Raksasa sepak bola Belanda, Ajax Amsterdam, dikabarkan tengah bersiap memburu penjaga gawang baru pada jendela transfer musim panas Juni hingga Agustus 2026 mendatang. Langkah ini diambil sebagai respons atas situasi krisis di sektor pertahanan terakhir mereka yang cukup mengkhawatirkan.
Kondisi mendesak ini bermula ketika kiper utama mereka, Vitezslav Jaros, harus menepi hingga akhir musim akibat cedera lutut yang serius. Kehilangan Jaros menjadi pukulan telak bagi skuat Ajax yang sedang berkompetisi di level tertinggi.
Sebelum krisis ini terjadi, Ajax sebenarnya sudah kehilangan sosok senior di bawah mistar gawang mereka. Remko Pasveer memutuskan untuk meninggalkan klub dan bergabung dengan Heracles Almelo pada bursa transfer Januari 2026.
Kepergian Pasveer membuat Ajax kini hanya bergantung pada satu sosok penjaga gawang senior yang berpengalaman, yakni Maarten Paes. Kiper andalan Timnas Indonesia tersebut baru saja didatangkan dari klub MLS, FC Dallas, pada awal tahun 2026.
Sejak berseragam Ajax, Maarten Paes telah dipercaya turun dalam 10 pertandingan resmi di berbagai kompetisi. Dari total penampilannya tersebut, ia berhasil mencatatkan empat kali nirbobol (clean sheet) meskipun harus kebobolan sebanyak 11 kali.
Mark Flekken Jadi Incaran Utama
Media asal Belanda, Football Transfers, melaporkan bahwa nama Mark Flekken kini muncul sebagai kandidat terkuat untuk mengisi posisi kiper baru di Ajax. Kehadirannya diproyeksikan untuk memberikan kompetisi yang sehat sekaligus menjadi pesaing berat bagi Maarten Paes.
Selain Flekken, manajemen Ajax sebenarnya memiliki beberapa opsi lain yang cukup mentereng di pasar transfer. Nama-nama besar seperti Marc-Andre Ter Stegen dan Inaki Pena dari Barcelona dikabarkan masuk dalam radar pantauan mereka.
Namun, profil Mark Flekken dinilai paling sesuai dengan kebutuhan teknis tim asuhan pelatih Ajax saat ini. Meskipun berkebangsaan Belanda, Flekken justru lebih banyak menghabiskan karier profesionalnya di luar kompetisi domestik Eredivisie.
Ia mengawali langkahnya di Roda JC sebelum akhirnya memutuskan merantau ke Jerman saat usianya masih sangat muda. Flekken tercatat pernah membela sejumlah klub seperti Alemannia Aachen, SpVgg Greuther Furth, hingga MSV Duisburg.
Nama Flekken mulai mencuri perhatian publik saat tampil gemilang bersama SC Freiburg di Bundesliga Jerman. Performa apiknya di sana membuahkan transfer besar senilai 13 juta euro ke klub Liga Inggris, Brentford.
Perjalanan karier dan nilai transfer Mark Flekken dalam beberapa musim terakhir:
- Freiburg ke Brentford: Nilai transfer mencapai 13 juta euro setelah tampil impresif di Jerman.
- Brentford ke Bayer Leverkusen: Direkrut dengan biaya 11 juta euro pada musim panas lalu.
- Statistik di Leverkusen: Menjadi pilihan utama dengan koleksi 33 penampilan dan hampir mencapai 3.000 menit bermain.
Data di atas menunjukkan bahwa Flekken adalah kiper yang sedang berada dalam bentuk permainan terbaiknya. Pengalamannya di liga top Eropa menjadi nilai tambah yang sangat diinginkan oleh manajemen Ajax Amsterdam.
Analisis Kecocokan Gaya Bermain
Laporan dari Football Transfers juga menyoroti bagaimana tingkat kecocokan Mark Flekken dengan filosofi permainan Ajax. Mereka menilai Flekken adalah tipe kiper yang mampu mengoordinasi lini pertahanan dengan sangat baik.
Kiper berusia 32 tahun ini dikenal memiliki kemampuan menahan tembakan (shot-stopping) yang mumpuni. Selain itu, ia juga sangat piawai dalam penguasaan bola, sebuah syarat mutlak bagi kiper yang bermain untuk Ajax.
Gaya permainan tersebut sudah ia terapkan secara konsisten sepanjang kariernya di Jerman maupun Inggris. Karakter ini diyakini tidak akan sulit untuk diadaptasi jika ia benar-benar berlabuh di Johan Cruyff ArenA.
Berikut adalah perbandingan nilai statistik kemampuan antar kiper yang dimiliki Ajax saat ini:
| Nama Penjaga Gawang | Nilai Skill (Rating) | Status di Tim |
|---|---|---|
| Mark Flekken | 67,0 | Target Transfer |
| Maarten Paes | 54,7 | Pemain Utama |
| Joeri Heerkens | 45,1 | Pemain Pelapis |
| Paul Reverson | Di Bawah 45 | Pemain Muda/Talenta |
Berdasarkan data statistik tersebut, kedatangan Flekken akan memberikan peningkatan kualitas yang sangat signifikan bagi Ajax. Dengan nilai 67,0, ia tidak hanya akan menjadi yang terbaik di klub, tetapi juga salah satu yang terbaik di liga.
Teka-teki Masa Depan Maarten Paes
Meskipun rumor kedatangan Flekken semakin kencang, proses transfer ini diprediksi tidak akan berjalan dengan mudah bagi pihak Ajax. Tantangan utama datang dari status kontrak Flekken di Bayer Leverkusen yang masih berlaku hingga tahun 2028.
Belum ada kepastian apakah klub asal Jerman tersebut bersedia melepas kiper utamanya ke kompetisi Belanda. Selain itu, keinginan pribadi Flekken untuk meninggalkan Bundesliga juga masih menjadi tanda tanya besar dalam kesepakatan ini.
Di tengah spekulasi tersebut, posisi Maarten Paes sebenarnya masih cukup aman secara administratif di dalam tim. Kiper berusia 27 tahun ini memiliki kontrak jangka panjang bersama Ajax Amsterdam hingga tahun 2029 mendatang.
Paes sendiri didatangkan dengan nilai transfer sekitar Rp26 miliar dari FC Dallas pada awal tahun ini. Sejak bergabung, ia telah membuktikan kualitasnya dengan selalu menjadi pilihan utama dalam 10 pertandingan terakhir Ajax di Eredivisie.
Meskipun gawangnya sudah kebobolan 11 kali, Paes tetap mendapatkan apresiasi lewat performa individunya. Ia mencatatkan rating rata-rata sebesar 7,09 per pertandingan, sebuah angka yang cukup solid untuk kiper baru di liga sekelas Belanda.
Kehadiran Mark Flekken nantinya tentu akan menjadi tantangan besar bagi karier Maarten Paes di Eropa. Jika transfer ini terwujud, Paes harus berjuang ekstra keras untuk mempertahankan posisinya agar tidak kembali menjadi kiper pilihan kedua.
Situasi ini tentu akan menarik untuk diikuti, mengingat Paes adalah sosok penting bagi kekuatan Timnas Indonesia saat ini. Pengalaman berkompetisi dengan kiper level dunia seperti Flekken diharapkan bisa semakin mengasah kemampuannya di masa depan.