Update Terbaru: Jemaah Haji Embarkasi Surabaya yang Wafat Jadi 10 Orang

Update Terbaru: Jemaah Haji Embarkasi Surabaya yang Wafat Jadi 10 Orang
Foto: Ilustrasi Update Terbaru: Jemaah Haji Embarkasi Surabaya yang Wafat Jadi 10 Orang.
Ukuran teks

Duka mendalam kembali menyelimuti proses penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 Hijriah atau 2026 Masehi bagi kelompok terbang asal Embarkasi Surabaya. Berdasarkan data terbaru hingga Minggu (17/5), jumlah jamaah haji yang dilaporkan meninggal dunia kini bertambah menjadi 10 orang.

Mohammad As’adul Anam selaku Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya memberikan rincian terkait lokasi wafatnya para jamaah tersebut. Mayoritas jamaah menghembuskan napas terakhir saat sudah berada di tanah suci, sementara satu orang lainnya meninggal di tanah air.

Pihak PPIH mencatat bahwa dari total 10 orang yang wafat, sebanyak 9 jamaah meninggal dunia di Arab Saudi. Satu orang jamaah dilaporkan meninggal dunia saat masih dalam proses pemberangkatan atau saat berada di embarkasi.

Daftar Jamaah Haji yang Wafat di Arab Saudi

Sembilan jamaah haji yang berpulang di Arab Saudi berasal dari berbagai wilayah di Jawa Timur dengan rentang usia yang cukup beragam. Usia para jamaah yang meninggal dunia tersebut tercatat antara 53 tahun hingga yang tertua mencapai 85 tahun.

Berikut adalah identitas para jamaah haji Embarkasi Surabaya yang wafat di Arab Saudi:

  • Kamariyah Dul Tayib (85 tahun) berasal dari Kloter 8 Kabupaten Pasuruan.
  • Abd Wachid (71 tahun) berasal dari Kloter 7 Kabupaten Pasuruan.
  • Fajar Puja Sasmita (53 tahun) berasal dari Kloter 11 Kota Malang.
  • Sibiatun Saji (72 tahun) berasal dari Kloter 33 Kabupaten Lamongan.
  • Mustika Rajim D (75 tahun) berasal dari Kloter 47 Kabupaten Gresik.
  • Suyono Reso (58 tahun) berasal dari Kloter 62 Kabupaten Jombang.
  • Dumaiyah Gopur (67 tahun) berasal dari Kloter 6 Kabupaten Pasuruan.
  • Asraf Sudam (65 tahun) berasal dari Kloter 1 Kabupaten Probolinggo.
  • Tarni Talikah Kastamun (66 tahun) berasal dari Kloter 55 Kabupaten Sidoarjo.

Daftar di atas menunjukkan persebaran asal daerah jamaah yang meninggal dunia selama menjalankan rangkaian ibadah di tanah suci. Seluruh data ini telah diverifikasi oleh petugas kesehatan dan pihak berwenang di Arab Saudi.

Jamaah yang Wafat di Embarkasi Surabaya

Selain sembilan orang yang meninggal di tanah suci, terdapat satu jamaah yang wafat sebelum sempat berangkat menuju Arab Saudi. Jamaah tersebut diketahui bernama Tini Atmin yang berusia 56 tahun dan tergabung dalam Kloter 43 asal Kabupaten Gresik.

As’adul Anam menjelaskan bahwa almarhumah Tini Atmin meninggal dunia akibat menderita penyakit jantung. Beliau wafat saat sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Haji Surabaya.

Ringkasan data jamaah haji Embarkasi Surabaya yang wafat hingga 17 Mei 2026:

Kategori Lokasi Jumlah Jamaah Asal Daerah Terbanyak
Wafat di Arab Saudi 9 Orang Kabupaten Pasuruan
Wafat di Embarkasi 1 Orang Kabupaten Gresik
Total Keseluruhan 10 Orang -

Tabel ini memberikan gambaran singkat mengenai statistik jamaah wafat dari Embarkasi Surabaya pada periode operasional haji tahun ini. Data ini terus dipantau dan diperbarui oleh petugas penyelenggara haji secara berkala.

Ungkapan Belasungkawa dari PPIH

As’adul Anam, yang juga menjabat sebagai Plt Kepala Kanwil Kementerian Agama Jawa Timur, menyampaikan rasa duka yang mendalam. Beliau mewakili seluruh jajaran PPIH Embarkasi Surabaya mendoakan para jamaah yang telah berpulang.

Pihak penyelenggara menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan agar diberikan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini. Doa dipanjatkan agar segala amal ibadah almarhum dan almarhumah diterima di sisi Allah SWT.

“Kami sampaikan duka cita yang mendalam, semoga para jamaah mendapatkan tempat terbaik dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan,” ujar As’adul Anam. Pernyataan ini menjadi bentuk simpati pemerintah terhadap musibah yang menimpa para tamu Allah tersebut.

Update Operasional Pemberangkatan Haji

Terkait dengan progres keberangkatan, PPIH Embarkasi Surabaya terus bekerja keras melayani para calon tamu Allah hingga hari ke-27 operasional. Proses pemberangkatan jamaah menuju tanah suci terpantau masih berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

Hingga Minggu (17/5), tercatat sebanyak 36.413 jamaah beserta petugas haji telah resmi diberangkatkan. Seluruh rombongan tersebut terbagi ke dalam 96 kelompok terbang (kloter) yang berangkat dari Bandara Internasional Juanda.

Pemerintah terus menghimbau kepada para jamaah yang masih menunggu giliran berangkat maupun yang sudah di Arab Saudi untuk menjaga kesehatan. Kondisi fisik yang prima sangat dibutuhkan mengingat cuaca dan aktivitas ibadah haji yang cukup menguras energi.

Artikel terkait

Rekomendasi