Jumlah Situs Warisan Dunia UNESCO di seluruh bumi kini telah menyentuh angka lebih dari 1.200 lokasi yang tersebar di berbagai belahan dunia. Dari ribuan tempat tersebut, terdapat sejumlah negara yang sangat mendominasi karena memiliki koleksi situs bersejarah dan alam paling banyak.
Organisasi UNESCO sendiri menetapkan standar yang sangat ketat bagi setiap lokasi yang ingin masuk dalam daftar bergengsi tersebut. Sebuah situs wajib membuktikan bahwa mereka memiliki Nilai Universal Luar Biasa atau Outstanding Universal Value bagi peradaban umat manusia secara global.
Hingga saat ini, mayoritas daftar yang ada didominasi oleh situs-situs budaya yang merekam jejak sejarah manusia. Sementara itu, sisanya terdiri dari situs keajaiban alam serta kategori campuran yang menggabungkan nilai budaya dan lingkungan sekaligus.
Melansir data dari WorldAtlas, negara-negara ini memiliki keragaman warisan mulai dari bangunan megah, kota-kota kuno yang masih lestari, hingga kawasan alam ikonik. Keberadaan situs-situs tersebut bukan sekadar kebanggaan nasional, melainkan juga aset penting bagi pariwisata dunia.
Daftar Negara Pemilik Situs Warisan Dunia Terbanyak
Berikut adalah sepuluh negara dengan jumlah koleksi Situs Warisan Dunia UNESCO yang paling banyak:
| Peringkat | Nama Negara | Jumlah Situs |
|---|---|---|
| 1 | Italia | 61 Situs |
| 2 | China | 60 Situs |
| 3 | Jerman | 55 Situs |
| 4 | Prancis | 54 Situs |
| 5 | Spanyol | 50 Situs |
| 6 | India | 44 Situs |
| 7 | Meksiko | 36 Situs |
| 8 | Inggris Raya | 35 Situs |
| 9 | Rusia | 33 Situs |
| 10 | Iran | 28 Situs |
Tabel di atas menunjukkan persaingan ketat antara Italia dan China yang hanya berselisih satu lokasi saja. Sebagian besar negara dalam daftar ini berada di benua Eropa dan Asia, yang secara historis menjadi pusat peradaban besar dunia.
Detail Keunggulan Setiap Negara
Italia saat ini masih memegang posisi teratas sebagai negara dengan koleksi warisan dunia paling melimpah di planet ini. Sebanyak 54 dari total 61 situs miliknya dikategorikan sebagai warisan budaya, termasuk di antaranya adalah reruntuhan Pompeii yang melegenda.
Pada tahun 2025, Italia menambah koleksinya melalui Domus de Janas di Sardinia yang merupakan kompleks pemakaman kuno. Lokasi yang berasal dari tahun 4000 SM ini dikenal masyarakat lokal dengan sebutan rumah para peri karena keunikan strukturnya.
China menyusul di urutan kedua dengan total 60 situs, hanya terpaut satu angka dari Italia di posisi puncak. Selain Tembok Besar yang sudah sangat mendunia, China juga dikenal karena keunikan suaka panda raksasa yang berada di wilayah Sichuan.
Pada tahun 2025, China berhasil memasukkan kompleks makam kekaisaran Xixia ke dalam daftar resmi UNESCO. Kehadiran situs baru ini semakin memperkuat posisi China sebagai salah satu pusat sejarah dan konservasi alam terbesar di Asia.
Jerman menempati posisi ketiga dengan 55 situs yang menonjolkan kekuatan arsitektur serta sejarah alam yang luar biasa. Salah satu ikon terbarunya adalah istana-istana milik Raja Ludwig II dari Bavaria yang resmi terdaftar pada tahun 2025.
Salah satu istana tersebut, Kastel Neuschwanstein, dikenal luas karena menjadi inspirasi bagi logo ikonik milik Walt Disney. Jerman juga memiliki Laut Wadden yang merupakan sistem ekosistem dataran lumpur pasang surut paling luas di muka bumi.
Prancis memiliki 54 situs warisan dunia dengan keunggulan utama pada bangunan katedral kuno yang sangat megah. Kabar menggembirakan datang dari Katedral Notre-Dame di Paris yang sudah mulai menerima kunjungan publik sejak akhir tahun 2024.
Pembukaan kembali ini dilakukan setelah bangunan bersejarah tersebut menjalani proses restorasi besar-besaran akibat musibah kebakaran. Selain itu, Prancis juga mendaftarkan situs megalitikum Carnac di Brittany yang menyimpan ribuan batu berdiri kuno dari masa lampau.
Spanyol berada di urutan kelima dengan 50 situs, termasuk rute ziarah terkenal Santiago de Compostela yang sakral. Negeri Matador ini juga memiliki kekayaan di Pulau Ibiza yang diakui UNESCO berkat perpaduan unik antara sejarah dan keragaman hayati.
India mencatatkan namanya dengan 44 situs setelah gundukan makam Kerajaan Ahom atau Moidams resmi diakui pada 2024. Taj Mahal tentu tetap menjadi daya tarik paling utama yang digambarkan sebagai permata seni Muslim yang sangat bernilai di India.
Meksiko menjadi satu-satunya perwakilan dari kawasan Amerika Latin yang berhasil menembus posisi sepuluh besar dunia. Negara ini memiliki 36 situs, mulai dari kota kuno Teotihuacan hingga fenomena alam luar biasa seperti Cagar Biosfer Kupu-kupu Monarch.
Inggris Raya memiliki 35 situs populer yang mencakup lokasi-lokasi ikonik seperti Stonehenge dan keindahan arsitektur Kota Bath. Namun, Inggris sempat memiliki catatan merah ketika kawasan tepi laut Liverpool dihapus dari daftar UNESCO pada tahun 2021 lalu.
Pencoretan tersebut terjadi karena pembangunan modern di kawasan pelabuhan tersebut dianggap telah merusak nilai sejarah aslinya. Rusia mengikuti dengan 33 situs, di mana Danau Baikal menjadi aset alam yang paling berharga sebagai danau terdalam di dunia.
Iran menutup daftar sepuluh besar ini dengan koleksi 28 situs yang sebagian besar merupakan peninggalan Kekaisaran Persia. Persepolis menjadi pusat sejarah paling terkenal di Iran, selain keajaiban alam Gurun Lut yang dikenal sebagai salah satu tempat terpanas di bumi.