Kasus dugaan pelanggaran privasi yang melibatkan Hera, mantan asisten rumah tangga (ART) Erin Taulany, kini memasuki babak baru. Hera diduga sengaja menyebarkan foto dan video anak-anak majikannya melalui fitur Facebook Professional atau FB Pro.
Pihak pengacara Erin Taulany mencurigai tindakan ini dilakukan untuk mencari keuntungan finansial secara pribadi. Hal ini terungkap setelah tim hukum melakukan penelusuran mendalam terhadap aktivitas media sosial milik Hera.
Motif Ekonomi di Balik Unggahan Konten
Pengacara Erin, Stivany Agusia, menjelaskan bahwa bukti-bukti tersebut ditemukan setelah pihaknya mempelajari rekam jejak digital sang mantan ART. Berdasarkan temuan tersebut, Hera diketahui aktif mengunggah konten keluarga majikannya di platform FB Pro.
Penggunaan fitur FB Pro menjadi sorotan karena sistem tersebut memungkinkan pengguna mendapatkan uang dari interaksi yang dihasilkan. Hal ini memicu kecurigaan bahwa nama besar keluarga Andre Taulany dimanfaatkan demi mendulang rupiah.
Berikut adalah poin utama terkait dugaan eksploitasi konten yang dilakukan oleh Hera:
- Konten yang diunggah berupa foto dan video pribadi anak-anak Andre dan Erin Taulany.
- Penggunaan fitur Facebook Professional yang memiliki sistem monetisasi atau pembagian keuntungan.
- Dugaan adanya pelanggaran privasi demi mendapatkan keuntungan ekonomi sepihak.
- Pemanfaatan popularitas keluarga artis untuk meningkatkan interaksi di media sosial.
Adlina Amalia, rekan dari Stivany, menegaskan bahwa setiap unggahan di platform tersebut berpotensi memberikan manfaat ekonomi. Mengingat objek kontennya adalah anak-anak publik figur, peluang mendapatkan keuntungan tentu menjadi lebih besar.
Proses Hukum Terus Berjalan
Tim kuasa hukum Erin Taulany mengaku belum menjalin komunikasi dengan pengacara Hera terkait temuan di FB Pro ini. Mereka memilih untuk menyerahkan sepenuhnya penyelesaian masalah tersebut kepada pihak kepolisian yang berwenang.
Pihak Erin berharap proses hukum yang sedang berjalan dapat mengungkap kebenaran di balik tindakan mantan ART-nya. Saat ini, kepolisian terus melakukan pendalaman berdasarkan laporan yang telah masuk.
Langkah hukum yang telah diambil oleh pihak Erin Taulany sejauh ini meliputi:
| Tindakan Hukum | Keterangan |
|---|---|
| Pengumpulan Bukti | Menelusuri dan menyimpan dokumentasi unggahan Hera di Facebook Professional. |
| Pelaporan BAP | Menyerahkan seluruh bukti aktivitas media sosial ke Polres Metro Jakarta Selatan. |
| Pemeriksaan Saksi | Memberikan keterangan mendalam melalui proses Berita Acara Pemeriksaan. |
Seluruh bukti digital mengenai aktivitas Hera di media sosial telah resmi dilampirkan dalam berkas pemeriksaan. Hal ini dikonfirmasi oleh Stivany Agusia setelah menjalani agenda pemeriksaan di kepolisian pada Jumat, 22 Mei 2026.
Dengan diserahkannya bukti-bukti tersebut, pihak pelapor kini menunggu tindak lanjut dari penyidik untuk menentukan langkah berikutnya. Kasus ini menjadi pengingat pentingnya menjaga privasi, terutama bagi mereka yang bekerja di lingkungan keluarga publik figur.