Ubisoft baru-baru ini mengambil langkah drastis dengan menghentikan pengembangan proyek remake Prince of Persia: The Sands of Time serta lima judul game lainnya. Keputusan besar ini pertama kali dibocorkan oleh jurnalis ternama Jason Schreier sebelum akhirnya dikonfirmasi secara resmi oleh pihak manajemen Ubisoft.
Meskipun terdapat pemangkasan pada satu proyek game mobile dan empat game PC/konsol yang belum sempat diumumkan, operasional Ubisoft tidak sepenuhnya berhenti. Perusahaan asal Prancis ini dilaporkan masih mengelola 23 waralaba aktif yang pengerjaannya tersebar di bawah naungan lima unit Creative House yang berbeda.
Beyond Good and Evil 2 Tetap Masuk Daftar Prioritas
Kabar gembira datang bagi para penggemar yang menantikan kelanjutan Beyond Good and Evil 2, karena judul ini dipastikan tetap aman dalam daftar pengembangan. Waralaba ini ditempatkan di bawah Creative House keempat, sebuah unit khusus yang berfokus pada pengembangan game fantasi dengan narasi yang mendalam.
Menanggapi kekhawatiran publik, Fawzi Mesmar selaku Creative Director Ubisoft memberikan klarifikasi melalui akun LinkedIn pribadinya untuk menenangkan para pemain. Ia menegaskan bahwa tim pengembang Beyond Good and Evil 2 tidak terkena dampak signifikan dari restrukturisasi internal maupun gelombang pembatalan game yang sedang terjadi.
Informasi Mengenai Status Terkini Beyond Good and Evil 2:
- Proyek pengembangan masih terus berjalan dan menjadi bagian dari rencana jangka panjang Ubisoft.
- Tim pengembang tetap berkomitmen penuh untuk menghadirkan pengalaman bermain yang istimewa dan unik bagi para penggemar.
- Fawzi Mesmar secara pribadi menyampaikan apresiasi kepada komunitas yang telah memberikan dukungan dan perhatian selama masa ketidakpastian.
Penjelasan tersebut menegaskan bahwa meskipun Ubisoft sedang melakukan efisiensi besar-besaran, ambisi mereka untuk merampungkan Beyond Good and Evil 2 tetap menjadi fokus utama perusahaan.
Dampak Restrukturisasi Terhadap Karyawan dan Nilai Perusahaan
Di balik kepastian proyek tersebut, Fawzi Mesmar juga menunjukkan empatinya terhadap rekan sejawat yang terkena dampak langsung dari pembatalan enam proyek game lainnya. Ia menyadari bahwa situasi ini merupakan masa yang sangat sulit bagi para pekerja di industri game yang harus kehilangan pekerjaan mereka.
Mesmar mengajak seluruh komunitas industri untuk saling memberikan bantuan semampunya kepada mereka yang terdampak oleh perampingan organisasi ini. Ia menekankan pentingnya solidaritas antar sesama profesional di tengah ketidakpastian kondisi kerja di sektor teknologi dan hiburan saat ini.
Dampak Perubahan Strategi Ubisoft di Pasar Saham:
| Kategori Dampak | Keterangan Data |
|---|---|
| Penurunan Nilai Saham | Anjlok hingga 39% pada tanggal 22 Januari. |
| Posisi Pasar | Sempat menyentuh titik terendah dalam kurun waktu hampir 15 tahun terakhir. |
| Pemicu Utama | Pengumuman restrukturisasi dan pembatalan sejumlah proyek game besar. |
Kondisi pasar saham yang sempat merosot tajam mencerminkan reaksi investor terhadap perubahan strategi bisnis yang dilakukan oleh Ubisoft secara mendadak. Namun, keberlanjutan proyek ambisius seperti Beyond Good and Evil 2 diharapkan dapat menjadi angin segar untuk memulihkan kepercayaan publik dan para pemegang saham di masa mendatang.