya pada awal Juni 2026. Langkah ini menarik perhatian pasar karena melibatkan dana investasi yang cukup besar.
Adrian Wicaksono yang juga menjabat sebagai Direktur PT Bumi Resources Tbk (BUMI) terpantau memborong total 810 ribu lembar saham BRMS. Transaksi perdana ini dilakukan secara bertahap selama dua hari perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Rincian Transaksi Pembelian Saham
Aksi akumulasi saham oleh sang direktur dimulai pada 2 Juni 2026 dengan pembelian tahap pertama. Pada hari tersebut, Adrian membeli sebanyak 350 ribu lembar saham BRMS dengan harga pelaksanaan Rp580 per lembar.
Pembelian berlanjut keesokan harinya, yakni pada 3 Juni 2026, melalui dua skema harga berbeda. Ia menyerap 160 ribu lembar saham di harga Rp500 per lembar dan 300 ribu lembar lainnya di harga Rp530 per lembar.
Berikut adalah ringkasan data transaksi saham yang dilakukan oleh Adrian Wicaksono:
| Tanggal Transaksi | Jumlah Saham (Lembar) | Harga Pelaksanaan |
|---|---|---|
| 2 Juni 2026 | 350.000 | Rp580 |
| 3 Juni 2026 | 160.000 | Rp500 |
| 3 Juni 2026 | 300.000 | Rp530 |
Melalui rangkaian transaksi tersebut, total dana yang dikucurkan mencapai sekitar Rp442 miliar. Pihak manajemen menyebutkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi investasi pribadi sang direktur.
Kondisi Harga Saham BRMS di Pasar
Menariknya, aksi borong saham ini terjadi di tengah tren pelemahan harga saham BRMS dalam beberapa waktu terakhir. Sejak transaksi dilakukan, nilai saham emiten pertambangan ini terpantau sudah terkoreksi sekitar 15%.
Hingga akhir sesi I perdagangan hari Kamis (4/6), harga saham BRMS bertengger di level Rp488 per lembar. Secara keseluruhan, pergerakan saham ini telah mengalami penurunan hingga 37,44% dalam kurun waktu satu bulan terakhir.
Profil dan Kepemilikan Saham Manajemen
Adrian Wicaksono sendiri merupakan wajah lama di grup perusahaan ini dengan posisi yang strategis. Ia telah mengemban tugas sebagai Direktur BRMS sejak Maret 2022 dan baru bergabung di jajaran direksi BUMI pada tahun 2023.
Ia bukan satu-satunya anggota direksi yang memiliki porsi saham di perusahaan tersebut. Beberapa rekan sejawatnya di dewan direksi juga tercatat mengantongi kepemilikan saham dalam jumlah yang signifikan.
Daftar kepemilikan saham oleh anggota dewan direksi BRMS lainnya:
- Herwin Wahyu Hidayat: Memiliki kepemilikan saham sebesar 2,32 juta lembar.
- Charles Daniel Gobel: Memegang kepemilikan saham sebanyak 1,35 juta lembar.
Kepemilikan saham oleh jajaran manajemen sering kali dianggap sebagai bentuk kepercayaan internal terhadap prospek perusahaan jangka panjang. Meski harga emas yang fluktuatif memengaruhi kinerja produksi, sentimen harga komoditas global tetap menjadi faktor penopang utama bagi BRMS.