Tim nasional Indonesia tengah menghadapi krisis di lini tengah jelang laga melawan Oman pada FIFA Matchday Juni 2026. Tim Garuda kemungkinan besar tidak dapat menampilkan Calvin Verdonk dalam pertandingan tersebut. Verdonk diperkirakan baru akan tiba di tanah air pada tanggal 4 Juni 2026, tepat sehari menjelang laga di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Meski demikian, pelatih John Herdman telah memasukkan Verdonk dalam daftar 23 pemain Timnas Indonesia, termasuk gelandang lainnya seperti Joey Pelupessy, Rayhan Hannan, dan Ivar Jenner. Namun, hanya sehari untuk persiapan membuat keikutsertaan Verdonk masih diragukan. Sementara itu, Hannan, yang merupakan bagian dari Persija Jakarta, merasa senang bisa bergabung kembali termasuk saat melawan Oman dan Mozambik.
Peluang Ivar Jenner
Posisi alami Verdonk sebenarnya adalah bek sayap atau wingback kiri. Namun, dalam Timnas Indonesia ia sering dimainkan sebagai gelandang. Kini dengan situasi ini, Ivar Jenner berpeluang besar menggantikan peran Verdonk di lini tengah. Jenner, yang tampil impresif dalam tim U-23 Indonesia, bisa menjadi andalan di tengah ketiadaan Verdonk.
Opsi Pemain Lain
Pelatih Herdman juga dapat mempertimbangkan untuk mendorong salah satu dari tiga bek yang ada ke lini tengah. Pemain yang mungkin didorong ke depan adalah Nathan Tjoe-A-On, Justin Hubner, dan Mathew Baker. Ketiganya memiliki pengalaman bermain di posisi gelandang saat Timnas Indonesia masih di bawah kendali Shin Tae-yong.
Hubner telah beberapa kali dicoba di posisi tersebut, sedangkan Baker dikenal sebagai pemain serba bisa. Baker, saat bermain untuk tim nasional U-17, bahkan pernah dimainkan dalam beberapa posisi seperti bek tengah, fullback kiri, dan gelandang bertahan.
Calvin Verdonk dan Kiprah di Eropa
Calvin Verdonk yang juga bermain di kompetisi Eropa pernah menyatakan antusiasmenya untuk tampil di Liga Champions. Bersama Lille, ia berpeluang besar untuk tampil, walau performanya belum konsisten. Dengan ketidakpastian tampil di laga lawan Oman, kiprah Verdonk di Indonesia dan Eropa terus menjadi sorotan.
```