Universitas Padjadjaran (Unpad) kembali membuka kesempatan bagi para lulusan sarjana dan magister untuk melanjutkan studi melalui program beasiswa pascasarjana. Masa pendaftaran program ini berlangsung mulai tanggal 11 Mei hingga 13 Juli 2026 mendatang.
Para calon mahasiswa dapat memilih antara dua skema yang ditawarkan, yaitu program akselerasi atau fast track S2-S3 dan program doktoral (S3). Program fast track ini memungkinkan lulusan S1 untuk langsung menempuh studi lanjut hingga jenjang doktor dalam waktu singkat.
Pendaftaran program fast track dikelola melalui skema Beasiswa Unggulan Pascasarjana Padjadjaran (BUPP) dengan target durasi studi selama empat tahun. Selama masa studi tersebut, mahasiswa akan berada di bawah bimbingan langsung dari tim promotor Unpad.
Sementara itu, bagi lulusan S2 yang ingin melanjutkan ke jenjang doktoral, tersedia Beasiswa Program Doktoral Padjadjaran (BPDP). Program ini dirancang khusus untuk mendukung riset mendalam para calon doktor di lingkungan Universitas Padjadjaran.
Cakupan Fasilitas Beasiswa Pascasarjana Unpad
Setiap penerima beasiswa, baik melalui skema BUPP maupun BPDP, akan mendapatkan dukungan finansial yang komprehensif. Dukungan ini mencakup biaya pendidikan serta dana bantuan penelitian setiap tahunnya.
Berikut adalah daftar komponen bantuan yang diberikan bagi penerima beasiswa BUPP (S2-S3) :
- Pembebasan biaya kuliah (tuition fee) secara penuh sesuai tagihan.
- Tunjangan mahasiswa dan biaya hidup sebesar Rp 2,5 juta per bulan selama maksimal 4 tahun.
- Dukungan dana riset dengan nilai maksimal Rp 30 juta per tahun selama durasi beasiswa.
Fasilitas dana riset tersebut tidak termasuk ke dalam Program Sandwich yang mungkin diikuti mahasiswa selama masa studi. Pemberian tunjangan dan bantuan riset ini ditujukan untuk menjamin kelancaran akademik mahasiswa hingga lulus.
Bagi mahasiswa yang lolos program Beasiswa Program Doktoral Padjadjaran (BPDP), komponen yang didapatkan meliputi :
- Bebas biaya kuliah (tuition fee) dan dukungan dana penelitian.
- Alokasi dana riset hingga Rp 30 juta setiap tahunnya.
- Durasi pemberian bantuan dana riset maksimal selama 3 tahun masa studi.
Besaran dana riset ini diharapkan mampu mendorong produktivitas publikasi ilmiah para mahasiswa doktoral. Dengan adanya bantuan ini, mahasiswa dapat lebih fokus pada kualitas penelitian tanpa terbebani masalah biaya operasional riset.
Persyaratan Pendaftaran Beasiswa BUPP (S2-S3 Fast Track)
Program beasiswa fast track ini terbuka bagi talenta muda yang memiliki prestasi akademik gemilang di jenjang sarjana. Terdapat sejumlah kriteria ketat yang harus dipenuhi oleh para pelamar agar dapat lolos seleksi.
Kriteria dan dokumen yang diperlukan untuk mendaftar beasiswa BUPP antara lain :
- Terbuka bagi Warga Negara Indonesia (WNI) maupun Warga Negara Asing (WNA).
- Lulusan S1 atau D4 dari program studi terakreditasi oleh BAN-PT atau LAM-PTKes.
- Usia pendaftar tidak lebih dari 30 tahun saat melakukan registrasi.
- Memiliki IPK minimal 3,25 bagi lulusan dalam negeri atau GPA minimal 3,5 (skala 4) bagi lulusan luar negeri.
- Sertifikat TKA dari PIP Unpad (skor min. 525) atau TPA dari lembaga resmi seperti Bappenas, UI, UGM, Unair, dan PLTI Himpsi.
- Sertifikat kemampuan bahasa Inggris (TKBI Unpad, TOEFL iBT min. 70, IELTS min. 6.0, atau Duolingo) yang masih berlaku.
- Surat pernyataan kesanggupan menyelesaikan studi dalam 4 tahun dan kesediaan/ketidaksediaan menempuh jalur mandiri.
Bagi pelamar yang sudah memiliki publikasi ilmiah di jurnal terindeks Scopus Q1 sebagai penulis utama, ada keistimewaan khusus. Prestasi tersebut dapat digunakan sebagai pengganti syarat sertifikat TKA dan sertifikat kemampuan bahasa Inggris.
Penerima beasiswa ini juga memiliki beban tanggung jawab akademik yang harus dijaga selama perkuliahan berlangsung. Hal ini dilakukan untuk memastikan kualitas lulusan tetap berada pada standar yang telah ditetapkan universitas.
Ketentuan akademik yang harus dipenuhi oleh penerima beasiswa BUPP adalah :
- Wajib mempertahankan IPK minimal 3,5 pada akhir semester kedua.
- Harus menyelesaikan program magister (S2) pada semester ketiga.
- Wajib lulus Seminar Usulan Riset (SUR) untuk program doktor pada semester keempat.
Pihak kampus menekankan bahwa kedisiplinan dalam memenuhi target semester sangat berpengaruh pada keberlanjutan beasiswa. Proses pemantauan akademik akan dilakukan secara rutin oleh pihak pengelola pascasarjana.
Persyaratan Pendaftaran Beasiswa Doktoral (BPDP)
Program BPDP ditujukan bagi mereka yang sudah memiliki gelar magister dan ingin fokus mengembangkan keahlian di bidang riset. Persyaratan yang ditetapkan menitikberatkan pada kesiapan rencana riset dan dukungan dari promotor.
Persyaratan lengkap bagi pelamar beasiswa doktoral BPDP yaitu :
- WNI atau WNA dengan batasan usia maksimal 35 tahun saat mendaftar.
- IPK jenjang S2 minimal 3,5 baik untuk lulusan dalam negeri maupun luar negeri.
- Sertifikat TKA atau TPA dari lembaga resmi yang diakui dengan skor minimal 525.
- Sertifikat kemampuan bahasa Inggris resmi (Unpad, PLTI, TOEFL iBT, atau IELTS) dengan skor yang setara.
- Memiliki publikasi Scopus Q1 sebagai penulis utama bagi yang ingin bebas syarat TKA dan TKBI.
- Surat Pernyataan Kesediaan Membimbing dari calon Ketua Promotor di Unpad.
- Menyertakan Statement of Purpose dan dua buah surat rekomendasi.
- Surat pernyataan kesanggupan lulus tepat waktu dalam durasi 3 tahun.
Sama seperti program BUPP, pendaftar juga diminta mengunggah surat pernyataan mengenai kesediaan mengikuti program secara mandiri jika tidak lolos beasiswa. Dokumen pendukung ini dapat diunduh langsung melalui laman resmi SMUP Unpad.
Agenda dan Tahapan Seleksi Beasiswa
Seluruh proses seleksi akan dilakukan secara terpusat melalui sistem seleksi masuk universitas. Calon peserta diharapkan mencatat jadwal penting agar tidak terlewat setiap tahapannya.
Rangkaian jadwal pelaksanaan beasiswa Unpad tahun 2026 adalah sebagai berikut :
| Kegiatan | Tanggal Pelaksanaan |
|---|---|
| Masa Pendaftaran Online | 11 Mei - 13 Juli 2026 |
| Pelaksanaan Ujian dan Wawancara | 22 - 27 Juli 2026 |
| Pengumuman Hasil Seleksi | 31 Juli 2026 |
Jadwal di atas berlaku untuk kedua jenis beasiswa yang ditawarkan oleh Universitas Padjadjaran. Pastikan seluruh dokumen persyaratan telah lengkap sebelum melakukan finalisasi pendaftaran di portal SMUP.
Unpad menegaskan bahwa tahap wawancara atau ujian hanya akan diikuti oleh pelamar yang lolos verifikasi administrasi. Peserta harus dipastikan memenuhi syarat kelayakan (eligible) untuk bisa lanjut ke tahap seleksi berikutnya.
Para calon mahasiswa disarankan untuk memeriksa akun pendaftaran masing-masing di aplikasi SMUP Pascasarjana secara rutin. Informasi lebih mendalam mengenai detail teknis pendaftaran dapat diakses melalui situs resmi smup.unpad.ac.id.