Program Studi Penyiaran Multimedia dari Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (UI) siap menggelar ajang VOCAST CINEMA 2026. Acara ini akan berlangsung di Auditorium Vokasi UI, Kampus Depok, pada Selasa (2/6) mendatang mulai pukul 13.00 WIB.
Mengusung tema "Dari Lensa KITA, Menggerakkan Makna", kegiatan ini akan memutar 10 film pendek karya mahasiswa berbakat. Penyelenggara menargetkan kehadiran sekitar 300 penonton yang mencakup kalangan akademisi serta masyarakat umum.
Eksplorasi Kreativitas Mahasiswa dalam Layar Lebar
Kesepuluh film pendek yang ditampilkan mencakup berbagai genre dan perspektif unik khas mahasiswa Penyiaran Multimedia. Cerita yang diangkat sangat beragam, mulai dari isu tekanan sosial, pencarian identitas kaum muda, hingga dinamika hubungan keluarga.
Setiap karya mencerminkan luasnya ruang ekspresi kreatif melalui pendekatan sinematografi yang berbeda-beda. Selain sebagai ajang unjuk gigi, film-film ini diharapkan mampu membangun dialog emosional antara sineas dengan penontonnya.
Ajang ini semakin relevan mengingat prestasi internasional yang sebelumnya berhasil diraih oleh mahasiswa Vokasi UI. Pada tahun 2025, film pendek berjudul "TEKATE" karya DOS Media sukses meraih penghargaan di Oregon Scream Film Festival 2026.
Film bergenre horor tersebut awalnya merupakan tugas mata kuliah, namun berhasil menjadi pemenang kategori Best Found Footage Horror Film. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa karya mahasiswa memiliki kualitas yang diakui di kancah global.
Rangkaian kegiatan utama dalam acara VOCAST CINEMA 2026 meliputi:
- Pemutaran 10 karya film pendek terbaik hasil produksi mahasiswa Penyiaran Multimedia.
- Sesi diskusi interaktif atau talks bersama aktor dan praktisi film senior, Dimas Aditya.
- Kompetisi internal untuk menentukan film pendek terbaik pilihan dewan juri.
- Forum terbuka mengenai proses kreatif dan tantangan industri konten di era modern.
Seluruh agenda tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa sekaligus wawasan baru bagi para penikmat film. Sesi bersama alumni UI, Dimas Aditya, menjadi momen penting untuk membahas perjalanan karier di dunia penyiaran.
Penilaian Profesional dan Penentuan Pemenang
VOCAST CINEMA 2026 bukan sekadar acara pemutaran, melainkan juga menjadi ajang kompetisi internal yang sangat kompetitif. Penilaian karya dilakukan secara menyeluruh oleh juri-juri yang sudah sangat berpengalaman di industri kreatif dan akademisi.
Berikut adalah daftar dewan juri yang akan memberikan penilaian dalam kompetisi ini:
| Nama Juri | Latar Belakang / Jabatan |
|---|---|
| Eric Tiwa | Head of Creative Amadeus Sinemagna |
| Peny Hutabarat | Ketua Program Studi Penyiaran Multimedia Vokasi UI |
| M. Dicka Ma'arief | Dosen Penyiaran Multimedia Vokasi UI |
| Yugo Isal | Pegiat Seni & Anggota Senat Akademik UI |
| Dimas Aditya | Aktor dan Praktisi Industri Perfilman |
Kriteria penilaian mencakup kekuatan narasi cerita, kualitas sinematografi, teknik penyutradaraan, hingga dampak pesan yang disampaikan. Pengumuman pemenang film terbaik akan dilaksanakan secara langsung pada akhir acara penayangan.
Pihak Vokasi UI menyatakan bahwa program ini bertujuan mendorong mahasiswa tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu memproduksi karya nyata. Hal ini merupakan bagian dari pengembangan kompetensi agar lulusan siap terjun ke industri profesional.
VOCAST CINEMA 2026 membuktikan bahwa tugas-tugas di ruang kelas dapat berkembang menjadi karya seni yang layak diapresiasi publik. Kehadiran panggung nyata ini memposisikan karya mahasiswa sebagai bagian penting dari perkembangan budaya sinematografi di Indonesia.