UNS Buka Seleksi Mandiri Jalur Disabilitas 2026, Simak Jadwal dan Syarat Lengkapnya

UNS Buka Seleksi Mandiri Jalur Disabilitas 2026, Simak Jadwal dan Syarat Lengkapnya
Foto: Ilustrasi UNS Buka Seleksi Mandiri Jalur Disabilitas 2026, Simak Jadwal dan Syarat Lengkapnya.
Ukuran teks

Universitas Sebelas Maret (UNS) resmi membuka pendaftaran Seleksi Mandiri Jalur Afirmasi Disabilitas untuk tahun akademik 2026. Program ini dirancang khusus bagi calon mahasiswa penyandang disabilitas yang memiliki potensi akademik unggul untuk melanjutkan studi di jenjang Diploma maupun Sarjana (S1).

Proses pendaftaran dilakukan sepenuhnya secara daring melalui situs resmi SPMB UNS dengan biaya pendaftaran sebesar Rp 350 ribu. Calon peserta diberikan kebebasan untuk memilih hingga empat program studi yang sesuai dengan minat serta rumpun keilmuan yang tersedia.

Rangkaian seleksi bagi jalur ini mencakup beberapa tahapan penting, mulai dari verifikasi administrasi, ujian tulis, hingga sesi wawancara khusus disabilitas. Bagi peserta yang memilih program studi di bidang keolahragaan, terdapat tambahan tahapan berupa ujian keterampilan praktis.

Prof. Dr. Munawir Yusuf, M.Psi., selaku Ketua Pusat Studi Disabilitas LPPM UNS, menegaskan bahwa jalur afirmasi ini adalah bentuk nyata pemerataan akses pendidikan. Beliau menjelaskan bahwa UNS berkomitmen menghapus hambatan struktural agar setiap individu memiliki peluang yang setara untuk mengenyam pendidikan tinggi.

Syarat Pendaftaran Jalur Disabilitas UNS 2026

Sebelum melakukan pendaftaran, calon mahasiswa harus memastikan bahwa mereka telah memenuhi kriteria dasar yang ditetapkan oleh panitia seleksi. Persyaratan ini mencakup aspek kewarganegaraan, riwayat pendidikan, hingga kondisi kesehatan yang mendukung proses belajar.

Berikut adalah persyaratan umum yang wajib dipenuhi oleh setiap pendaftar:

  • Merupakan Warga Negara Indonesia (WNI).
  • Lulusan jenjang SMA, SMK, MA, SMALB, atau sederajat pada tahun 2024, 2025, atau 2026.
  • Memiliki kondisi kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses studi di program studi pilihan.

Selain persyaratan umum di atas, terdapat ketentuan khusus mengenai fisik dan kemampuan sensorik untuk beberapa program studi tertentu. Hal ini bertujuan agar mahasiswa dapat mengikuti kegiatan praktikum dan perkuliahan lapangan dengan maksimal.

Ketentuan Khusus Tinggi Badan

Beberapa program studi di UNS mensyaratkan standar tinggi badan tertentu sebagai bagian dari kriteria kelulusan. Aturan ini berlaku terutama untuk jurusan di bidang keolahragaan dan kesehatan kebidanan.

Daftar program studi dengan syarat minimal tinggi badan adalah sebagai berikut:

Program Studi Kriteria Tinggi Badan
S1 Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi Laki-laki min. 160 cm, Perempuan min. 155 cm
S1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga Laki-laki min. 160 cm, Perempuan min. 155 cm
S1 & D3 Kebidanan Khusus Perempuan minimal 150 cm

Data di atas menunjukkan standar fisik minimal yang harus dipenuhi agar calon mahasiswa dapat menjalankan praktik profesi dengan aman. Khusus untuk program studi Kebidanan, pendaftaran hanya terbuka bagi calon mahasiswa perempuan.

Persyaratan Kemampuan Identifikasi Warna

Kemampuan untuk mengidentifikasi warna secara akurat merupakan syarat mutlak di beberapa program studi spesifik. Hal ini berkaitan erat dengan keamanan laboratorium dan akurasi dalam pengerjaan desain atau diagnosis medis.

Program studi yang memerlukan kemampuan identifikasi warna tertentu (boleh buta warna parsial pada kondisi tertentu):

  • Kelompok Teknik & IT: S1 Informatika (PSDKU Kebumen), Teknik Elektro, Teknik Mesin, Teknik Sipil, serta Teknologi Rekayasa Manufaktur.
  • Kelompok Sains & Pertanian: S1 Sains Data, Fisika, Kimia, Agroteknologi, Ilmu Tanah, Pengelolaan Hutan, dan Proteksi Tanaman.
  • Kelompok Seni & Olahraga: S1 Pendidikan Seni Rupa, Desain Komunikasi Visual (DKV), Arsitektur, serta prodi Pendidikan Olahraga.
  • Prodi Lainnya: S1 Bahasa Mandarin, Ilmu Teknologi Pangan, Penyuluhan Pertanian, dan D3 Budidaya Ternak.

Bagi calon mahasiswa yang berminat pada bidang kesehatan atau sains murni, standar yang ditetapkan jauh lebih ketat. Beberapa jurusan mewajibkan peserta memiliki penglihatan normal sepenuhnya atau tidak buta warna total maupun parsial.

Program studi yang mewajibkan kondisi tidak buta warna sama sekali meliputi:

  • Bidang Kesehatan: S1 Kedokteran, Psikologi, Farmasi, Kebidanan, Keperawatan Anestesiologi, K3, serta D3 Farmasi dan Kebidanan.
  • Bidang Sains & Desain: S1 Biologi, Desain Interior, Desain Mode, Seni Rupa, Perencanaan Wilayah dan Kota, Teknik Kimia, serta D3 Teknik Informatika dan Teknik Kimia.

Kewajiban tidak buta warna ini diterapkan karena kurikulum pada jurusan tersebut sangat bergantung pada pengamatan visual yang presisi. Pastikan Anda memeriksa kembali kondisi kesehatan mata sebelum memilih program studi tersebut.

Jadwal Penting Pelaksanaan Seleksi

Para calon mahasiswa diharapkan untuk mencatat setiap tanggal penting agar tidak terlewatkan tahapan seleksinya. Seluruh proses dilakukan secara terjadwal mulai dari bulan Mei hingga pengumuman akhir di bulan Juni.

Berikut adalah agenda lengkap Seleksi Mandiri Jalur Afirmasi Disabilitas UNS 2026:

Kegiatan Jadwal Pelaksanaan
Pendaftaran Online & Pembayaran 11 Mei – 2 Juni 2026
Pencetakan Kartu Peserta 4 – 5 Juni 2026
Ujian Keterampilan (Prodi Olahraga) 14 Juni 2026
Ujian Wawancara Disabilitas 15 Juni 2026
Pengumuman Hasil Kelulusan 24 Juni 2026

Jadwal ini menjadi panduan utama bagi peserta untuk mempersiapkan diri menghadapi setiap tahapan ujian yang ada. Hasil akhir seleksi akan diumumkan secara transparan melalui kanal resmi yang telah disediakan oleh pihak universitas.

Untuk mendapatkan informasi lebih mendalam mengenai detail teknis pendaftaran, calon mahasiswa dapat langsung mengunjungi situs resmi di https://spmb.uns.ac.id. Persiapkan seluruh dokumen pendukung sejak dini agar proses registrasi berjalan tanpa kendala.

Artikel terkait

Rekomendasi