Pembalap asal Malaysia dari tim MSI, Hakim Danish Ramli, berhasil mengungguli performa pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, pada hari pembuka rangkaian Moto3 Prancis 2026. Persaingan ketat antara kedua talenta muda Asia ini berlangsung di Sirkuit Le Mans pada sesi latihan yang digelar hari Jumat.
Hakim Danish menunjukkan dominasinya sejak sesi latihan bebas pertama (FP1) dengan memanfaatkan pengalamannya di lintasan Le Mans yang legendaris tersebut. Keunggulan pembalap MSI ini terlihat jelas saat ia berhasil mengamankan posisi ketujuh, sementara Veda Ega harus puas mengakhiri sesi di urutan ke-11.
Memasuki sesi latihan lanjutan atau practice, kedua pembalap tersebut sama-sama berhasil menajamkan catatan waktu mereka di lintasan. Hakim Danish merangsek naik ke peringkat keempat, sedangkan Veda Ega dari Honda Team Asia menunjukkan progres positif dengan menempati posisi kesembilan.
Hasil Sesi Latihan Hari Pertama Moto3 Prancis 2026
| Pembalap | Sesi Latihan Bebas 1 (FP1) | Sesi Latihan (Practice) | Status Kualifikasi |
|---|---|---|---|
| Hakim Danish (Malaysia) | Peringkat 7 | Peringkat 4 | Lolos Langsung Q2 |
| Veda Ega Pratama (Indonesia) | Peringkat 11 | Peringkat 9 | Lolos Langsung Q2 |
Berkat hasil yang impresif pada sesi latihan tersebut, baik Veda Ega maupun Hakim Danish dipastikan mengamankan tiket untuk langsung berkompetisi di kualifikasi kedua (Q2). Situasi persaingan ini seolah mengulang kembali drama yang terjadi pada seri balapan sebelumnya di Sirkuit Jerez, Spanyol.
Pada seri Spanyol tersebut, dinamika performa keduanya sempat mengalami pasang surut di mana Hakim Danish sempat unggul pada awal sesi namun Veda berhasil membalasnya. Meski Hakim Danish sempat memimpin di babak kualifikasi Spanyol, Veda Ega terbukti mampu membalikkan keadaan saat balapan utama berlangsung.
Veda Ega yang baru menginjak usia 17 tahun mencatatkan performa luar biasa di Spanyol dengan finis di posisi keenam meski harus memulai balapan dari urutan ke-17. Sementara itu, Hakim Danish yang memiliki posisi start lebih menguntungkan di tempat ke-10 justru harus mengakhiri balapan di posisi ke-13.
Kemampuan adaptasi yang cepat menjadi senjata utama bagi pembalap muda asal Gunungkidul ini dalam menjalani musim kompetisi Moto3 2026. Meskipun berstatus sebagai pendatang baru, Veda Ega menunjukkan kematangan yang stabil dan tidak terlihat canggung saat bersaing dengan pembalap dunia lainnya.
Prestasi konsisten yang ditunjukkan oleh Veda Ega sejauh ini membawanya menduduki peringkat keenam dalam klasemen sementara kejuaraan Moto3 2026. Peningkatan performa yang terus diperlihatkan pembalap Honda Team Asia ini menjadi modal berharga untuk menghadapi sesi-sesi berikutnya di Prancis.