7 Fakta Edward Kenway Assassin's Creed IV yang Mengejutkan, Banyak Dicari Gamer 2026

7 Fakta Edward Kenway Assassin's Creed IV yang Mengejutkan, Banyak Dicari Gamer 2026
Foto: 7 Fakta Edward Kenway Assassin's Creed IV yang Mengejutkan, Banyak Dicari Gamer 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Sejak pertama kali diperkenalkan ke publik pada tahun 2007, seri Assassin’s Creed telah tumbuh menjadi salah satu waralaba game paling berpengaruh selama lebih dari 19 tahun terakhir. Game besutan Ubisoft ini berhasil mencuri perhatian berkat mekanik parkour yang unik serta perpaduan alur cerita fiksi dengan latar belakang sejarah yang ikonik.

Sepanjang perjalanannya, seri ini telah melahirkan berbagai karakter utama yang melegenda, sebut saja Altair Ibn-La’Ahad, Ezio Auditore de Firenze, hingga sang bajak laut Edward Kenway. Nama terakhir merupakan protagonis utama yang sangat dicintai penggemar berkat petualangannya yang seru di Assassin’s Creed IV: Black Flag.

Meskipun jadwal peluncuran versi remake dari Black Flag dikabarkan mengalami penundaan tahun ini, tidak ada salahnya kita menyegarkan ingatan kembali mengenai sosok ini. Berikut adalah kompilasi fakta menarik seputar Edward Kenway yang perlu Anda ketahui sebelum kembali berlayar bersamanya nanti.

Latar Belakang dan Masa Muda Edward Kenway

Edward Kenway lahir di wilayah Swansea, Wales, Inggris, pada tanggal 10 Maret 1693 sebagai putra kedua dari pasangan Bernard dan Linette Kenway. Kehidupan awalnya diwarnai duka ketika kakak perempuannya meninggal dunia saat Edward masih bayi, yang kemudian diikuti kepindahan keluarganya ke sebuah peternakan di Bristol.

Namun, kehidupan tenang di desa ternyata tidak cocok dengan jiwa muda Edward yang bebas dan cenderung suka membuat onar. Tumbuh di tengah keluarga petani membuatnya merasa tidak puas, sehingga ia memiliki ambisi besar untuk meraih kekayaan dan nama baik di luar sana.

Keinginan inilah yang mendorongnya bergabung dengan Royal Navy di usia muda dan dikirim untuk bertugas di Kepulauan Karibia yang eksotis. Sayangnya, berakhirnya Perang Suksesi Spanyol membuat janji-janji akan kejayaan mulai pudar, sehingga ia tergoda untuk beralih profesi menjadi seorang bajak laut.

Langkah berani ini menjadi pintu masuk utama bagi Edward untuk mengenal konflik abadi antara Ordo Assassin dan Templar. Seiring berjalannya waktu, ia pun resmi menjadi bagian dari persaudaraan pembunuh tersebut dalam cerita utama Assassin’s Creed IV: Black Flag.

Kaitan Edward dengan Garis Keturunan Modern

Dunia Assassin’s Creed dikenal memiliki keterikatan yang kuat antara tokoh masa lalu dengan keturunan mereka di masa modern. Dalam hal ini, Edward Kenway memiliki hubungan darah langsung dengan tokoh sentral seperti William dan Desmond Miles.

Berikut adalah detail mengenai keturunan Edward di era modern:

  • William “Bill” Miles: Ayah dari Desmond ini merupakan keturunan langsung dari para legenda seperti Ezio Auditore, Edward Kenway, hingga Connor Kenway. Ia dikenal sebagai sosok yang sangat berdedikasi terhadap persaudaraan Assassin dan bertindak sebagai mentor bagi tim di seluruh dunia.
  • Desmond Miles: Sebagai protagonis utama di awal seri, Desmond mewarisi genetik dari banyak Assassin hebat termasuk Edward. Nasibnya berakhir tragis setelah dipaksa oleh perusahaan Templar, Abstergo Industries, untuk masuk ke mesin Animus hingga tubuhnya tidak mampu lagi menahan beban tersebut.

Melalui sistem Animus, memori genetik Edward berhasil diakses oleh Desmond untuk mengungkap berbagai rahasia besar yang tersimpan selama berabad-abad. Hal ini membuktikan betapa krusialnya peran Edward dalam sejarah panjang perseteruan dua kubu besar tersebut.

Hubungan Keluarga dengan Connor Kenway

Fakta menarik lainnya adalah Edward Kenway merupakan kakek kandung dari Ratonhnhaké:ton, yang lebih dikenal dengan nama Connor Kenway. Connor sendiri adalah Master Assassin dari Colonial Brotherhood yang berperan penting selama masa Perang Revolusi Amerika.

Connor lahir dari hubungan antara putra Edward, Haytham Kenway, dengan seorang wanita dari suku asli Amerika Kanien’kehá:ka bernama Kaniehtí:io. Meskipun lahir di luar ikatan pernikahan resmi, Connor tumbuh menjadi pejuang yang gigih demi melindungi tanah kelahirannya dari ancaman luar.

Ia memutuskan untuk bergabung dengan persaudaraan Assassin setelah berhasil meyakinkan Achilles Davenport, seorang mentor yang telah lama pensiun, untuk melatih dirinya. Nama Connor pun kini tercatat sebagai salah satu karakter paling populer dan berpengaruh di seluruh seri Assassin’s Creed.

Konflik dengan Putranya, Haytham Kenway

Pernikahan Edward dengan Tessa Kenway menghasilkan seorang putra yang lahir pada Desember 1725 dengan nama Haytham E. Kenway. Berbeda dengan ayahnya yang merupakan seorang Assassin, Haytham justru menempuh jalan hidup yang sangat kontras dengan menjadi anggota Templar.

Haytham bahkan berhasil menjabat sebagai Grand Master pertama dari Colonial Rite sejak tahun 1754 hingga akhir hayatnya di tangan putranya sendiri, Connor. Meski berada di kubu musuh, sebagian besar masa muda Haytham dihabiskan untuk mencari tahu siapa sebenarnya pembunuh ayahnya, Edward.

Selain itu, ia juga terus mencari keberadaan kakak perempuannya, Jennifer Scott, yang diculik pada malam mengerikan saat Edward tewas terbunuh. Garis keturunan Haytham inilah yang nantinya juga mengalir sampai ke sosok Desmond Miles di masa depan.

Menjadi Pemimpin Persaudaraan di Inggris

Setelah melalui berbagai konflik batin selama perjalanannya mencari harta karun di Karibia, Edward akhirnya menemukan tujuan hidup yang lebih besar. Ia memutuskan untuk melepaskan ambisi pribadinya dan mengabdikan diri sepenuhnya untuk memburu para Templar demi melindungi rahasia kuno.

Setelah satu dekade berkelana, Edward kembali ke tanah airnya di Inggris dan mendapatkan pengampunan resmi dari pemerintah setempat. Di London, ia memulai hidup baru sebagai seorang pria terpandang, memiliki rumah mewah, dan dikaruniai dua orang anak dari pernikahannya dengan Tessa.

Namun, identitasnya sebagai Assassin tidak pernah luntur, bahkan ia berhasil naik pangkat menjadi seorang Master Assassin di London. Bersama rekannya yang bernama Miko, Edward akhirnya dipercaya untuk memimpin dan menjadi suksesor bagi British Brotherhood.

Kehadiran Edward dalam Webtoon Forgotten Temple

Popularitas Edward Kenway ternyata tidak hanya terbatas pada media video game saja, tetapi juga merambah ke format komik digital. Ia menjadi sosok sentral dalam Webtoon resmi Ubisoft yang berjudul Assassin’s Creed: Forgotten Temple.

Cerita ini mengikuti perjalanan Noa Kim, seorang mahasiswa keturunan Amerika-Korea yang ternyata memiliki hubungan darah dengan Edward. Noa diculik oleh Abstergo Industries dan dipaksa masuk ke dalam Animus untuk menghidupkan kembali memori sang leluhur bajak laut tersebut.

Memori yang diakses melibatkan perjalanan epik Edward ke wilayah Asia Tenggara dalam rangka mencari artefak kuat bernama Pieces of Eden. Melalui pengalaman virtual ini, Noa perlahan mulai memahami ideologi serta nilai-nilai yang diperjuangkan oleh para leluhurnya di masa lalu.

Rahasia Tersembunyi di Assassin’s Creed Syndicate

Ubisoft sering kali menyelipkan kejutan atau Easter Egg dalam setiap serinya, dan Edward Kenway kembali disinggung dalam seri Assassin’s Creed Syndicate. Game yang berlatar di era Revolusi Industri London ini menampilkan mansion pribadi milik Edward yang masih berdiri kokoh.

Dalam sebuah misi berjudul "Playing it By Ear", pemain yang mengendalikan Evie Frye akan mengunjungi kediaman tersebut untuk mencari petunjuk. Menariknya, terdapat sebuah teka-teki musik pada alat piano yang ada di dalam rumah tersebut sebagai kunci rahasia.

Pemain harus memainkan rangkaian nada dengan kata kunci "Lowlands", yang merupakan judul lagu laut (shanty) ikonik dari Black Flag. Jika berhasil, sebuah ruang rahasia akan terbuka, memperlihatkan warisan dan harta karun yang sengaja ditinggalkan oleh Edward Kenway untuk generasi penerusnya.

Itulah tujuh fakta mendalam mengenai perjalanan hidup Edward Kenway, sang bajak laut yang akhirnya menemukan jalan sebagai pelindung umat manusia. Dari sekian banyak fakta di atas, manakah yang menurut Anda paling menggambarkan sosok ikonik yang satu ini?

Artikel terkait

Rekomendasi