3 Fakta Kereta Leo Express Rute Terpanjang di Eropa, Menempuh 1.300 Km Terbaru 2026

3 Fakta Kereta Leo Express Rute Terpanjang di Eropa, Menempuh 1.300 Km Terbaru 2026
Foto: 3 Fakta Kereta Leo Express Rute Terpanjang di Eropa, Menempuh 1.300 Km Terbaru 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Kabar gembira bagi para pelancong di Benua Biru, karena layanan kereta api antar-Eropa terbaru akan segera beroperasi dengan rute yang sangat panjang. Perjalanan dari Eropa Tengah menuju Eropa Timur kini bisa ditempuh hanya dengan satu kali perjalanan kereta saja.

Leo Express, operator transportasi swasta asal Praha, siap meluncurkan layanan ambisius ini mulai 25 Juni mendatang. Menariknya, harga tiket yang ditawarkan sangat terjangkau, yakni mulai dari €10 atau sekitar Rp207.000 untuk rute Polandia menuju Jerman.

Mengenal Layanan Kereta Api Antar-Eropa Leo Express

Layanan terbaru ini bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan koneksi strategis yang menghubungkan berbagai titik penting di benua tersebut. Berikut adalah beberapa fakta menarik mengenai operasional kereta Leo Express:

Rincian utama operasional kereta Leo Express:

  • Jarak Tempuh: Mencapai lebih dari 1.300 kilometer dalam satu rute perjalanan.
  • Status Rute: Menjadi salah satu layanan kereta langsung (direct) terpanjang yang ada di Eropa saat ini.
  • Frekuensi: Tersedia satu jadwal keberangkatan setiap hari untuk masing-masing arah perjalanan.
  • Cakupan Wilayah: Menghubungkan kota-kota besar di Jerman, Republik Ceko, hingga Polandia yang berbatasan dengan Ukraina.

Layanan ini dirancang untuk memudahkan mobilitas lintas negara tanpa perlu berkali-kali berpindah moda transportasi. Dengan jarak ribuan kilometer, kereta ini menjadi solusi efisien bagi wisatawan maupun komuter antarnegara.

Rute Perjalanan dari Przemyśl hingga Frankfurt

Jalur ini dimulai dari kota Przemyśl di Polandia, sebuah wilayah yang lokasinya sangat dekat dengan perbatasan Ukraina. Dari sana, kereta akan melintasi kota-kota bersejarah dan pusat ekonomi penting seperti Kraków, Ostrava, dan Praha.

Perjalanan berlanjut melewati Dresden, Leipzig, serta Erfurt, sebelum akhirnya mencapai tujuan akhir di Frankfurt am Main dan Bandara Frankfurt. Rute ini sengaja disusun untuk mengintegrasikan pusat-pusat kota utama di berbagai negara.

CEO Leo Express, Peter Köhler, menjelaskan bahwa rute baru ini memiliki misi untuk menghilangkan sekat atau "tirai besi" antara Eropa Barat dan Timur. Ia menegaskan bahwa layanan ini memberikan akses yang lebih baik bagi masyarakat menuju pusat penting Eropa sekaligus membuka koneksi ke Ukraina.

Hadirnya koneksi ini diharapkan mampu mempererat hubungan antarwilayah di Eropa melalui kemudahan transportasi darat. Selain hemat biaya, perjalanan kereta api juga dianggap lebih ramah lingkungan dibandingkan menggunakan pesawat untuk jarak yang sama.

Artikel terkait

Rekomendasi