Tren penggunaan earphone nirkabel dengan teknologi bone conduction kini semakin diminati oleh masyarakat luas. Perangkat audio ini memberikan pengalaman mendengarkan musik yang unik karena tidak menyumbat lubang telinga sepenuhnya.
Teknologi ini bekerja dengan cara mengirimkan getaran suara melalui tulang pipi pengguna. Hal ini memungkinkan pengguna, terutama para pelari dan pesepeda, tetap waspada terhadap suara di lingkungan sekitar demi keamanan.
Pilihan Earphone Bone Conduction Terjangkau
Saat ini, konsumen tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam untuk mencicipi teknologi audio canggih ini. Berbagai pilihan produk kini tersedia di pasar Indonesia dengan harga yang jauh lebih ekonomis.
Jika produk populer biasanya dijual dengan harga jutaan rupiah, kini banyak pilihan di bawah Rp 300.000. Berikut adalah rekomendasi produk bone conduction murah yang tersedia di berbagai marketplace tanah air.
Daftar rekomendasi earphone bone conduction dengan harga di bawah Rp 300.000:
- Olike EBC01: Perangkat dari produsen aksesori Olike ini memiliki bobot sangat ringan, hanya sekitar 25 gram saja.
- Philips TAA1708: Produk besutan Philips ini mengusung desain open-ear yang dirancang khusus bagi pengguna yang aktif berolahraga setiap hari.
Dua produk di atas menjadi pilihan menarik bagi Anda yang ingin beralih ke teknologi bone conduction tanpa menguras kantong. Masing-masing perangkat menawarkan keunggulan yang disesuaikan dengan kebutuhan mobilitas pengguna.
Spesifikasi dan Fitur Unggulan
Meskipun dibanderol dengan harga yang relatif murah, fitur-fitur yang ditawarkan tetap kompetitif dan fungsional. Produsen membekali perangkat mereka dengan ketahanan terhadap air serta kualitas audio yang mumpuni.
Ringkasan spesifikasi dan harga dari earphone bone conduction murah tersebut:
| Model Produk | Fitur Utama | Estimasi Harga |
|---|---|---|
| Olike EBC01 | Bluetooth 5.4, IPX56, Baterai 12 Jam | Rp 205.000 |
| Philips TAA1708 | AI Noise Reduction, IPX4, Fitur AELC | Di bawah Rp 300.000 |
Olike EBC01 menonjol dengan fitur 360 Surround Audio yang mampu memberikan sensasi suara lebih mendalam. Ketahanan baterainya yang mencapai 12 jam membuatnya sangat cocok untuk digunakan dalam durasi yang lama.
Di sisi lain, Philips TAA1708 mengandalkan teknologi Adaptive Equal Loudness Compensation (AELC). Fitur ini memastikan keseimbangan antara nada bass dan treble tetap terjaga meskipun volume diatur pada level rendah.
Selain itu, Philips juga menyematkan mikrofon berbasis AI yang efektif meredam gangguan suara bising saat melakukan panggilan telepon. Dengan sertifikasi IPX4, perangkat ini aman dari risiko terkena cipratan air maupun tetesan keringat.