Wamendagri Ribka Haluk Apresiasi Konferensi Strategis Papua Terbaru 2026

Wamendagri Ribka Haluk Apresiasi Konferensi Strategis Papua Terbaru 2026
Foto: Wamendagri Ribka Haluk Apresiasi Konferensi Strategis Papua Terbaru 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk secara resmi memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Konferensi Strategis Papua. Ia menilai forum ini memiliki peran krusial sebagai ruang diskusi untuk memperkokoh arah pembangunan di Bumi Cendrawasih.

Ribka menegaskan pentingnya pembangunan yang tetap berpijak pada kearifan lokal. Fokus utama dari visi ini adalah keberpihakan yang nyata kepada hak-hak masyarakat adat Papua.

Dalam kesempatan tersebut, Ribka juga menyampaikan salam serta penghargaan dari Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian. Apresiasi ditujukan kepada seluruh pihak yang berhasil menyatukan berbagai pemangku kepentingan dalam satu forum strategis.

Berikut adalah poin utama yang disampaikan Ribka Haluk mengenai tujuan konferensi tersebut:

  • Menjadi ruang refleksi kolektif bagi seluruh elemen masyarakat Papua.
  • Wadah diskusi yang jujur, terbuka, dan mendalam mengenai masa depan pembangunan.
  • Mewujudkan pembangunan Papua yang bermartabat dan berkeadilan.
  • Memastikan kebijakan pembangunan benar-benar memprioritaskan kepentingan orang asli Papua (OAP).

Melalui forum ini, diharapkan muncul gagasan-gagasan segar yang mampu menjawab tantangan nyata di lapangan. Pernyataan tersebut disampaikan Ribka saat menghadiri Konferensi Analisis Papua Strategis Ketiga di Papua Youth Creative Hub, Jayapura.

Menuju Indonesia Emas 2045 Tanpa Kehilangan Jati Diri

Ribka menjelaskan bahwa kemajuan Papua merupakan pilar penting dalam agenda pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045. Namun, ia memberikan catatan tegas mengenai proses modernisasi yang sedang berlangsung.

Menurutnya, kemajuan zaman tidak boleh sampai melunturkan identitas dan nilai-nilai luhur masyarakat Papua. Ia mengingatkan agar masyarakat tetap memegang teguh jati diri mereka di tengah arus perubahan dunia.

Ada beberapa aspek penting yang harus dijaga dalam proses pembangunan jangka panjang:

  • Keseimbangan antara kemajuan ekonomi dengan pelestarian budaya lokal.
  • Pembangunan infrastruktur yang tidak memutus hubungan sosial kemasyarakatan.
  • Pelibatan aktif masyarakat adat dalam setiap pengambilan keputusan pembangunan.
  • Penyesuaian program pemerintah dengan kearifan lokal di setiap wilayah.

Prinsip-prinsip ini dianggap vital agar Papua tidak kehilangan fondasi budayanya saat Indonesia menjadi negara maju. Ribka memandang inisiasi konferensi ini sangat strategis untuk mengawal transisi tersebut secara bijak.

Acara berskala nasional ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari berbagai instansi pemerintah pusat dan daerah. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan dukungan luas terhadap percepatan pembangunan di Papua.

Daftar tokoh penting yang hadir dalam Konferensi Strategis Papua tersebut:

Nama Tokoh Jabatan/Instansi
Mugiyanto Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamenham)
Dedi Mulyadi Gubernur Jawa Barat
Supian Suri Wali Kota Depok
Mohammad Wahyu Ferdian Bupati Cianjur
Saepul Bahri Binzein Bupati Purwakarta
Lukas Christian Sohilait Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Papua

Kehadiran para pemimpin daerah dari luar Papua tersebut menunjukkan semangat kolaborasi antarwilayah dalam mendukung pembangunan nasional. Hal ini diharapkan dapat memperkaya perspektif dalam merumuskan strategi pembangunan Papua ke depan.

Artikel terkait

Rekomendasi