Kawasan pejalan kaki di sepanjang Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, kini mulai menunjukkan wajah baru yang jauh lebih rapi dan tertata. Revitalisasi yang menyasar rute dari arah Kuningan menuju Mampang ini secara signifikan mengubah ukuran trotoar menjadi lebih luas dibandingkan sebelumnya.
Berdasarkan pengamatan di lokasi pada Jumat, 22 Mei 2026, perubahan mencolok terlihat di area yang membentang dari Halte TransJakarta Kuningan Madya hingga depan Gedung Ombudsman RI. Trotoar tersebut kini didominasi oleh warna dasar abu-abu yang memberikan kesan modern dan bersih.
Untuk menjamin kenyamanan dan keamanan pejalan kaki, tiang-tiang pembatas atau bollard telah dipasang secara rapat di sepanjang pinggiran trotoar. Keberadaan tiang ini berfungsi sebagai penghalang agar kendaraan bermotor tidak dapat melintas atau parkir di area khusus pedestrian tersebut.
Fasilitas pendukung untuk aksesibilitas juga sudah tersedia melalui pemasangan ubin pemandu atau guiding block berwarna kuning yang memanjang di tengah trotoar. Jalur khusus ini disiapkan untuk membantu penyandang disabilitas, khususnya tunanetra, agar dapat melintas dengan aman.
Lebar trotoar yang baru ini diperkirakan mampu menampung sekitar enam orang pejalan kaki yang berjalan secara sejajar sekaligus. Ruang yang lapang ini diharapkan dapat mengurai kepadatan arus pejalan kaki, terutama pada jam sibuk saat masyarakat berpindah dari moda transportasi umum.
Meski sebagian besar area sudah tampak tertata, pengerjaan di lapangan masih menyisakan beberapa detail kecil yang harus segera diselesaikan. Di sejumlah titik, ditemukan saluran drainase jalan yang penutupnya masih belum terpasang secara sempurna.
Selain masalah drainase, terdapat tumpukan karung berisi pupuk yang masih diletakkan di pembatas trotoar dan belum diangkut oleh petugas. Karung-karung tersebut merupakan sisa dari kegiatan penanaman pohon yang dilakukan guna menghijaukan kawasan tersebut.
Target Penyelesaian Menjelang HUT Jakarta
Mengenai jadwal penyelesaian proyek, Gubernur Jakarta, Pramono Anung, sebelumnya sempat memberikan pernyataan terkait target pengerjaan fasilitas publik di kawasan ini. Ia menargetkan seluruh perbaikan fasilitas di Jalan HR Rasuna Said dapat tuntas sepenuhnya pada tanggal 1 Juni mendatang.
Rincian target pengerjaan fasilitas yang dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Jakarta:
- Penyelesaian seluruh jalur pedestrian bagi pejalan kaki secara menyeluruh.
- Penuntasan proses penanaman pohon di sepanjang bahu jalan untuk penghijauan.
- Penyediaan fasilitas penunjang lainnya agar kawasan siap digunakan masyarakat.
Pramono Anung mengungkapkan optimisme tersebut saat memberikan keterangan kepada awak media di kawasan PIK, Jakarta Utara, pada Minggu, 17 Mei lalu. Ia berharap pada awal Juni, warga sudah bisa menikmati fasilitas yang lebih lengkap dan nyaman di Rasuna Said.
Di sisi lain, Dinas Bina Marga DKI Jakarta terus bergerak cepat untuk melakukan akselerasi dalam proses revitalisasi di jantung kawasan Kuningan ini. Langkah ini dilakukan agar penataan jalan sepenuhnya selesai sebelum perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Jakarta ke-499 yang jatuh pada 22 Juni 2026.
Siti Dinarwenny, selaku Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga DKI Jakarta, menegaskan pihaknya sangat optimistis pengerjaan rampung tepat waktu. Berikut adalah poin utama dalam pernyataan resmi pihak Dinas Bina Marga:
| Aspek Informasi | Keterangan Resmi |
|---|---|
| Target Final | Selesai sebelum HUT Jakarta (22 Juni 2026) |
| Status Proyek | Proses percepatan pembangunan di lapangan |
| Himbauan Warga | Tetap waspada dan berhati-hati saat melintasi area proyek |
Pihak Dinas Bina Marga juga secara terbuka mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada saat berada di sekitar lokasi pembangunan. Mengingat proses revitalisasi masih berlangsung, keselamatan warga tetap menjadi prioritas utama selama penataan infrastruktur jalan ini dikebut.