Turis Denda Besar Setelah Nekat Lompat ke Air Mancur Trevi, Dilarang Kembali!

Turis Denda Besar Setelah Nekat Lompat ke Air Mancur Trevi, Dilarang Kembali!
Foto: Turis Denda Besar Setelah Nekat Lompat ke Air Mancur Trevi, Dilarang Kembali!. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Air Mancur Trevi yang menjadi ikon kebanggaan Kota Roma kembali menjadi sorotan akibat perilaku tidak terpuji seorang wisatawan. Kali ini, seorang pria asal Selandia Baru harus berurusan dengan pihak berwenang setelah nekat menceburkan diri ke dalam kolam bersejarah tersebut.

Aksi turis berusia 30 tahun ini terekam dalam sebuah video yang kemudian viral di platform TikTok pada pertengahan Mei 2026. Meskipun usianya tergolong dewasa, ia tampak mengabaikan peraturan ketat yang berlaku di situs warisan dunia tersebut.

Kronologi Pelanggaran di Kolam Trevi

Dalam video yang beredar, pria tersebut terlihat melompat ke dalam air mancur dengan pakaian lengkap, mulai dari celana jins hingga sepatu. Aksi nekat ini segera menarik perhatian pengunjung lain dan petugas keamanan yang berjaga di lokasi.

Hanya dalam hitungan detik setelah melompat, polisi Roma langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan pria tersebut. Meski sempat menunjukkan sikap tidak kooperatif dan menolak keluar dari air, ia akhirnya menyerah setelah didesak oleh petugas.

Pemerintah setempat memberikan sanksi tegas atas tindakan yang dianggap merusak citra dan kelestarian situs bersejarah tersebut. Berikut adalah rincian sanksi yang diterima oleh wisatawan tersebut:

Daftar sanksi dan konsekuensi pelanggaran :

  • Denda Administratif: Pelaku diwajibkan membayar denda sebesar 500 Euro atau setara dengan Rp 10 juta rupiah.
  • Larangan Berkunjung: Pria tersebut resmi masuk dalam daftar hitam dan dilarang kembali mendatangi kawasan Air Mancur Trevi.
  • Tindakan Deportasi: Pihak berwenang melakukan pengusiran segera dari area wisata sebagai bentuk tindakan tegas.

Langkah tegas ini diambil guna memberikan efek jera bagi wisatawan lain agar tidak melakukan hal serupa di masa mendatang. Kejadian ini menambah daftar panjang kasus pelanggaran yang dilakukan turis asing di lokasi yang sama.

Tantangan Pariwisata di Kota Roma

Masalah kepadatan pengunjung menjadi tantangan besar bagi pemerintah Roma, mengingat Air Mancur Trevi didatangi lebih dari 9 juta orang setiap tahun. Setiap harinya, puluhan ribu turis memadati area ini, sehingga pengawasan terhadap perilaku pengunjung menjadi semakin sulit dilakukan.

Pemerintah Roma sebenarnya telah berupaya mengendalikan situasi dengan memperkenalkan sistem tiket masuk bagi para wisatawan. Namun, upaya tersebut tampaknya belum sepenuhnya efektif dalam mencegah aksi-aksi vandalisme atau pelanggaran aturan di kolam ikonik itu.

Ringkasan data kunjungan dan insiden serupa :

Kategori Informasi Keterangan Data
Jumlah Pengunjung Tahunan Lebih dari 9 Juta Orang
Rata-rata Pengunjung Harian Puluhan Ribu Wisatawan
Insiden Sebelumnya Tiga turis Selandia Baru (Maret 2025)
Status Aturan Terbaru Penerapan Sistem Tiket Masuk

Data di atas menunjukkan betapa tingginya beban pariwisata yang ditanggung oleh situs Air Mancur Trevi setiap tahunnya. Dengan volume pengunjung yang sangat besar, kepatuhan terhadap aturan menjadi kunci utama dalam menjaga kelestarian situs bersejarah ini.

Para pemimpin kota Roma menyatakan bahwa mengelola kerumunan di periode puncak liburan merupakan tugas yang sangat berat. Oleh karena itu, pengetatan aturan dan sanksi yang berat kini menjadi strategi utama Italia untuk melindungi aset budayanya dari perilaku turis yang tidak bertanggung jawab.

Artikel terkait

Rekomendasi